Key Strategy: PGN berikan akses kesehatan mata bagi 300 penerima manfaat
PGN berikan akses kesehatan mata bagi 300 penerima manfaat
Komitmen PGN dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat
Key Strategy – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), yang beroperasi di bawah naungan Subholding Gas Pertamina, kembali menunjukkan perhatiannya terhadap kesehatan masyarakat melalui program Cek Kesehatan untuk Rakyat (CAKRA). Dalam kegiatan terbaru, perusahaan menyediakan layanan pemeriksaan penglihatan serta distribusi kacamata gratis bagi sebanyak 300 peserta. Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa penerima manfaat ini berasal dari berbagai sekolah dan komunitas di sekitar area operasional perusahaan.
“Program ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memperluas akses layanan kesehatan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, terutama di bidang kesehatan mata,” ujar Fajriyah dalam siaran pers yang diterbitkan di Jakarta, Jumat.
Hasil Pemeriksaan dan Kondisi Penglihatan Peserta
Dari hasil pemeriksaan mata yang dilakukan, Fajriyah mengungkapkan adanya beberapa kasus gangguan penglihatan yang memerlukan perawatan intensif. Salah satu siswa yang diperiksa diketahui mengalami rabun jauh hingga minus 17, sementara sebagian besar peserta lainnya mengalami gangguan pada salah satu mata. Ada juga peserta yang sebelumnya hanya menggunakan kacamata dengan tingkat minus 1, namun setelah pemeriksaan, kondisi penglihatannya terbukti telah berkembang menjadi minus 6.
Fajriyah menekankan bahwa temuan tersebut menunjukkan keterbatasan akses sebagian masyarakat terhadap layanan kesehatan mata. Banyak keluarga, terutama yang memiliki kondisi ekonomi terbatas, masih kesulitan mengganti kacamata sesuai kebutuhan atau rutin memeriksa kesehatan mata anak. Melalui CAKRA, perusahaan berupaya memastikan masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki layanan kesehatan yang lebih mudah dicapai.
Peran Kesehatan Mata dalam Pendidikan
Dalam pernyataannya, Fajriyah mengatakan bahwa akses terhadap layanan kesehatan mata sangat berpengaruh pada proses belajar dan kualitas kehidupan masyarakat. Kacamata yang tepat bisa membantu anak-anak dalam memperbaiki fokus visual, sehingga mempercepat kemampuan mereka dalam memahami materi pelajaran. Dengan demikian, program CAKRA diharapkan bisa menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih optimal.
Pelaksanaan Program di Kantor Pusat PGN
Kegiatan pemeriksaan mata ini berlangsung di Kantor Pusat PGN, Jakarta. Lokasi tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun perusahaan ke-61. Sebagai BUMN energi, PGN tidak hanya fokus pada penyediaan energi, tetapi juga berkomitmen untuk mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat. Program ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjaga kesejahteraan masyarakat sekitar.
Fajriyah menjelaskan bahwa sebelumnya, perusahaan telah menyelenggarakan layanan pemeriksaan kesehatan dasar di tiga wilayah operasionalnya, yakni SOR I, SOR II, dan SOR III. Dalam SOR I, sebanyak 500 orang menerima layanan, SOR II mencakup 560 peserta, dan SOR III terdapat 550 orang. Dengan total 1.610 penerima manfaat, program tersebut telah memberikan manfaat signifikan bagi berbagai lapisan masyarakat.
Respon dari Pihak Terkait
Kepala Yayasan Al Mubarok, Henny Setiyani, menilai kegiatan ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terbatas akses ke layanan kesehatan mata. Ia menjelaskan bahwa program tersebut menjadi solusi untuk keluarga yang kesulitan mengelola biaya kacamata atau pemeriksaan penglihatan rutin.
“Program ini sangat relevan, terutama bagi masyarakat yang mengalami hambatan ekonomi dalam memperoleh alat bantu penglihatan,” kata Henny.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Cideng 7, Ratna Suminar, menambahkan bahwa program CAKRA memberikan dampak besar bagi siswanya. Menurutnya, banyak anak yang mengalami gangguan penglihatan, tetapi belum mendapatkan penanganan karena keterbatasan biaya.
“Bagi sebagian siswa dan orang tua, pemeriksaan mata serta pembelian kacamata bukanlah hal mudah. Biaya yang diperlukan sering kali menjadi hambatan,” ujarnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, PGN telah melibatkan berbagai pihak, seperti yayasan dan sekolah, dalam menjalankan program ini. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa anak-anak tidak terlambat mendapatkan bantuan penglihatan, sehingga tidak mengganggu perkembangan akademik dan kognitif mereka. Kacamata gratis juga menjadi sarana untuk meringankan beban ekonomi keluarga, khususnya yang memiliki anggota muda yang membutuhkan perawatan jangka panjang.
Pengembangan Akses Kesehatan Mata
Program CAKRA bukan hanya sekadar memberikan kacamata, tetapi juga menjadi langkah untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan mata. Dalam kegiatan ini, para peserta diberikan edukasi tentang cara merawat mata, mengenali gejala gangguan penglihatan, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Selain itu, para peserta juga diajarkan bagaimana memanfaatkan layanan kesehatan secara optimal.
Menurut Fajriyah, keberhasilan program ini bergantung pada kolaborasi dengan berbagai pihak. PGN berupaya melibatkan sekolah-sekolah dan yayasan lokal untuk memperluas cakupan pemeriksaan dan distribusi kacamata. Dengan kemitraan ini, perusahaan bisa mencapai lebih banyak lapisan masyarakat, termasuk yang mungkin terabaikan dalam program kesehatan sebelumnya.
Kegiatan serupa juga menjadi kesempatan untuk mengukur respons masyarakat terhadap layanan yang disediakan. Sejumlah peserta menunjukkan antusiasme tinggi, sementara lainnya mengapresiasi pengurangan bi