pemandanganindah.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Lima komoditas dominan perikanan Kaltim tembus pasar global

Published July 31, 2026 · Updated July 31, 2026 · By Matthew Brown - pemandanganindah.com

Foto : Matthew Brown - pemandanganindah.com

Ekspor Perikanan Kaltim Mencapai Rekor Baru di Semester Pertama 2026

Pemandanganindah.com – Samarinda mencatatkan pencapaian gemilang dalam sektor perikanan ketika lima komoditas unggulan dari Kalimantan Timur berhasil menembus berbagai pasar internasional. Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur, total volume ekspor yang tercapai selama semester pertama tahun 2026 mencapai angka impresif sebesar 1.446 ton. Pencapaian ini menunjukkan bahwa produk perikanan lokal memiliki daya tarik kuat di kancah perdagangan dunia.

Lima Komoditas Utama yang Mendominasi

Kabid Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan DKP Kaltim, Irma Listiawati, menjelaskan secara rinci lima komoditas yang menjadi tulang punggung ekspor daerah. Dalam pernyataannya di Samarinda pada hari Jumat, ia menyebutkan bahwa udang windu, udang pink, kerapu segar, bawal putih segar, serta udang putih merupakan komoditas yang paling banyak dikirim ke luar negeri.

"Lima komoditas utama yang mendominasi pengiriman ke luar negeri meliputi udang windu, udang pink, kerapu segar, bawal putih segar, dan udang putih," kata Irma Listiawati.

Komposisi ekspor ini mencerminkan keberhasilan Kalimantan Timur dalam mengembangkan berbagai jenis perikanan, baik dari sektor budidaya maupun tangkapan laut. Setiap komoditas memiliki karakteristik pasar dan nilai ekonomi yang berbeda-beda, namun semuanya berkontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.

Udang Windu sebagai Kontributor Terbesar

Dari keseluruhan komoditas yang diekspor, udang windu menempati posisi terdepan sebagai penyumbang terbesar. Selama enam bulan pertama tahun 2026, volume pengiriman udang windu menembus angka 863,9 ton. Nilai devisa yang berhasil diraih dari komoditas ini mencapai Rp192,9 miliar, menjadikannya komoditas dengan nilai ekspor tertinggi di antara semua jenis perikanan Kaltim.

Keunggulan udang windu tidak terlepas dari kualitas produk yang dihasilkan oleh pembudidaya tambak di Kalimantan Timur. Permintaan yang tinggi dari berbagai negara tujuan menunjukkan bahwa standar kualitas yang diterapkan telah sesuai dengan harapan pasar internasional. Hal ini juga sejalan dengan pernyataan Irma mengenai tingginya serapan udang windu dan udang pink beku di negara-negara tujuan ekspor.

"Tingginya serapan udang windu dan udang pink beku di negara tujuan membuktikan kualitas produk pembudidaya tambak kita memiliki daya saing unggul," tuturnya.

Kontribusi Udang Pink dan Komoditas Lainnya

Udang pink beku menempati urutan kedua dalam hal volume ekspor dengan jumlah 268,7 ton. Nilai ekonomi yang dihasilkan dari komoditas ini mencapai Rp35,6 miliar, menunjukkan bahwa udang pink memiliki pasar yang stabil dan berkembang. Sektor perikanan tangkapan juga memberikan kontribusi yang tidak kalah penting melalui pengiriman ikan kerapu segar.

Ikan kerapu segar dikirim sebanyak 104,4 ton dengan nilai ekspor Rp8,4 miliar. Keberhasilan produk ini bertahan lama di pasar mancanegara merupakan hasil dari konsistensi penerapan standar rantai dingin yang sangat ketat. Standar ini memastikan bahwa kualitas ikan tetap terjaga selama proses pengiriman hingga sampai di tangan konsumen di negara tujuan.

"Keberhasilan produk ikan segar ini bertahan lama di pasar mancanegara merupakan hasil dari konsistensi penerapan standar rantai dingin yang sangat ketat," ujar Irma.

Selain itu, komoditas tangkapan laut lainnya yaitu ikan bawal putih segar juga menyumbangkan devisa sebesar Rp8,9 miliar dari ekspor 77,9 ton. Sementara itu, udang putih melengkapi daftar lima komoditas dominan yang telah berhasil menembus pasar global.

Dampak Ekonomi bagi Kalimantan Timur

Secara keseluruhan, capaian ekspor hasil laut selama semester pertama tahun 2026 menyumbangkan perolehan devisa senilai Rp192,9 miliar bagi daerah. Angka ini mencerminkan kontribusi sektor perikanan yang sangat signifikan terhadap perekonomian Kalimantan Timur. Dengan adanya diversifikasi komoditas dan perluasan pasar internasional, sektor perikanan diharapkan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar di masa mendatang.

Pencapaian ini juga membuka peluang bagi pembudidaya dan nelayan lokal untuk meningkatkan produksi dan kualitas produk mereka. Dengan dukungan kebijakan yang tepat serta penerapan standar internasional, Kalimantan Timur berpotensi menjadi salah satu pusat ekspor perikanan terkemuka di Indonesia.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Lima komoditas dominan perikanan Kaltim tembus?

Lima komoditas dominan perikanan Kaltim tembus is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Lima komoditas dominan perikanan Kaltim tembus matter?

Lima komoditas dominan perikanan Kaltim tembus matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.