pemandanganindah.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kapal tanker MT Poka Jo gagal sandar di Pelabuhan Siau

Published July 29, 2026 · Updated July 29, 2026 · By Thomas Davis - pemandanganindah.com

Foto : Thomas Davis - pemandanganindah.com

Kapal Tanker MT Poka Jo Gagal Sandar di Pelabuhan Siau Karena Kondisi Cuaca

Pemandanganindah.com – Kapal tanker MT Poka Jo gagal melakukan sandar di Pelabuhan Siau, Sulawesi Utara, akibat gelombang laut yang cukup kuat pada hari Rabu. Kapal tanker ini sebelumnya ditarik dari perairan Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, setelah mengalami gangguan mesin. Meskipun telah berhasil merapat, proses sandar masih tertunda karena faktor cuaca yang tidak mendukung. Menurut keterangan resmi dari Basarnas Sulawesi Utara, kapal sudah berada di dekat pelabuhan namun belum dapat melakukan sandar secara optimal.

Humas Basarnas Sulawesi Utara, Nuriadin Gumeleng, menyampaikan perkembangan terkini melalui konferensi pers di Manado. Ia menegaskan bahwa meskipun kapal sudah berada di dekat pelabuhan, proses sandar masih belum dapat dilakukan secara optimal.

"Saat ini kapal sudah merapat namun belum bisa sandar di Pelabuhan Siau," kata Nuriadin Gumeleng.

Pernyataan ini mengonfirmasi bahwa kapal tanker MT Poka Jo gagal untuk melakukan sandar meskipun sudah berada di posisi yang tepat.

Seluruh awak kapal yang berada di atas MT Poka Jo dilaporkan dalam keadaan selamat. Nuriadin menambahkan bahwa semua anak buah kapal (ABK) masih tetap berada di atas kapal dan dalam posisi standby.

"Semua ABK masih standby di atas kapal," ujarnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai adanya korban atau cedera di antara para awak kapal. Keselamatan seluruh kru menjadi prioritas utama dalam operasi ini.

Detail Operasi Penarikan Kapal

Kapal tanker MT Poka Jo yang mengalami mati mesin tersebut berhasil ditarik menuju Pelabuhan Siau dengan menggunakan bantuan kapal MT Keiyo 02. Operasi penarikan ini dilakukan setelah Basarnas menerima informasi awal mengenai kejadian tersebut. Berdasarkan catatan waktu, laporan pertama mengenai gangguan mesin pada MT Poka Jo diterima oleh Basarnas pada pukul 09.29 WITA dari pihak agen kapal yang bertanggung jawab atas operasional vessel tersebut.

Proses penarikan dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi kapal yang mengalami miring. Perairan Siau dikenal memiliki karakteristik gelombang yang cukup kuat, terutama pada musim tertentu. Kondisi cuaca yang tidak mendukung menjadi faktor utama mengapa kapal tanker MT Poka Jo gagal untuk melakukan sandar meskipun sudah berada di dekat pelabuhan.

Informasi Teknis Kapal dan Awak

MT Poka Jo merupakan kapal tanker dengan ukuran Gross Tonnage (GT) sebesar 731. Kapal ini mengangkut muatan bahan bakar minyak (BBM) ketika mengalami gangguan teknis di perairan Siau. Kondisi kapal sempat miring akibat masalah mesin yang terjadi secara tiba-tiba. Kapal tersebut dinakhodai oleh Yan Lusxy Jacobus dengan tanda panggilan radio YDDG2.

Di atas kapal MT Poka Jo terdapat total 12 orang awak kapal (ABK) yang semuanya berhasil diselamatkan. Para awak kapal tersebut saat ini masih berada di atas vessel dan menunggu kondisi laut membaik agar proses sandar dapat dilakukan. Nuriadin Gumeleng menjelaskan bahwa tim Basarnas terus memantau perkembangan situasi dan siap melakukan tindakan lebih lanjut jika diperlukan.

Kondisi Pelabuhan dan Prosedur Keselamatan

Pelabuhan Siau merupakan salah satu pelabuhan penting di wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. Pelabuhan ini melayani berbagai jenis kapal, termasuk kapal tanker yang mengangkut bahan bakar minyak ke berbagai destinasi. Proses sandar yang tertunda ini tidak menimbulkan kepanikan di kalangan awak kapal maupun petugas pelabuhan.

Basarnas Sulawesi Utara terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan keselamatan seluruh awak kapal. Tim juga memantau perkembangan cuaca dan gelombang laut secara berkala. Jika kondisi laut membaik, proses sandar MT Poka Jo di Pelabuhan Siau diperkirakan dapat segera dilakukan. Seluruh prosedur keselamatan laut telah diterapkan selama operasi berlangsung.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa penyebab utama kapal tanker MT Poka Jo gagal sandar? Penyebab utamanya adalah kondisi gelombang laut yang kuat di perairan Siau pada hari Rabu, sehingga meskipun kapal sudah merapat, proses sandar belum dapat dilakukan secara optimal.

Berapa jumlah awak kapal yang berada di atas MT Poka Jo? Terdapat total 12 orang awak kapal (ABK) yang semuanya berada di atas kapal dan dalam posisi standby hingga kondisi laut membaik.

Kapal apa yang membantu menarik MT Poka Jo? Kapal MT Keiyo 02 membantu menarik kapal tanker MT Poka Jo menuju Pelabuhan Siau setelah mengalami gangguan mesin.

Kapan laporan pertama mengenai gangguan mesin diterima? Laporan pertama mengenai gangguan mesin pada MT Poka Jo diterima oleh Basarnas pada pukul 09.29 WITA dari pihak agen kapal.

Apakah ada korban dalam kejadian ini? Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai adanya korban atau cedera di antara para awak kapal MT Poka Jo.

Kasus ini menjadi contoh nyata pentingnya sistem tanggap darurat maritim di Indonesia. Dengan adanya Basarnas dan kapal-kapal penolong seperti MT Keiyo 02, kecelakaan laut dapat ditangani dengan cepat dan efektif. Para awak kapal MT Poka Jo kini menunggu dengan tenang hingga gelombang laut mereda dan proses sandar dapat dilaksanakan dengan aman. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kejadian ini, pembaca dapat mengunjungi [berita terkait di antaranews.com](https://www.antaranews.com/berita/5671292/kapal-tanker-mt-poka-jo-gagal-sandar-di-pelabuhan-siau).

Related Reading