Ramadan di SRMA 1 Aceh Besar: Sahur Bersama hingga Kultum Bergantian

Ramadan di SRMA 1 Aceh Besar: Aktivitas Keagamaan dan Kebahagiaan Berbagi

Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 1 Aceh Besar menyediakan suasana belajar yang berbeda selama Ramadan, dengan 100 siswa mengikuti aktivitas keagamaan harian. Sejak dini hari, para peserta didik berkumpul di ruang makan asrama untuk sahur bersama sebelum memasuki hari puasa. Rutinitas ini menciptakan atmosfer kebersamaan yang tak terlihat pada hari biasa, ketika mereka biasanya bersiap sarapan sebelum mengikuti pembelajaran.

Membangun Spiritual Melalui Aktivitas Rutin

Pelajaran di SRMA 1 Aceh Besar diselipkan dalam kegiatan spiritual Ramadan. Setiap pagi, sebelum masuk kelas, siswa secara bergiliran menyampaikan kultum atau ceramah ringkas. Ini bertujuan untuk melatih keberanian mereka dalam berbicara di depan umum. “Awalnya grogi, tapi sekarang sudah mulai terbiasa. Ramadan membuat kami lebih berani,” ujar Abdul, salah satu siswa yang baru pertama kali mengisi kultum pekan lalu.

“Ini yang paling kami tunggu saat Ramadan. Rasanya seperti punya keluarga besar,” kata Nazar, salah satu siswa di SRMA 1 Aceh Besar, Minggu (8/3/2026).

Harapan untuk Kebahagiaan dan Kemandirian

Saat siang hari, pembelajaran dihentikan sementara untuk salat Dhuha berjemaah di musala sekolah. Setelah itu, para siswa melakukan tadarus Al-Quran atau mengambil waktu istirahat di asrama. Menjelang magrib, mereka kembali berkumpul di ruang makan untuk berbuka puasa bersama. Menu takjil yang disajikan bervariasi, termasuk kue tradisional Aceh dan hidangan utama.

Salat Tarawih berjemaah menjadi penutup rangkaian kegiatan Ramadan. Berlangsung setelah salat Isya, kegiatan ini diharapkan memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi para siswa. “Kami ingin siswa tidak hanya menjalani puasa, tetapi juga mendapatkan pengalaman kebersamaan melalui kegiatan seperti buka bersama, tadarus serta salat berjemaah,” jelas Lena, seorang guru di SRMA 1 Aceh Besar.

“Senang punya banyak teman, bisa buka dan sahur bareng-bareng. Kalau di rumah sendiri-sendiri jadi tidak pernah merasakan kebersamaan seperti ini. Di sini juga jadi sering mengaji, sehari bisa satu juz. Sekarang saya sudah sampai juz 14,” ujar Hadi, salah satu siswa yang terlibat dalam kegiatan Ramadan.

Keberadaan SRMA 1 Aceh Besar menciptakan kehidupan asrama yang lebih dinamis selama Ramadan. Kombinasi antara belajar, ibadah, dan kebersamaan tidak hanya membantu siswa menjalani puasa dengan makna lebih dalam, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan dan rasa persaudaraan yang kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *