Rencana Khusus: PMI Aceh Tamiang Salurkan Bantuan Alat Kebersihan untuk Sekolah Terdampak Banjir, Percepat Pemulihan Belajar

PMI Aceh Tamiang Salurkan Bantuan Alat Kebersihan untuk Sekolah Terdampak Banjir, Percepat Pemulihan Belajar

Setelah bencana banjir menghancurkan sejumlah wilayah, PMI Aceh Tamiang bergerak cepat dalam memberikan bantuan alat kebersihan kepada sekolah-sekolah yang terkena dampak di Kecamatan Seruway. Tujuan utamanya adalah mempercepat pemulihan lingkungan belajar dan memastikan kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan lancar. Penyaluran bantuan dilakukan pada hari Sabtu, 7 Maret 2026, di wilayah Aceh Tamiang.

Bantuan yang Disalurkan

Distribusi alat kebersihan ini mencakup berbagai perangkat esensial yang sangat dibutuhkan. Terdapat empat unit gerobak sorong, 40 buah sapu lidi, 40 sikat lantai, serta 40 kain pel. Selain itu, 10 cangkul, 40 serokan, 10 serokan air, dan 40 sekop juga diberikan secara merata. Bantuan tersebut ditujukan pada empat sekolah dasar, yakni SDN Mabar, SDN Paya Udang, SDN Seruway, dan SDN Gelung, yang masih berdepan dengan endapan lumpur tebal.

“Lumpur yang mulai mengeras dikeruk dan dipindahkan ke luar area sekolah,” dengan menggunakan alat sederhana seperti cangkul dan sekop.

Koordinator PMI Aceh Tamiang, Waly Umar, menegaskan bahwa bantuan ini mencerminkan komitmen organisasi untuk mendukung pemulihan fasilitas pendidikan. “Manifestasi nyata dari kepedulian kita terhadap masyarakat yang terkena bencana,” ujarnya. Ia juga berharap, peralatan tersebut dapat mempercepat proses pembersihan dan mengembalikan suasana belajar yang nyaman bagi siswa.

Kepala SDN Mabar, Suryani, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, sebelumnya sekolah dipenuhi lumpur yang mengganggu aktivitas belajar. “Alat kebersihan ini sangat membantu pihak sekolah dan warga dalam bergotong royong,” tambahnya. Suryani berharap kondisi lingkungan sekolah segera pulih, sehingga anak-anak bisa kembali belajar tanpa hambatan.

PMI Sumut juga berperan aktif dalam memulihkan semangat belajar siswa di Tapanuli Tengah setelah bencana banjir November 2025. Sementara itu, pemerintah bersama TNI mengoptimalkan upaya rehabilitasi fasilitas sekolah dan pesantren di Sumatera Barat, memastikan layanan pendidikan kembali berjalan optimal. Sejumlah sekolah yang lumpuh akibat banjir akhir tahun lalu kini telah kembali beroperasi, berkat kontribusi personel TNI dalam memulihkan infrastruktur pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *