Visit Agenda: Warga antusias konsultasi kekayaan intelektual Kemenkum Aceh
Warga Berminat Konsultasi Kekayaan Intelektual Kemenkum Aceh
Banda Aceh menjadi tempat berkumpulnya masyarakat yang berminat mengakses layanan perlindungan hukum kekayaan intelektual yang disediakan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) Aceh di acara Car Free Day (CFD) Jalan Daud Beureueh. Kepala Kantor Wilayah KemenkumHAM Aceh, Meurah Budiman, menyatakan kehadiran klinik kekayaan intelektual di lokasi tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam memahami pentingnya perlindungan hukum atas inovasi mereka.
“Kita ingin mendekatkan layanan hukum kepada warga secara langsung, terutama di ruang publik yang aktif. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa memperoleh pemahaman tentang kekayaan intelektual sambil menjalani aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Selama acara CFD, banyak warga mampir ke stan KemenkumHAM untuk mendiskusikan berbagai aspek kekayaan intelektual. Kegiatan ini juga dirayakan sebagai peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026, di mana peserta mendapatkan pendampingan pendaftaran dan konsultasi hukum secara gratis.
“Layanan yang diberikan mencakup seluruh proses perlindungan hukum, mulai dari registrasi hingga konsultasi terkait hak atas karya dan inovasi,” tambah Meurah Budiman.
Menurut Purwandani H Pinilihan, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah KemenkumHAM Aceh, tema acara tahun ini menggabungkan semangat olahraga dengan kreativitas. “Tema Kekayaan Intelektual dan Olahraga, Siap Berinovasi menginspirasi masyarakat untuk melibatkan diri dalam pengembangan inovasi dan memastikan perlindungan hukumnya,” jelas Purwandani.
Abdul, seorang warga Banda Aceh, menyampaikan kepuasan terhadap layanan yang diberikan. Dirinya mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai merek sekaligus memperoleh manfaat untuk usaha kecilnya. “Sambil berolahraga, saya justru memperoleh informasi penting. Ini membantu saya dalam membangun usaha secara lebih terstruktur,” kata Abdul.