pemandanganindah.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Menko Airlangga ungkap isi pembicaraan dengan Mendag China

Published July 18, 2026 · Updated July 18, 2026 · By Jennifer Moore

Pertemuan Airlangga dengan Pejabat China di Shanghai: MoU dan Kerjasama Digital Jadi Fokus Utama

Menko Airlangga ungkap isi pembicaraan - Shanghai menjadi saksi bisu pertemuan penting antara Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan sejumlah pejabat tinggi Tiongkok. Dalam kunjungan tersebut, Airlangga membahas berbagai hal krusial terkait hubungan ekonomi bilateral kedua negara. Salah satu poin utama yang diangkat adalah memorandum pemahaman yang telah disepakati sebelumnya antara Kemenko Perekonomian dan Kementerian Perdagangan Tiongkok.

Menko Airlangga menjelaskan secara rinci isi pembicaraan yang berlangsung pada malam hari, Jumat (17/7). Ia menyebutkan bahwa salah satu topik hangat adalah konsep two countries twin park yang telah ditandatangani dalam bentuk MoU. Selain itu, perkembangan kawasan industri di Batam juga menjadi perhatian khusus karena adanya tantangan bagi perusahaan-perusahaan Tiongkok yang beroperasi di luar Kawasan Ekonomi Khusus.

"Pembicaraan dengan Menteri Perdagangan Wang Wentao adalah kami membahas MoU yang sudah ditandatangani antara Kementerian Perdagangan dan Kemenko Perekonomian salah satunya soal two countries twin park," jelas Menko Airlangga dalam konferensi pers bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo serta Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun.

Data Perdagangan dan Investasi Indonesia-Tiongkok

Salah satu aspek yang dievaluasi dalam pertemuan tersebut adalah kerja sama industri dan perdagangan, termasuk dimensi digital. Tiongkok tercatat sebagai mitra ekonomi utama Indonesia dengan catatan perdagangan bilateral yang sangat mengesankan. Pada tahun 2025, nilai perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok mencapai angka 167,48 miliar dolar AS. Menariknya, ekspor Indonesia mengalami peningkatan signifikan sebesar 16,7 persen.

Ketika digabungkan dengan Hong Kong yang merupakan bagian dari Tiongkok, total nilai perdagangan Indonesia mencapai sekitar 173 miliar dolar AS. Sementara itu, nilai perdagangan Indonesia dengan Hong Kong sendiri berada di kisaran 6 miliar dolar AS. Angka-angka ini menunjukkan betapa pentingnya pasar Tiongkok bagi perekonomian Indonesia.

Dari sisi investasi, Tiongkok juga menunjukkan komitmen yang kuat. Investasi Tiongkok di Indonesia mencapai sekitar 7,58 miliar dolar AS pada periode yang sama. Jika digabungkan dengan investasi dari Hong Kong yang mencapai 10,1 miliar dolar AS, total investasi dari Tiongkok dan Hong Kong di Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 18 miliar dolar AS. Angka ini menjadikan Tiongkok sebagai sumber investasi asing terbesar bagi Indonesia.

Pertemuan dengan Perusahaan Teknologi Global

Selain pertemuan diplomatik, Menko Airlangga juga melakukan kunjungan ke dua perusahaan teknologi raksasa asal Tiongkok pada hari yang sama. Huawei dan ByteDance menjadi sasaran kunjungan untuk membahas peluang kerja sama di berbagai bidang strategis. Topik yang dibahas mencakup artificial intelligence, infrastruktur digital, pengembangan talenta digital, serta investasi teknologi.

Dalam pertemuan dengan Huawei, Menko Airlangga menyampaikan bahwa perusahaan tersebut merupakan mitra strategis yang potensial untuk mendukung transformasi digital nasional. Huawei memiliki kapabilitas unggul di bidang infrastruktur telekomunikasi, komputasi awan, dan AI. Empat bidang kerja sama yang dibahas meliputi investasi infrastruktur AI dan cloud, penguatan ekosistem talenta digital dan keamanan siber, akselerasi digitalisasi pemerintah dan UMKM, serta penerapan solusi energi hijau pada pusat data.

"Setelah Indonesia secara resmi menjadi salah satu negara pendiri WAICO, kami ingin memastikan adanya lompatan nyata dalam kerja sama teknologi. Huawei adalah mitra strategis yang potensial untuk mendukung transformasi digital nasional dengan kapabilitasnya di bidang AI, infrastruktur telekomunikasi dan komputasi awan," ungkap Menko Airlangga.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan ByteDance, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi atas investasi strategis dan komitmen jangka panjang perusahaan tersebut di Indonesia. Kehadiran ByteDance melalui Tokopedia dan TikTok Shop telah memajukan ekosistem perdagangan digital secara signifikan.

"Pemerintah Indonesia mengapresiasi kepercayaan ByteDance yang terus memperkuat investasinya di Indonesia. Kehadiran ByteDance tidak hanya memperkuat ekosistem ekonomi digital, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi jutaan pelaku UMKM untuk berkembang melalui platform digital dan perdagangan lintas batas," jelas Menko Airlangga.

ByteDance dikenal sebagai perusahaan teknologi raksasa yang mengembangkan berbagai platform digital terpopuler di dunia seperti TikTok, CapCut, Lark, Toutiao, dan Douyin. Pemerintah Indonesia terus mendorong perluasan kolaborasi dengan ByteDance untuk mendukung internasionalisasi produk UMKM Indonesia agar dapat menjangkau pasar internasional yang lebih luas.

Menko Airlangga juga mengundang ByteDance untuk mengeksplorasi perluasan kerja sama di bidang AI, termasuk Large Language Models. Rencananya pada Sabtu (18/7), Menko Airlangga akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi di Shanghai untuk melanjutkan dialog bilateral.