pemandanganindah.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kenneth sebut penyandang disabilitas punya hak sama untuk raih cita-cita

Published July 19, 2026 · Updated July 20, 2026 · By Matthew Brown - pemandanganindah.com

Foto : Matthew Brown - pemandanganindah.com

Kenneth Tekankan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas Menuju Jakarta Inklusif

Pemandanganindah.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, kembali menegaskan pentingnya kesetaraan bagi anak-anak penyandang disabilitas. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang, belajar, dan mewujudkan mimpi-mimpinya seperti anak-anak pada umumnya. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Jakarta yang lebih inklusif dan ramah bagi semua warga.

Kenneth menyampaikan pesan yang menyentuh hati saat melakukan reses di Jakarta pada hari Minggu. Ia menjelaskan bahwa anak-anak penyandang disabilitas tidak pernah meminta untuk dilahirkan dengan keterbatasan fisik maupun mental. Yang mereka butuhkan hanyalah kesempatan yang setara, lingkungan yang menerima keberadaan mereka, serta dukungan penuh agar bisa berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki.

"Anak-anak penyandang disabilitas tidak pernah meminta dilahirkan dengan keterbatasan," kata anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth saat reses di Jakarta, Minggu.

Menurut Kenneth, kota yang benar-benar maju bukan hanya diukur dari tingginya gedung-gedung pencakar langit atau megahnya infrastruktur yang dibangun. Kota yang sesungguhnya maju adalah kota yang mampu melindungi dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh warganya, termasuk saudara-saudara kita yang penyandang disabilitas. Ia menilai bahwa kemajuan sebuah kota harus dilihat dari bagaimana kota tersebut memperlakukan kelompok-kelompok yang sering kali terpinggirkan.

"Termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas," kata dia.

Kenneth juga menambahkan bahwa anak-anak disabilitas bukanlah beban bagi masyarakat. Sebaliknya, mereka adalah bagian integral dari masa depan bangsa yang memiliki potensi luar biasa apabila diberikan kesempatan, pendampingan, dan kasih sayang yang cukup. Ia menekankan bahwa sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan anak-anak ini tumbuh dengan penuh harapan, bukan dengan perasaan keterbatasan.

"Sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk memastikan mereka tumbuh dengan penuh harapan, bukan keterbatasan," kata dia.

Kunjungan ke Lokasi Pembangunan Saluran Air

Sebelum menyampaikan pesan tentang disabilitas, Kenneth juga meninjau langsung pembangunan saluran air di Jalan Asia Baru Kepa Listrik, RT 06 RW 04, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang telah disampaikan saat Reses Ke-I Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan saluran air ini diharapkan mampu mengurangi genangan air sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman warga. Bagi Kenneth, setiap aspirasi masyarakat adalah amanah yang harus diperjuangkan sampai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Karena itu, ia ingin memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai dengan harapan warga setempat.

"Bagi saya, setiap aspirasi masyarakat adalah amanah yang harus diperjuangkan sampai benar-benar dirasakan manfaatnya. Karena itu saya ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai harapan warga," katanya.

Berinteraksi Langsung dengan Warga

Dalam kunjungan tersebut, Kenneth berkesempatan bertemu dengan seorang warga bernama Handoyo yang menceritakan kondisi keluarganya secara detail. Sang istri sedang sakit, sementara anak mereka merupakan penyandang disabilitas yang membutuhkan alat bantu dan pendampingan agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Mendengar keluhan tersebut, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu langsung bersilaturahmi ke rumah warga tersebut. Ia berkomitmen untuk membantu keluarga Handoyo melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan pemerintah yang berlaku. Kenneth juga menjelaskan bahwa tugas seorang wakil rakyat tidak hanya berhenti pada pengawasan pembangunan fisik semata, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan sosial.

"Seperti ini saya senang, karena kita bisa langsung mengetahui kebutuhan warga. Kita akan fasilitasi pengurusan kartu disabilitas, membantu pengadaan tongkat untuk latihan berjalan dan berjemur, serta melihat kebutuhan lain yang memang bisa kita perjuangkan," katanya.

Kenneth menegaskan bahwa pemerintah harus hadir ketika ada warga yang kesulitan, terutama anak-anak penyandang disabilitas. Mereka jangan sampai merasa sendirian dalam menghadapi tantangan hidup. Kita harus memastikan hak-hak mereka terpenuhi dan mereka mendapatkan pelayanan yang layak sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

"Kalau ada warga yang kesulitan, apalagi anak penyandang disabilitas, pemerintah harus hadir. Mereka jangan sampai merasa sendirian. Kita harus memastikan hak-haknya terpenuhi dan mereka mendapatkan pelayanan yang layak," kata dia.

Bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga tersebut, sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap warga berhak memperoleh perhatian dan pelayanan tanpa diskriminasi. Melalui pendekatan langsung seperti ini, Kenneth berharap dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap peran wakil rakyat dalam memperjuangkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat Jakarta.