Pelatih panjat tebing sebut alasan kirim satu atlet ke Italia

Keputusan Strategis Federasi Panjat Tebing: Satu Atlet Speed Indonesia ke Arco 2026

Pelatih panjat tebing sebut alasan kirim – Jakarta, Indonesia — Pelatih panjat tebing sebut alasan pengiriman satu atlet dalam nomor speed ke ajang bergengsi World Climbing Youth Championship di Arco, Italia. Keputusan ini diumumkan oleh pelatih tim nasional panjat tebing Indonesia, Galar Pandu Asmoro, pada hari Kamis di Jakarta. Pengumuman tersebut menjelaskan bahwa pemilihan hanya satu atlet didasarkan pada evaluasi teknis menyeluruh serta pertimbangan efisiensi anggaran yang telah dilakukan oleh tim pelatih selama beberapa bulan terakhir.

Menurut Galar, setelah melalui proses penilaian yang ketat selama periode latihan intensif, atlet Haddan Malik Baqmuhyibar terpilih sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia dalam nomor speed. Keputusan ini tidak diambil secara sembarangan, melainkan merupakan hasil dari analisis mendalam terhadap performa para atlet dalam skuad pelatnas. Berbagai parameter teknis dan fisik telah dipertimbangkan secara cermat sebelum keputusan final diambil.

Jadi berdasarkan hasil penilaian selama latihan diputuskan hanya Haddan yang berangkat, jelas Galar Pandu Asmoro saat dihubungi oleh ANTARA di Jakarta.

Detail Atlet dan Kategori yang Diikuti

Hingga saat ini, skuad pelatnas untuk nomor speed terdiri dari dua atlet remaja, yaitu Haddan Malik Baqmuhyibar dan Naura Jasmine. Meskipun Naura juga merupakan atlet potensial dengan kemampuan yang mumpuni, Haddan mendapat prioritas untuk mewakili Indonesia dalam kategori U19 pada nomor speed individu putra di Italia. Faktor konsistensi performa menjadi pertimbangan utama dalam seleksi ini.

Sementara itu, Ardana Cikal Damarwulan akan mengikuti dua disiplin sekaligus, yaitu lead individu putra dan boulder individu putra, dengan kategori U17. Keputusan untuk hanya mengirim satu atlet per disiplin pada speed, lead, dan boulder diambil dengan alasan yang sama, yaitu efisiensi dan fokus pada atlet terbaik yang telah menunjukkan potensi tertinggi.

Makanya total dua atlet putra yang dikirim ke Italia yakni Haddan dan Ardana Cikal Damarwulan guna mengikuti disiplin lead dan boulder, ujar Galar menjelaskan.

Informasi Kejuaraan dan Tujuan Partisipasi

Kejuaraan dunia remaja tersebut diselenggarakan oleh World Climbing, organisasi yang sebelumnya dikenal sebagai Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC). Acara ini akan berlangsung di Stadion Rock Master Climbing, Arco, Italia, selama periode 18 hingga 25 Juli 2026. Berdasarkan jadwal resmi yang telah dirilis di laman World Climbing, ajang ini akan mempertemukan atlet-atlet muda terbaik dari berbagai negara dalam tiga disiplin utama, yaitu speed, lead, dan boulder.

Keikutsertaan kedua atlet Indonesia dalam kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memberikan pengalaman bertanding di tingkat dunia bagi atlet muda Indonesia. Selain itu, ajang ini juga berfungsi sebagai sarana untuk mengukur kemampuan para atlet dalam menghadapi persaingan internasional yang semakin ketat. Pelatih panjat tebing sebut alasan bahwa pengalaman internasional ini sangat krusial untuk pengembangan karir atlet muda.

Kegiatan tersebut juga diakui sebagai salah satu kompetisi pembinaan paling bergengsi dalam kalender panjat tebing internasional. Bagi atlet muda, ini merupakan arena penting untuk mengasah pengalaman menuju kejuaraan senior di masa depan. Banyak atlet internasional yang memulai karir mereka melalui kompetisi serupa sebelum mencapai puncak prestasi.

Prestasi Atlet Indonesia

Haddan Malik Baqmuhyibar telah membuktikan dirinya sebagai pemanjat muda andalan Indonesia dengan mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. Prestasi gemilangnya diraih saat menjadi peraih medali emas kategori U17 nomor speed individu putra dalam IFSC Youth Asian Championship 2025 yang diselenggarakan di Guiyang, China. Pencapaian ini menunjukkan konsistensi dan kemampuan luar biasa dalam disiplin speed.

Sedangkan Ardana Cikal Damarwulan juga memiliki catatan prestasi yang membanggakan. Atlet ini berhasil meraih medali emas nomor lead putra dalam SEA Games 2025 yang diselenggarakan di Thailand pada bulan Desember tahun lalu. Kombinasi prestasi di level regional dan internasional membuktikan kualitas atlet Indonesia.

Keputusan untuk mengirim kedua atlet ini merupakan hasil kesepakatan antara Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) dengan tim pelatih. Kedua atlet telah berangkat menuju Italia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, pada hari Kamis, dengan ditemani oleh tim pelatih untuk memastikan persiapan dan perjalanan mereka berjalan lancar. Pelatih panjat tebing sebut alasan bahwa pendampingan langsung diperlukan untuk optimalisasi performa atlet di lapangan.

Partisipasi Indonesia dalam kejuaraan dunia remaja ini diharapkan dapat menjadi momentum penting bagi perkembangan panjat tebing nasional. Dengan pengalaman bertanding di level internasional, para atlet muda Indonesia akan memiliki bekal yang lebih kuat untuk bersaing di kancah global dalam kompetisi-kompetisi mendatang. Dampak positif dari partisipasi ini akan terasa hingga beberapa tahun ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *