Main Agenda: Wamendagri kunjungi Maluku perkuat sektor maritim dan PSN

Wamendagri Kunjungi Maluku untuk Dukung Pengembangan Maritim dan PSN

Main Agenda – Ambon, Jumat – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia Bidang Koordinator Wilayah Zona Timur, Ribka Haluk, melakukan inspeksi lapangan ke Maluku. Tujuan utamanya adalah memperkuat sektor kelautan serta memastikan keberhasilan Program Strategis Nasional (PSN) di provinsi ini. Ribka mengungkapkan bahwa Maluku memiliki sumber daya maritim yang sangat potensial, baik di wilayah perairan maupun bawah laut, dan potensi tersebut perlu dikembangkan secara maksimal agar mampu menjadi penggerak ekonomi daerah serta nasional.

Kunjungan Kerja Fokus pada Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Dalam kunjungan yang dihadiri pihak pemerintah provinsi, Ribka menyampaikan bahwa pemerintah pusat dan daerah harus terus memperkuat kerja sama untuk mencapai tujuan pembangunan. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program daerah serta evaluasi kemajuan program prioritas nasional. “Pengelolaan sumber daya laut harus menjadi prioritas, karena mampu memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Maluku Siap Jadi Poros Maritim Nasional

Menurut Ribka, sektor maritim Maluku memiliki peluang besar untuk menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Ia menyebut bahwa pengembangan perikanan tangkap, budidaya laut, serta komoditas bernilai tinggi seperti mutiara harus ditingkatkan. Dengan optimalisasi potensi tersebut, Maluku bisa menjadi salah satu poros maritim Indonesia yang strategis, terutama dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Kinerja Pemda Maluku Dinilai Positif

Ribka juga mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Maluku dalam menerapkan berbagai program strategis nasional. Menurutnya, fokus pembangunan saat ini tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada penurunan angka kemiskinan ekstrem dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). “Realisasi APBD provinsi masih perlu ditingkatkan, terutama di bulan Juni. Kemendagri siap memberikan bantuan untuk memastikan anggaran berjalan optimal dan menggerakkan perekonomian masyarakat,” kata Wamendagri.

Realisasi PSN Maluku Capai 88 Persen

Menanggapi kunjungan tersebut, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mempercepat implementasi program nasional. Ia menegaskan bahwa Maluku telah meraih 60 dari 68 indikator PSN yang ditetapkan, mencapai 88 persen. “Ini menunjukkan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung pembangunan nasional,” jelasnya.

Capaian Ekonomi dan Kemiskinan Tahun 2025

Lebih lanjut, Hendrik membeberkan prestasi ekonomi Maluku pada 2025 yang mencapai pertumbuhan 5,44 persen, naik dari 5,34 persen pada tahun sebelumnya. Angka kemiskinan juga berkurang dari 15,78 persen menjadi 15,25 persen. Capaian ini mencerminkan upaya yang terus dilakukan oleh pemerintah provinsi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Prioritas Pembangunan: Port, Gas, dan Bendungan

Dalam pertemuan, Hendrik mengajukan dukungan kepada Kemendagri untuk mempercepat proyek strategis yang dianggap berpotensi menggerakkan perekonomian. Proyek-proyek tersebut meliputi pembangunan Maluku Integrated Port sebagai bagian dari pengembangan Pelabuhan Ambon Terpadu, serta percepatan proyek gas abadi Blok Masela. Selain itu, pihaknya juga meminta kecepatan dalam menyelesaikan pembangunan Bendungan Wayapu.

Manfaat Proyek Strategis untuk Ketahanan Pangan dan Energi

Menurut Hendrik, keberhasilan proyek ini akan membantu Maluku menjadi wilayah kepulauan yang kuat dalam mendukung ketahanan pangan, energi, dan sektor maritim nasional. “Koperasi yang terbentuk di 1.235 desa dan kelurahan, serta peningkatan akses pendidikan, juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan PSN,” tambahnya.

Program Strategis Nasional: Kunci Pembangunan Daerah

Kunjungan Wamendagri diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat proses pembangunan. Ribka menekankan bahwa pengelolaan anggaran dan sinergi program harus menjadi fokus utama. “Kami percaya bahwa dengan pendampingan Kemendagri, Maluku bisa menjadi contoh sukses dalam mencapai target pembangunan nasional,” katanya.

Komitmen Terhadap Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia

Ribka juga mengungkapkan bahwa peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi bagian penting dari keberhasilan PSN. Ia menyatakan bahwa pemerintah pusat akan terus mendukung upaya daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui program seperti Makan Bergizi Gratis dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Peningkatan IPM akan memberikan dampak jangka panjang terhadap kemajuan daerah,” imbuhnya.

Peluang Maritim sebagai Motor Ekonomi

Menurut Ribka, sektor maritim Maluku memiliki kapasitas besar untuk menjadi motor pertumbuhan ekonomi. Ia menegaskan bahwa potensi laut seperti perikanan tangkap, budidaya, dan eksplorasi bahan tambang laut perlu dikembangkan secara berkelanjutan. “Investasi di sektor ini tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan,” kata wakil menteri tersebut.

Evaluasi Kinerja dan Proyek Strategis

Dalam rangkaian kunjungan, Ribka juga mengevaluasi capaian berbagai program prioritas nasional. Ia menyebut bahwa progres yang telah dicapai perlu terus ditingkatkan, terutama dalam peningkatan pendapatan masyarakat dan pengelolaan sumber daya alam. “Dukungan Kemendagri akan menjadi penopang untuk mencapai realisasi program yang optimal,” terangnya.

Maluku sebagai Poros Maritim Indonesia Emas 2045

Menurut Ribka, Maluku berperan penting dalam memperkuat visi Indonesia Emas 2045. Ia menekankan bahwa pengembangan infrastruktur maritim serta integrasi kebijakan nasional akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. “Dengan sinergi yang lebih kuat, Maluku bisa menjadi pusat ekonomi maritim yang andal,” pungkasnya.

Upaya Terus Berlanjut untuk Masa Depan

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan daerah. Ribka meminta Pemda Maluku untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam menggerakkan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup penduduk. “Kita harus bergerak cepat agar semua target PSN dapat tercapai sebelum 2045,” tegasnya.

Program Strategis Nasional: Capaian dan Tantangan

Dalam pertemuan, pihak gubernur juga menyampaikan bahwa progres pelaksanaan PSN sudah menunjukkan hasil yang positif. Namun, tantangan masih ada, terutama dalam mengelola anggaran secara efisien. Hendrik menyatakan bahwa pendapatan APBD provinsi perlu ditingkatkan agar bisa mendukung proyek strategis yang sedang berjalan.

Kerja Sama untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Kunjungan Wamendagri ke Maluku dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan pendekatan yang lebih sinergis, pihaknya berharap Maluku dapat menjadi model pembangunan berkelanjutan. Ribka menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan teknis dan bantuan keuangan bagi proyek-proyek yang memiliki dampak besar bagi masyarakat.

Proyek Strategis sebagai Penggerak Utama

Proyek Maluku Integrated Port dan Pelabuhan Ambon Terpadu dianggap sebagai bagian kunci dalam pengembangan ekonomi maritim. Selain itu, proyek gas abadi Blok Masela dan Bendungan Wayapu diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan sektor energi dan pangan. “Komitmen bersama antara pusat dan daerah akan mempercepat pencapaian target,” ujar Hendrik.

Dukungan untuk Percepatan Pemb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *