pemandanganindah.com
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Perluas RTH di Jakbar, Sudin Tamhut kembali lakukan penghijauan

Published July 18, 2026 · Updated July 20, 2026 · By Thomas Davis - pemandanganindah.com

Sudin Tamhut Jakbar Perkuat Penghijauan dengan Penanaman Pohon Tabebuya Pink

Ekspansi Ruang Terbuka Hijau di Wilayah Jakarta Barat

Pemandanganindah.com – Jakarta - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Barat kembali menggenjot program penghijauan guna memperluas cakupan ruang terbuka hijau (RTH) di wilayahnya. Kegiatan terbaru ini ditandai dengan penanaman pohon tabebuya pink yang dilakukan pada lahan aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Lokasi penanaman berada di RT 008/RW 09, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, pada hari Jumat tanggal 17 Juli.

Kepala Sudin Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma, menyampaikan bahwa inisiatif penanaman pohon ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah ruang terbuka hijau di Jakarta Barat. "Penanaman pohon dilakukan untuk perbanyak ruang terbuka hijau di wilayah Jakarta Barat," jelas Dirja saat dikonfirmasi melalui telepon di Jakarta pada hari Jumat tersebut.

Sasaran dan Manfaat Program Penghijauan

Menurut Dirja, sasaran utama dari kegiatan penghijauan kali ini mencakup berbagai jenis lahan aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Lahan-lahan tersebut meliputi area taman, media jalan, bantaran kali, serta tempat pemakaman umum atau TPU. Program ini tidak hanya berfokus pada penambahan ruang hijau, tetapi juga memiliki tujuan ganda untuk mengurangi polusi udara dan menciptakan lingkungan yang lebih asri bagi warga.

"Jadi, selain menambah ruang hijau, penghijauan ini untuk mengurangi polusi dan menciptakan lingkungan yang asri," ujar Dirja.

Selain itu, Sudin Tamhut Jakarta Barat juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut serta dalam merawat lingkungan sekitar. Setelah proses penanaman selesai, pihak dinas telah menugaskan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Tamhut untuk melakukan perawatan dan penyiraman pohon secara rutin. Hal ini bertujuan agar pohon-pohon yang baru ditanam dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Harapan dari Pemimpin Lokal

Lurah Wijaya Kusuma, Fajar Hidayah, menyampaikan harapannya agar lahan aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memiliki luas sekitar 700 meter persegi tersebut dapat semakin hijau. Ia juga berharap agar ruang terbuka di Jakarta Barat terus bertambah seiring berjalannya waktu.

Rekapitulasi Penanaman Semester Pertama 2026

Sebelum kegiatan penanaman tabebuya pink ini, Sudin Tamhut Jakarta Barat telah melaksanakan penanaman sebanyak 373 pohon pelindung dan 131.871 tanaman hias dalam wadah polybag selama semester pertama tahun 2026. Langkah masif ini dilakukan sebagai upaya penghijauan sekaligus intervensi terhadap perubahan iklim di wilayah perkotaan.

Berdasarkan data dari Laporan Penanaman Triwulan I dan II Sudin Tamhut Jakarta Barat, aktivitas penghijauan tersebut tersebar secara fluktuatif sejak bulan Januari hingga Juni 2026. Penanaman untuk estetika kota ini didominasi pada awal tahun dan awal triwulan kedua tahun 2026. Bulan Januari menjadi puncak penanaman terbanyak dengan angka mencapai 43.823 polybag, disusul oleh bulan April sebanyak 42.614 polybag.

Secara rinci, penanaman pada bulan Februari tercatat sebanyak 17.085 polybag, sedangkan Maret mencapai 8.838 polybag. Bulan Mei mencatatkan 19.300 polybag, dan ditutup dengan Juni sebanyak 211 polybag, sehingga total keseluruhan mencapai 131.871 polybag.

Pergerakan Penanaman Pohon Pelindung

Untuk komoditas pohon pelindung, pergerakan penanaman melonjak tajam pada triwulan kedua tahun 2026. Bulan Mei menjadi masa tanam produktif paling tinggi dengan realisasi 171 pohon, kemudian April dengan 127 pohon. Sementara itu, pada Januari 2026 tercatat 30 pohon yang ditanam, Februari sebanyak 17 pohon, Maret 13 pohon, dan Juni ditutup dengan penanaman 15 pohon, sehingga total keseluruhan pohon pelindung yang ditanam sebanyak 373 pohon.