Program Terbaru: Menteri PPPA: Sekolah Rakyat bangkitkan semangat anak-anak

Menteri PPPA: Sekolah Rakyat bangkitkan semangat anak-anak

Jakarta, Senin — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengungkapkan bahwa program Sekolah Rakyat berhasil membangkitkan semangat belajar generasi muda. Anak-anak tampak sangat senang dan bersemangat setelah mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik. Melalui inisiatif ini, mereka yang sebelumnya merasa tidak mungkin melanjutkan studi kini dapat bermimpi setinggi-tingginya.

“Dengan adanya bantuan ini, orang tua lebih tenang memastikan anak-anak tetap bersekolah,” ujar Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta.

Penegasan tersebut disampaikan saat ia melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang, Jawa Timur. Program ini dianggap sebagai solusi nyata untuk menghindari kesenjangan akses pendidikan di Indonesia. Arifah menyatakan, Presiden Prabowo Subianto ingin memastikan tidak ada anak yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, termasuk pendidikan.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang sementara menempati Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung. Di sana, 100 siswa tingkat SMP dan SMA resmi menghuni asrama sebagai angkatan pertama. Komposisi siswa mencakup 50 orang dari jenjang SMA dan 50 orang dari SMP, dengan 28 siswa perempuan serta 22 siswa laki-laki.

Menteri Arifatul Choiri Fauzi juga memberikan semangat kepada para siswa, guru, dan wali asuh. Ia menekankan bahwa anak-anak adalah pilar masa depan bangsa dan wajib memanfaatkan peluang belajar secara optimal. “Para siswa harus percaya diri, serta menjadi calon pemimpin yang tangguh,” tambahnya.

Dukungan bagi Sekolah Rakyat meliputi 18 guru mata pelajaran, satu pendidik agama Islam, 10 wali asuh, 4 wali asrama, serta tenaga pendukung seperti petugas kebersihan, keamanan, dan juru masak yang diarahkan oleh satu kepala sekolah. Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan tetapi juga menciptakan ruang bagi pertumbuhan dan pengembangan diri anak-anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *