Inisiatif Kerja sama Promosi Warisan Budaya Dunia Diluncurkan di Chongzuo, Tiongkok
Inisiatif Promosi Warisan Budaya Dunia Resmi Diluncurkan di Chongzuo
Inisiatif Kerja sama Promosi Warisan Budaya – Chongzuo, Tiongkok — Sebuah terobosan baru dalam diplomasi budaya internasional telah terwujud melalui peluncuran resmi Initiative on Joint Promotion of World Cultural Heritage. Acara penting ini diselenggarakan dalam rangka Forum Kerja Sama Pertukaran Budaya ASEAN-Tiongkok 2026 yang berlangsung di Daerah Otonom Guangxi Zhuang. Forum tersebut menjadi platform strategis bagi berbagai pemangku kepentingan dari sektor kebudayaan dan pariwisata untuk membahas tantangan dan peluang pelestarian warisan budaya di era transformasi digital saat ini.
Struktur Penyelenggaraan Forum
Acara ini diselenggarakan secara kolaboratif oleh tiga lembaga utama, yaitu Bureau of International Exchange and Cooperation, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Tiongkok, serta Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Guangxi. Dengan mengangkat tema “Konservasi Inovatif dan Kerja sama Promosi Warisan Budaya Dunia di Tingkat Regional”, forum ini menghadirkan dua sesi diskusi utama yang saling melengkapi. Sesi pertama membahas “Pelestarian dan Pewarisan Warisan Budaya Dunia pada Era Kecerdasan Buatan”, sementara sesi kedua mengeksplorasi “Kolaborasi Lintasnegara dalam Promosi Warisan Budaya Dunia”.
Konservasi Inovatif dan Kerja sama Promosi Warisan Budaya Dunia di Tingkat Regional
Kehadiran para pejabat bidang kebudayaan dan pariwisata, pakar warisan budaya, akademisi, serta perwakilan media dari Tiongkok dan negara-negara anggota ASEAN menciptakan atmosfer dialog yang kaya. Mereka berbagi pandangan mengenai tantangan dan peluang dalam pelestarian warisan budaya di tengah transformasi digital yang berlangsung pesat.
Penandatanganan Dokumen Bersama
Salah satu momen paling signifikan dalam forum tersebut adalah penandatanganan inisiatif oleh sejumlah institusi terkemuka. Daftar pihak yang menandatangani dokumen tersebut mencakup Kementerian Kebudayaan dan Seni Rupa Kamboja, Penang Heritage Trust dari Malaysia, Komite Administrasi Kawasan Wisata Huashan Guangxi di Kota Chongzuo, Istana Musim Panas Beijing atau Summer Palace, serta Longmen Grottoes Research Institute. Melalui kesepakatan ini, para pihak berkomitmen untuk membangun mekanisme pertukaran informasi secara berkala dan mengembangkan basis data bersama tentang warisan budaya dunia.
Mereka juga mendorong pembentukan platform promosi terpadu yang menghubungkan kanal daring dan luring. Selain itu, dialog generasi muda ASEAN dan Tiongkok akan diperkuat, sementara sumber daya manusia lintasdisiplin disiapkan untuk mendukung pelestarian dan pengelolaan warisan budaya lintasnegara.
Peluncuran Koleksi Budaya Internasional
Forum tersebut juga menjadi ajang peluncuran perdana koleksi produk budaya dan kreatif internasional bertajuk “Chongzuo Huashan Day”. Identitas visual koleksi tersebut dirancang oleh tim Beihang University yang telah meraih penghargaan iF Design Award di Jerman. Desain tersebut mengangkat kembali motif seni cadas Huashan yang telah berusia ribuan tahun melalui pendekatan visual yang modern dan relevan dengan tren masa kini.
Pendekatan ini menghadirkan sebuah model pengembangan yang menghubungkan pengakuan internasional, penerapan di tingkat lokal, hingga program promosi ke pasar global. Model tersebut dinilai membuka peluang baru bagi pengembangan industri kreatif yang berakar pada warisan budaya dunia.
Momentum Hubungan ASEAN-Tiongkok
Tahun 2026 juga menjadi momentum penting dalam hubungan ASEAN-Tiongkok karena menandai lima tahun Kemitraan Strategis Komprehensif ASEAN-Tiongkok dan 35 tahun hubungan dialog antara kedua pihak. Para peserta forum sepakat bahwa budaya, warisan budaya, dan teknologi dapat menjadi sarana penting untuk memperkuat hubungan antarbangsa. Dengan memanfaatkan ketiga aspek tersebut, ASEAN dan Tiongkok diharapkan dapat mendorong inovasi dalam pelestarian dan promosi warisan budaya, serta mempererat pembangunan komunitas ASEAN-Tiongkok yang semakin terhubung dan memiliki masa depan bersama.