Important Visit: Bupati: Festival Balon Udara UMP perkuat daya tarik wisata Banyumas

Festival Balon Udara UMP Meningkatkan Daya Tarik Wisata Banyumas

Important Visit – Purwokerto menjadi tempat penyelenggaraan Festival Balon Udara keempat yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menilai acara ini berkontribusi signifikan dalam meningkatkan minat wisatawan lokal maupun luar kota untuk mengunjungi daerah tersebut. Ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan jumlah pengunjung yang berdampak pada industri pariwisata dan sektor layanan lainnya.

Bupati Banyumas Berharap Festival Berlanjut Tahunan

Saat menghadiri festival di Lapangan Mas Mansoer, Kampus 1 UMP, Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Bupati Sadewo mengapresiasi inisiatif universitas dalam menghadirkan inovasi yang melibatkan masyarakat. Ia menyatakan bahwa festival tersebut telah menjadi agenda rutin yang mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah, termasuk luar Jawa Tengah. “Dalam empat tahun terakhir, acara ini terus berkembang dan memberikan dampak positif,” ujarnya.

“Setiap tahun, festival ini menjadi magnet bagi pengunjung. Saya bertanya kepada beberapa orang, dan mereka mengatakan banyak yang datang dari luar Banyumas, seperti Yogyakarta, Jakarta, dan daerah sekitar. Saya minta pihak UMP tetap memperkuat acara ini setiap tahun, setidaknya satu kali, agar menjadi event rutin yang bisa mendatangkan manfaat jangka panjang,” katanya.

Bupati juga menyoroti dukungan pemerintah daerah dalam mempermudah proses izin untuk penyelenggaraan festival. Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan kreativitas dari institusi pendidikan. Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut sebagai bagian dari upaya membangun daya tarik wisata yang berkelanjutan.

Rektor UMP Mengapresiasi Dukungan Pemerintah

Rektor UMP Prof Jebul Suroso mengungkapkan bahwa festival ini merupakan bentuk kontribusi kampus dalam mengaktifkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. “Kami berupaya memperkuat gagasan ‘kampus wisata’ sebagai bagian dari tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” jelasnya.

“Alhamdulillah, hari ini menjadi kali keempat balon udara mengudara di Purwokerto. Kegiatan ini memberikan dampak sosial yang baik, karena wisatawan yang datang membawa perubahan positif untuk masyarakat sekitar. Ekonomi lokal pun ikut berkembang, terutama di sektor perhotelan, kuliner, dan destinasi wisata,” tambahnya.

Festival tahun ini menampilkan 31 balon udara yang berasal dari komunitas balon udara Wonosobo. Menurut Rektor, partisipasi dari luar daerah menunjukkan bahwa acara ini memiliki daya tarik nasional. Selain itu, pengunjung juga mencakup warga dari Kabupaten Banyumas sendiri, yang menikmati suasana seru dan kegiatan edukatif selama masa liburan. Ia menegaskan bahwa konsep ‘kampus wisata’ terus dikembangkan untuk memperkaya pengalaman wisatawan serta memberdayakan usaha kecil menengah (UMKM) lokal.

Pengunjung Mengapresiasi Kegiatan yang Menarik

Salah satu pengunjung, Umi, warga Purwokerto, mengaku pertama kali menghadiri festival ini. Ia menyatakan bahwa acara tersebut menjadi pilihan menarik untuk mengisi waktu liburan bersama keluarga. “Saya datang untuk pertama kalinya, dan rasanya sangat menyenangkan. Ini bisa menjadi cara baru untuk mengobati rasa jenuh selama liburan,” katanya.

Menurut Umi, kehadiran balon udara yang menari di udara memberikan kesan unik dan menstimulasi kegiatan ekonomi di sekitar lokasi festival. Ia juga menyebutkan bahwa tempat ini layak dikunjungi ulang tahunan karena memiliki konsep yang menarik dan mengundang keberagaman pengunjung. “Selain hiburan, ada nilai edukasi dari kegiatan ini, seperti sejarah balon udara dan teknologi yang digunakan,” tambahnya.

Rektor Jebul menyoroti perluasan infrastruktur di sekitar Kampus 1 sebagai langkah untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Pelebaran jalan di depan kampus, katanya, akan memudahkan akses dan mengurangi kemacetan selama hari raya. Ia berharap pihak pemerintah daerah terus mendukung pengembangan kawasan kampus sebagai pusat aktivitas wisata dan budaya. “Festival ini juga menjadi bukti bahwa kampus bisa menjadi pusat peradaban yang berdampak luas,” katanya.

Kegiatan Festival Balon Udara yang digelar oleh UMP selama empat tahun terakhir menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan kreativitas sekaligus memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dengan masyarakat. Selain menjadi atraksi wisata, acara ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga sekitar. Bupati mengapresiasi upaya tersebut, karena memperlihatkan potensi kampus sebagai motor penggerak perekonomian lokal.

Dengan adanya festival ini, daya tarik Banyumas sebagai destinasi wisata semakin diperkuat. Kombinasi antara budaya, teknologi, dan kegiatan ekonomi menawarkan pengalaman yang berbeda dari wisata biasa. Rektor Jebul menegaskan bahwa acara ini tidak hanya menghibur tetapi juga menjadi pendorong penguatan ekonomi, terutama melalui kontribusi dari sektor UMKM. “Pengunjung yang datang membeli oleh-oleh atau makanan khas daerah, sehingga menciptakan lingkaran manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Bupati Sadewo berharap festival ini terus berkembang menjadi kegiatan yang rutin dan berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan fasilitas untuk memastikan acara ini bisa diadakan tanpa hambatan. Dengan demikian, festival ini dianggap sebagai bagian penting dari strategi pengembangan wisata Banyumas yang berbasis inovasi dan partisipasi aktif masyarakat. “Pertumbuhan wisata daerah tidak hanya bergantung pada alam, tetapi juga pada kegiatan kreatif yang mampu menarik perhatian masyarakat,” tuturnya.

Dari segi sosial, festival ini juga membantu mempererat hubungan antara universitas dan warga sekitar. Banyak mahasiswa, dosen, serta warga desa turut berpartisipasi dalam mengelola acara, sehingga menciptakan rasa keterlibatan dan bangga terhadap potensi daerah. Dengan konsep yang menarik dan dampak yang nyata, Festival Balon Udara UMP diharapkan menjadi model kegiatan serupa di kampus lain yang bisa memperkaya pengalaman wisatawan serta memberdayakan masyarakat sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *