Visit Agenda: Maksimalkan pelayanan publik, ratusan ASN Pemkot Jaktim ikuti CKG

Maksimalkan pelayanan publik, ratusan ASN Pemkot Jaktim ikuti CKG

Visit Agenda – Di Jakarta Timur, sekitar 350 aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur menghadiri kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis (CKG) untuk memastikan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Walikota Jakarta Timur, Senin, sebagai bagian dari upaya memperkuat kesehatan aparatur pemerintahan. Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Timur, Eka Darmawan, mengatakan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk memahami kondisi fisik dan kesehatan para ASN, yang menjadi garda depan dalam melayani masyarakat.

CKG untuk menjaga kinerja aparatur

Eka Darmawan menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis ini melibatkan seluruh ASN serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), sehingga mencakup berbagai lapisan pegawai yang terlibat langsung dalam operasional pemerintahan. “Kita perlu menjaga kesehatan karena sebagai pelayan publik, kinerja kita sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan,” ujarnya. Menurut Eka, CKG merupakan langkah strategis untuk mendeteksi masalah kesehatan secara dini, sehingga para pegawai dapat menjalankan tugasnya secara optimal dan menghindari gangguan kesehatan yang mengurangi produktivitas.

“CKG penting dilakukan karena mulai dari pemeriksaan gula darah hingga kesehatan gigi dan mata, semua berkontribusi pada kemampuan kita bekerja dengan baik,” tambah Eka.

Proses pemeriksaan berlangsung secara terstruktur, dengan para peserta terlebih dahulu mengisi daftar hadir, mendaftar nomor urut, dan menjalani pemeriksaan fisik. Setelah itu, peserta diberi waktu untuk mengecek tinggi badan, berat badan, serta tekanan darah, diikuti oleh pemeriksaan laboratorium seperti kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Selain itu, peserta juga melalui pemeriksaan oleh dokter umum, dokter gigi, dan dokter mata. Kegiatan ini bertujuan menggabungkan pemeriksaan umum dengan spesialisasi, sehingga memastikan kelengkapan data kesehatan para pegawai.

Program CKG sebagai prioritas pemerintah

Eka Darmawan menegaskan bahwa program CKG telah menjadi bagian dari kebijakan Pemkot Jakarta Timur untuk mendukung kesehatan aparatur sipil negara. “Dengan memantau kondisi kesehatan secara berkala, kita dapat mengantisipasi masalah yang mungkin menghambat performa kerja,” katanya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif, yang selaras dengan visi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menginisiasi CKG di sejumlah sekolah sebagai bagian dari program kesehatan nasional. Kegiatan tersebut dimulai pada tahun ajaran baru, dengan pelaksanaan pertama di Sekolah Rakyat Sentra Handayani, Cipayung, pada 9 Juli 2025. Setelahnya, pemeriksaan kesehatan dilanjutkan di Sekolah Rakyat Sentra Mulya Jaya, Cipayung, serta Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Margaguna, Cilandak, pada 14 Juli 2025. Menurut Eka, kegiatan serupa di lingkungan pemerintahan bertujuan untuk mencakup lebih banyak pegawai dan meningkatkan kesehatan secara menyeluruh.

Dalam rangka memperkuat program ini, Pemkot Jakarta Timur memastikan bahwa setiap peserta CKG menerima perlakuan yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan dasar hingga spesialisasi. Kepala Pelayanan Kesehatan Kantor Walikota Jakarta Timur, yang juga mengawasi kegiatan CKG, menyatakan bahwa pemeriksaan ini tidak hanya menguntungkan pegawai tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan aparatur. “Kesehatan pegawai adalah aset penting dalam menjalankan tugas publik, jadi kita harus menjaga kesehatan mereka dengan baik,” ujarnya.

Program CKG di lingkungan Pemkot Jakarta Timur diharapkan menjadi contoh nyata bagi instansi lain di daerah. Dengan adanya data kesehatan yang tercatat secara berkala, pemerintah dapat menyesuaikan program kesehatan dengan kebutuhan masing-masing pegawai, termasuk memberikan layanan konsultasi atau pemeriksaan lanjutan jika diperlukan. Selain itu, kegiatan ini juga membangun kesadaran para ASN akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari kinerja mereka.

Menurut rencana, program CKG akan berlangsung secara rutin setiap bulan, dengan jumlah peserta yang diperkirakan meningkat seiring kelengkapan fasilitas dan ketersediaan tenaga medis. “Kita akan terus memperluas cakupan CKG agar lebih banyak pegawai bisa terlibat, baik yang sedang dalam kondisi sehat maupun yang membutuhkan perhatian lebih,” jelas Eka. Dengan adanya pemeriksaan rutin, diharapkan kinerja para ASN tetap optimal, sehingga pelayanan publik bisa berjalan lancar dan efisien.

CKG juga menjadi sarana untuk membangun kolaborasi antara pemerintah dengan lembaga kesehatan. Pemkot Jakarta Timur bersama dengan tim medis setempat menyediakan layanan yang terjangkau dan mudah diakses oleh seluruh pegawai. “Ini memudahkan para ASN mengikuti pemeriksaan tanpa mengganggu aktivitas kerja mereka,” kata Eka. Kegiatan ini selain memberikan manfaat kesehatan juga menjadi momen untuk meningkatkan semangat kerja dan keterlibatan pegawai dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam beberapa bulan terakhir, Pemkot Jakarta Timur telah mengadakan serangkaian program kesehatan untuk aparatur, termasuk pelatihan kesehatan dasar dan penyuluhan tentang gaya hidup sehat. CKG dianggap sebagai bagian dari program ini, yang menyelaraskan antara kesehatan fisik dan mental pegawai. “Pemeriksaan kesehatan bukan hanya untuk mendeteksi masalah, tetapi juga untuk memastikan mereka tetap bugar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *