Latest Program: PTPN I potong 304 hewan kurban di seluruh wilayah kerja
PTPN I Potong 304 Hewan Kurban di Seluruh Wilayah Kerja
Latest Program – Di tengah suasana meriah Hari Raya Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5), PT Perkebunan Nusantara I (Persero) melakukan penyembelihan 304 ekor hewan kurban. Berdasarkan catatan terkini, jumlah tersebut terdiri dari 68 sapi dan 236 kambing. Hewan-hewan ini berasal dari berbagai unit kerja, Kantor Pusat, serta Anak Perusahaan, yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia, mulai dari ujung Sumatera hingga wilayah Papua.
Antusiasme Karyawan sebagai Bukti Ketakwaan
Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyampaikan apresiasi terhadap semangat para karyawan dalam melaksanakan ibadah kurban tahun ini. Menurutnya, sikap antusias tersebut mencerminkan tingginya kesadaran spiritual dan komitmen sosial yang menjadi indikator dari ketakwaan sempurna. “Kurban bukan hanya bentuk pengabdian kepada Tuhan, tetapi juga wujud perhatian terhadap sesama manusia,” jelas Teddy. Dalam konteks agama, ia menekankan bahwa kurban memiliki dua dimensi: hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah) serta hubungan dengan sesama (hablum minannas). Ia menegaskan penghargaan terhadap seluruh unit kerja dan para petani yang tergabung dalam perusahaan tersebut.
“Insan PTPN I (Persero) menunjukkan keikhlasan dalam menyisihkan bagian dari rezekinya. Di tengah tantangan dinamika industri, semangat berbagi ini menjadi energi positif yang mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan,” ujarnya.
Kurban sebagai Simbol Kebersamaan dan Pilar CSR
Momen Idul Adha ini, kata Teddy, tidak hanya menjadi kegiatan rutin tahunan, tetapi juga menegaskan komitmen sosial serta rasa syukur perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Menurutnya, memberikan daging kurban kepada masyarakat adalah bentuk bagian dari kesejahteraan bersama. “Keberadaan kebun-kebun negara harus memberikan dampak ekonomi dan sosial yang nyata, terutama pada hari besar keagamaan,” tegas Teddy. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat hubungan harmonis antara korporasi, karyawan, dan warga sekitar yang berinteraksi langsung dengan bisnis perkebunan.
Kurban juga dianggap sebagai cerminan dari semangat gotong royong yang menjadi pilar utama kekuatan perusahaan. “Berkurban adalah wujud ketulusan dan kerja sama, yang selama ini menjadi fondasi keberhasilan kita dalam menghadapi berbagai tantangan industri,” tambahnya. Teddy berharap kegiatan ini terus memperkaya budaya kebersamaan dan menjadi bagian dari keberkahan bagi pertumbuhan perusahaan di masa depan.
Proses Penyembelihan yang Terpadu dan Transparan
Sejalan dengan tujuan tersebut, seluruh proses penyembelihan dan distribusi daging kurban dilakukan secara kolaboratif. PTPN I menggandeng panitia internal, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran. Langkah ini, menurut Teddy, adalah upaya untuk menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan, terutama di area perkebunan yang terpencil.
“Kehadiran PTPN I yang inklusif harus dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, termasuk desa-desa penyangga, komunitas adat, dan para pekerja di garis depan. Kebersamaan ini menjadi fondasi kekuatan kami,” kata Teddy.
Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, menambahkan bahwa proses pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan secara ketat untuk memastikan kualitas daging yang dibagikan. “Hewan yang disembelih harus memenuhi standar kelayakan, baik secara fisik maupun higienis, agar dapat dianggap layak untuk dikonsumsi masyarakat,” jelas Aris. Ia menjelaskan bahwa inspeksi kesehatan dilakukan oleh dinas terkait, sehingga mengurangi risiko ketergantungan pada makanan yang tidak aman.
Aris juga menyampaikan bahwa kegiatan kurban merupakan bagian integral dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. “Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, kegiatan ini juga memperkuat ikatan sosial dan peran PTPN I sebagai tetangga yang baik,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada produktivitas komoditas, tetapi juga bertanggung jawab untuk merawat aspek humanis di lingkungan sekitar. “Kami berharap kontribusi ini bisa membangun rasa kebersamaan dan saling mendukung, sehingga membawa dampak positif bagi kemajuan perusahaan,” lanjut Aris.
Distribusi yang Menjangkau Wilayah Terpencil
Distribusi daging kurban dilakukan secara merata, mencakup wilayah kerja yang tersebar di berbagai daerah. Aris menekankan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada kerja sama yang baik antara perusahaan dan masyarakat lokal. “Kami mengupayakan agar setiap warga, terlepas dari lokasinya, dapat merasakan manfaat dari kegiatan ini,” katanya. Keberagaman lingkungan tempat penyembelihan, dari daerah terpencil hingga kota besar, menegaskan bahwa PTPN I berkomitmen untuk membagikan kebahagiaan secara merata.
Sebagai korporasi milik negara, PTPN I berupaya menjadi mitra yang andal bagi masyarakat. “Dengan menggandeng tokoh setempat dan perangkat desa, distribusi bisa lebih efektif, serta nilai sosial kegiatan bisa lebih terasa,” tambah Aris. Ia juga menyebutkan bahwa proses distribusi berjalan cepat dan terstruktur, sehingga masyarakat tidak hanya menerima daging kurban, tetapi juga memperkuat hubungan antara perusahaan dan warga sekitar.
Menurut Aris, kegiatan kurban menjadi bukti bahwa CSR perusahaan tidak hanya sekadar program formal, tetapi juga alat untuk membangun kemitraan dengan masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan Idul Adha mengalir ke berbagai kelompok, termasuk masyarakat adat dan komunitas yang kurang terakses,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini tergantung pada partisipasi aktif semua pihak, termasuk para petani yang terlibat langsung dalam pengelolaan kebun-kebun perusahaan.
Dengan beragam upaya yang telah dilakukan, PTPN I berharap kegiatan kurban tahun ini menjadi cerminan komitmen perusahaan dalam menjaga hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar. “Kami menegaskan bahwa keberkahan dari ibadah ini akan terus mengalir, baik secara langsung maupun melalui kontribusi yang lebih luas,” tutup Aris. Harapan tersebut sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi mitra yang berkelanjutan dan menghargai keberagaman budaya serta kebutuhan masyarakat di sekitarnya.