Luka Dumancic tegaskan Persis Solo siap berjuang hingga akhir
Luka Dumancic Tegaskan Persis Solo Siap Berjuang Hingga Akhir
Luka Dumancic tegaskan Persis Solo siap – Di tengah situasi kritis yang dihadapi Persis Solo, bek asal Slovenia tersebut memberikan pernyataan tegas bahwa timnya tidak akan menyerah sebelum pertandingan terakhir tiba. Dumancic menegaskan komitmen untuk mempertahankan keberadaan klub di BRI Super League, liga tertinggi sepak bola Indonesia, dengan optimisme tinggi. Menurut laman resmi klub, Minggu, Dumancic menyatakan bahwa peluang masih terbuka bagi Persis Solo untuk tetap berada di kasta tertinggi. “Kami akan terus berjuang hingga akhir karena memiliki kesempatan untuk bertahan. Saya berharap seluruh pihak terus percaya pada kami, karena kami akan memberikan segalanya demi klub ini,” tegas Dumancic dalam wawancara terbaru.
Persis Solo dalam Posisi Rentan
Tim yang bermarkas di Solo ini sedang menghadapi tekanan besar setelah gagal meraih poin penuh dalam laga melawan Persebaya Surabaya pada pekan 32 Super League. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Manahan, Sabtu (9/5), dan hasilnya membuat Persis Solo terpental ke zona degradasi. Saat ini, klub berada di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan total 28 poin dari 32 pertandingan. Situasi ini memberikan tekanan ekstra pada tim, karena hanya sedikit poin yang tersisa untuk mengejar posisi lebih aman.
Salah satu faktor yang memengaruhi kinerja Persis Solo adalah kurangnya keberuntungan dalam mencetak gol. Meski para pemain telah berusaha maksimal, hasil imbang atau kekalahan dalam beberapa pertandingan terakhir masih menjadi penghalang. Dumancic mengakui bahwa permainan tim berjalan cukup dominan di babak kedua, namun kesulitan dalam memperoleh gol menghambat kemungkinan kemenangan. “Kami menguasai bola dan mengontrol pertandingan, tetapi tidak mampu memanfaatkan peluang secara maksimal,” tambahnya. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa jika tim-tim lain tetap konsisten, Persis Solo mungkin terpaksa turun ke liga dibawahnya.
Dalam perjalanan menuju akhir musim, tim harus memaksimalkan setiap pertandingan yang tersisa. Dua laga terakhir menjadi penentu bagi nasib mereka, terutama karena pertandingan melawan Madura United di markas Bhayangkara FC pada Senin (11/5) bisa mempercepat keputusan degradasi. Dumancic menilai keberhasilan Madura United meraih poin penuh di laga tersebut akan mengurangi jarak antara Persis Solo dengan tim yang berada di bawahnya. “Kami perlu bermain lebih baik lagi, karena setiap poin bisa menjadi perbedaannya,” ujarnya.
Mengenai langkah strategis untuk menghadapi pertandingan ke depan, Dumancic menekankan pentingnya fokus dan konsistensi dari seluruh pemain. Ia yakin bahwa kekuatan mental tim akan menjadi penentu. “Kami tidak bisa memprediksi hasil setiap laga, tapi dengan kerja keras dan dukungan dari para pendukung, kami percaya bisa memperbaiki situasi,” katanya. Pelatih dan manajemen klub juga telah menyusun rencana untuk meningkatkan performa, termasuk perubahan formasi atau penyesuaian taktik sesuai kebutuhan.
Kendala dan Peluang di BRI Super League
BRI Super League menjadi ajang paling berat bagi Persis Solo, karena kompetisi ini menentukan nasib klub dalam jangka panjang. Dengan hanya dua pertandingan tersisa, setiap laga menjadi pemandangan yang menentukan. Dumancic menyoroti pentingnya dukungan dari para penggemar, karena suporter menjadi bagian penting dalam menyukseskan perjuangan tim. “Tanpa dukungan dari penonton, kami mungkin kurang semangat,” katanya. Ia berharap suasana Stadion Manahan tetap hangat untuk setiap pertandingan, terutama saat melawan Dewa United dan Persita Tangerang.
Dalam konteks keseluruhan liga, keberadaan Persis Solo di zona degradasi menjadi tantangan yang tidak mudah. Dengan 28 poin, mereka memiliki jarak yang relatif kecil dari tim-tim di peringkat ke-15. Dumancic menegaskan bahwa peluang masih ada, terutama jika mereka mampu memperoleh hasil maksimal dari dua pertandingan mendatang. “Kami harus tampil sepenuhnya untuk memastikan bahwa keputusan degradasi tidak terjadi,” tegasnya. Ia yakin para pemain akan berusaha sekuat tenaga, meskipun tekanan dari luar terus menghimpit.
Sebagai bagian dari kompetisi 2025/2026, BRI Super League juga menghadirkan persaingan ketat antar tim. Dumancic menilai bahwa pengalaman dan mentalitas tim menjadi faktor utama. “Kami telah berjuang sepanjang musim, dan sekarang adalah saatnya menyelesaikan tugas dengan baik,” ujarnya. Ia berharap konsistensi yang selama ini terjaga bisa membuahkan hasil yang memuaskan. Persis Solo juga dikenal memiliki mentalitas kuat, terutama ketika menghadapi situasi sulit.
Menurut Dumancic, keberhasilan tim tidak hanya bergantung pada permainan di lapangan, tetapi juga pada dukungan dari pihak eksternal. “Kami butuh semangat dari suporter, karena itu adalah kekuatan yang tak tergantikan,” katanya. Selain itu, ia menekankan pentingnya kerja sama tim yang solid. “Setiap pemain harus saling mendukung, karena tujuan kita sama—memastikan Persis Solo tetap berada di liga tertinggi,” jelasnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen Dumancic untuk menjaga stabilitas tim.
Menyusul hasil imbang melawan Persebaya Surabaya, Persis Solo memasuki babak akhir musim dengan semangat yang tak pernah padam. Dumancic menilai bahwa laga melawan Dewa United dan Persita Tangerang adalah ujian terakhir