Important Visit: Alasan Mees Hilgers bergabung dengan latihan timnas Indonesia
Alasan Mees Hilgers Bergabung dengan Latihan Timnas Indonesia
Important Visit – Jakarta – Latihan timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, beberapa hari lalu menarik perhatian banyak pihak. Salah satu peserta latihan yang mengejutkan adalah Mees Hilgers, yang tidak masuk dalam daftar 23 pemain yang dipilih untuk pertandingan FIFA Match Day melawan Oman dan Mozambik. Dua laga tersebut akan berlangsung pada Jumat (5/6) dan Selasa (9/6) mendatang. Meski tidak dipanggil untuk laga utama, Hilgers tetap hadir untuk mendukung pemulihan kebugarannya setelah mengalami cedera ACL pada musim ini.
Kehadiran Hilgers di sesi latihan sejatinya merupakan hasil sepakati antara pelatih timnas Indonesia John Herdman dan dirinya. Herdman menjelaskan bahwa pemain asal Belanda ini sedang menjalani tahap pemulihan yang membutuhkan pengawasan intensif. “Mees sedang berjuang keras untuk pulih dari cedera, dan kami ingin memastikan ia bisa menjalani proses tersebut dengan optimal,” ujar Herdman saat ditemui awak media di Stadion Madya Jakarta, Senin.
“Dia merupakan bagian dari skuad yang kita tetapkan untuk pemusatan latihan kali ini. Menurut saya, Mees adalah pemain penting yang memiliki potensi besar untuk masa depan tim. Dengan hadir dalam latihan bersama rekan-rekannya, ia bisa merasakan atmosfer kompetitif dan semangat tim yang selama ini menjadi bagian dari hidupnya,” katanya.
Bukan hanya Hilgers, dua pemain lain juga ikut berlatih di luar skuad utama. Mereka adalah Mitchell Baker dan Luke Vickery, dua calon pemain yang akan dinaturalisasi. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya BTN untuk memperkaya kedalaman tim dan membangun dinamika baru. “Selain Mees, ada dua pemain yang sedang mengambil langkah kecil menuju menjadi bagian dari timnas. Mereka juga menjalani program rehabilitasi bersama selama sesi latihan ini,” tambah Herdman.
Herdman menekankan bahwa partisipasi Hilgers dalam latihan bukan sekadar untuk fisik, tetapi juga secara emosional. “Mees merasa lebih termotivasi ketika berada di tengah lingkungan yang dikelilingi teman-temannya. Jika hanya berlatih sendiri, ia mungkin kehilangan semangat yang diperlukan untuk pulih sepenuhnya,” jelasnya. Sebagai bek tengah berusia 25 tahun, Hilgers sempat absen sepanjang musim ini karena cedera, dan harapan besar dipasang agar ia kembali dalam kondisi prima.
“Saya yakin, dengan dukungan tim dan pelatih, Mees bisa menemukan performa terbaiknya kembali. Saat ini, kita sedang membangun fondasi yang kuat, dan kehadirannya membantu mempercepat proses itu,” katanya dalam wawancara yang sama.
Dalam sesi latihan, Hilgers tidak hanya fokus pada pemulihan cedera, tetapi juga memperkuat hubungan dengan rekan-rekan setim. Herdman menuturkan, lingkungan timnas menjadi sarana penting untuk mengembalikan mental pemain. “Kehadiran Mees dalam latihan membantu mengurangi rasa kesepian dan kecemasan yang mungkin ia rasakan selama ini. Dengan berinteraksi langsung, ia bisa merasakan kehangatan atmosfer tim yang kental,” katanya.
Sumardji, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), menyebutkan bahwa keputusan melepas Hilgers untuk berlatih bersama timnas adalah kesepakatan bersama antara dirinya dan Herdman. “Ini bukan tindakan sembarangan. Kedua belah pihak sepakat bahwa Mees perlu waktu untuk membangun chemistry dengan pelatih baru, John Herdman, yang ditunjuk sejak Januari lalu,” ujar Sumardji.
“Kami juga berharap kehadiran Mees bisa memberi dampak positif untuk pemain lain. Ini adalah langkah awal dalam memperkuat kekompakan tim, dan kami mendukung setiap upaya yang mengarah pada kesuksesan bersama,” katanya.
Sebagai seorang pemain yang baru saja memasuki masa naturalisasi, Hilgers menyambut tawaran untuk berlatih bersama timnas Indonesia. “Dia bertanya apakah bisa melanjutkan pemulihan cedera di sini, dan kami mengizinkannya. Di Indonesia, ia merasa lebih tenang dan percaya diri,” kata Herdman. Selain itu, Hilgers juga ingin menjaga kebugaran fisiknya agar tidak terlalu terpuruk sebelum kembali beraksi di lapangan.
Sumardji menambahkan, kehadiran Hilgers di latihan timnas bukan hanya untuk pemulihan, tetapi juga untuk menguji adaptasi pemain asing di lingkungan tim yang berbeda. “Ini adalah peluang untuk melihat bagaimana Mees bisa berkembang di bawah bimbingan Herdman. Kedua pihak sepakat bahwa langkah ini bisa membuka jalan menuju kemenangan di masa depan,” katanya.
Pelatih Herdman juga berharap, dengan adanya Hilgers di latihan, para pemain lain bisa lebih termotivasi untuk memperkuat performa. “Keberadaannya menjadi contoh bahwa persiapan latihan yang intens adalah kunci untuk memulihkan kondisi fisik dan mental. Selama ini, Mees tidak bisa bermain, tetapi ia tetap bekerja keras untuk kembali,” ujarnya.
Dengan kehadiran Hilgers, BTN berharap bisa menciptakan suasana latihan yang lebih dinamis. Sumardji menilai, kompetisi internal yang dihadirkan oleh latihan ini akan membantu semua pemain, termasuk mereka yang sedang beradaptasi. “Kami ingin memastikan setiap anggota skuad merasa dihargai dan termotivasi. Kehadiran Mees adalah bagian dari strategi ini,” tutur Sumardji.
Sebagai mantan pemain Twente, Hilgers mengakui bahwa kehadirannya di Indonesia membawa perubahan positif dalam hidupnya. “Saya merasa lebih bebas dan bisa fokus pada tujuan yang lebih besar. Di sini, saya bisa menjalani proses pemulihan dengan keluarga sepak bola yang mendukung,” katanya.
Dalam beberapa hari terakhir, pelatih Herdman dan BTN terus berkoordinasi untuk memastikan semua aspek latihan berjalan lancar. “Kami berharap kehadiran Mees bisa menjadi pemicu untuk keberhasilan timnas di masa depan. Ini adalah langkah awal, tetapi kami yakin akan membuahkan hasil yang baik,” pungkas Sumardji.