What Happened During: Pemkot indentifikasi daycare terpercaya tampung anak korban kekerasan
Pemkot Identifikasi Daycare Terpercaya untuk Menampung Anak Korban Kekerasan
Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta sedang mempercepat upaya pengidentifikan daycare atau pusat penitipan anak yang dianggap dapat dipercaya, sebagai langkah untuk menyediakan tempat perlindungan bagi anak-anak yang menjadi korban kekerasan dan penelantaran di Daycare Little Aresha, Kelurahan Sorosutan, Umbulharjo.
“Karena itu, mulai Senin (27/4) besok anak-anak harus dititipkan di mana-mana. Saya rasa ini perlu segera diambil langkah darurat dan mendesak,” ujar Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo setelah bertemu dengan orang tua korban di Yogyakarta, Minggu sore.
Dalam konteks ini, mayoritas orang tua yang menitipkan anak di tempat tersebut memang bekerja dan membutuhkan waktu untuk mengurus pekerjaan. Hal tersebut membuat kehadiran pemerintah daerah menjadi penting agar anak-anak dapat dijaga dengan aman.
Mengenai upaya ini, Hasto menyebutkan pihaknya bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) serta dinas pendidikan dan dinas lainnya untuk mengidentifikasi daycare-daycare yang layak. Tujuannya agar bisa mengetahui tempat penitipan mana yang dapat menerima anak-anak yang berhenti dari daycare yang telah disita aparat kepolisian.
“Ini adalah langkah darurat yang harus dilakukan segera, agar anak-anak bisa menitipkan diri di tempat yang lebih aman,” tambahnya.
Dinas terkait juga diberi instruksi untuk melakukan inspeksi menyeluruh terhadap semua daycare di Kota Yogyakarta. “Saat ini data semua daycare sudah tercatat, dan kita akan cek satu per satu mulai besok pagi. Dalam dua hari, kami akan mengetahui kondisi dan status setiap daycare,” jelasnya.
Menurut Hasto, langkah ini penting untuk memastikan perlindungan anak dan mencegah potensi kekerasan yang tidak terdeteksi. Selain itu, ia menyebut bahwa pihaknya juga membentuk tim yang melibatkan konsultan hukum untuk menampung laporan dari orang tua, sebagai bahan dalam proses hukum selanjutnya.