Bali United menang atas Bhayangkara di laga kandang terakhir musim ini

Bali United menang atas Bhayangkara di laga kandang terakhir musim ini

Gianyar, Bali (ANTARA) –

Bali United menang atas Bhayangkara di laga – Tim Bali United mencatatkan kemenangan berharga 4-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam pertandingan pekan ke-33 Liga Super 2025/2026 di Stadion Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (19/5). Hasil ini menjadi kemenangan pertama Serdadu Tridatu sepanjang musim ini setelah mengalami kekalahan dalam dua laga sebelumnya. Pertandingan tersebut merupakan laga kandang terakhir Bali United sebelum masuk babak final musim ini, dengan atmosfer yang cukup panas dari penonton yang memadati stadion.

Dalam pertandingan ini, penyerang asal Montenegro, Boris Kopitovic, tampil dominan dengan mencetak dua gol yang mengantarkan Bali United mengambil keunggulan sejak menit awal. Pemain internasional tersebut berhasil menggandakan skor empat menit sebelum turun minum setelah menyelesaikan umpan silang dari bek kiri Kadek Agung. Gol pertama Kopitovic tercipta melalui sundulan kepala di menit ke-29, sementara gol kedua diajukan melalui sepakan kaki kanan yang menggetarkan penonton.

“Kemenangan hari ini sangat berarti bagi kami, terutama karena ini laga kandang terakhir. Kami ingin menunjukkan bahwa kita masih punya semangat untuk menekan lawan hingga akhir musim,” kata pelatih Bali United, Gianyar, setelah pertandingan selesai.

Di babak kedua, Bhayangkara Presisi Lampung FC mencoba bangkit setelah tertinggal. Tim tamu mampu memperkecil jarak lewat gol Moussa Sidibe pada menit ke-63, tetapi keunggulan Bali United segera dipulihkan oleh Irfan Jaya pada menit ke-71. Pemain sayap itu mencetak gol keempat timnya setelah memanfaatkan umpan dari bek tengah yang menembus pertahanan lawan. Tiga menit sebelum waktu normal berakhir, Made Tito mengunci kemenangan dengan sepakan keras dari sisi kiri yang memantul di tiang gawang.

Kemenangan ini tidak hanya memperbaiki posisi Bali United di klasemen sementara, tetapi juga mengubah persaingan di papan atas. Dengan 48 poin, Serdadu Tridatu kini hanya terpaut dua angka dari Bhayangkara Presisi Lampung FC yang mengoleksi 50 poin. Meski demikian, Bali United tetap berada di posisi kedelapan, sementara Bhayangkara menguasai peringkat kelima. Kemenangan ini memperlihatkan kemampuan tim untuk tetap konsisten meski dalam kondisi kurang optimal di laga kandang.

Dalam laga ini, performa pemain lokal Bali United terasa dominan. Irfan Jaya, salah satu bintang tim, memberikan kontribusi signifikan dengan mencetak gol yang memperlebar keunggulan. Made Tito, yang baru bergabung musim ini, juga menunjukkan potensi besar dengan assist yang memperkaya serangan tim. Sementara itu, Kadek Agung menjadi sosok kunci dalam membangun permainan ofensif, terutama melalui umpan-umpan akurat yang memudahkan rekan-rekannya mencetak gol.

Bhayangkara Presisi Lampung FC, meski sempat menyamakan skor, harus menerima kenyataan bahwa mereka kalah dalam pertandingan ini. Tim yang sempat diungguli di awal musim ini kini menghadapi tekanan besar untuk menghindari penurunan peringkat. Namun, kemenangan 4-1 menunjukkan bahwa Bali United memiliki kekuatan untuk bertahan di papan atas, terlepas dari kenyataan bahwa mereka masih berjuang keras untuk mendekati tim-tim papan atas.

Sebelumnya, Bali United sempat mengalami kekalahan beruntun, terutama saat menghadapi tim-tim kuat di liga. Tapi dalam laga kandang terakhir ini, mereka menunjukkan mentalitas yang kuat. Pelatih tim, I Nyoman Surya, mengakui bahwa kemenangan ini merupakan kebanggaan besar bagi seluruh pemain dan staf. “Kami sudah berusaha maksimal sejak menit pertama. Hasil ini bisa menjadi modal baik untuk menyongsong laga mendatang,” ujarnya.

Selain kemenangan, hasil ini juga memberikan dampak positif bagi para penggemar tim. Meski tidak memastikan tiket ke babak final, Bali United tetap menunjukkan kemampuan untuk bersaing di papan atas. Gol-gol yang dicetak oleh Kopitovic, Irfan Jaya, dan Made Tito menjadi bukti bahwa tim memiliki kedalaman pemain yang bisa diandalkan. Di sisi lain, Bhayangkara Presisi Lampung FC perlu meningkatkan performa di laga-laga mendatang agar tidak kehilangan posisi yang mereka jaga.

Pertandingan ini juga menjadi ujian bagi strategi Bali United di babak akhir musim. Sejak awal pertandingan, mereka bermain agresif dengan menguasai bola di sebagian besar waktu. Meski Bhayangkara mencoba menekan di menit-menit akhir, serangan Bali United tetap efektif. Dengan memperbaiki posisi di klasemen, tim ini memperlihatkan kemampuan untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi pertandingan.

Di sisi lain, hasil ini menandai akhir dari era kandang untuk Bali United. Stadion Dipta menjadi tempat yang penuh makna bagi tim, terutama karena pertandingan ini menjadi penutup laga kandang musim ini. Atmosfer yang memanas dan dukungan dari suporter lokal menjadi energi tambahan bagi pemain. Meski kemenangan tidak menjamin tiket ke babak final, ini menjadi catatan penting dalam perjalanan tim selama musim 2025/2026.

Bali United dijadwalkan bertandang ke markas Dewa United pada Jumat (22/5) dalam rangkaian laga pemungkas Liga Super. Sementara itu, Bhayangkara Presisi Lampung FC akan menutup musim dengan menjamu PSBS Biak pada hari berikutnya, Selasa (23/5). Kedua tim memiliki target masing-masing untuk memastikan posisi terbaik di akhir musim, dan pertandingan-pertandingan ini akan menjadi ujian terakhir bagi performa mereka.

Dengan 48 poin, Bali United berada di posisi kedelapan, sementara Bhayangkara Presisi Lampung FC menguasai peringkat kelima. Jarak antara kedua tim hanya dua poin, menjadikan persaingan di papan atas semakin ketat. Kemenangan hari ini memperlihatkan bahwa Bali United masih punya potensi untuk menggeser tim-tim lain di sekitar mereka, terutama jika mereka bisa mempertahankan konsistensi di laga-laga terakhir musim ini.

Pertandingan ini juga menjadi refleksi dari perjalanan Bali United sepanjang musim. Dari awal musim hingga akhir, tim ini terus berusaha membangun identitas sendiri. Meski menghadapi tantangan, mereka tetap mampu menunjukkan kualitas pemain dan taktik yang matang. Kemenangan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi penguat bagi optimisme tim, terlepas dari kenyataan bahwa mereka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *