Yang Dibahas: Aston Villa jadikan dua pertemuan modal hadapi Bologna

Aston Villa Manfaatkan Dua Pertandingan Sebelumnya untuk Menghadapi Bologna

Jakarta – Dalam laga leg pertama perempat final Liga Europa 2025/2025, Aston Villa menganggap dua pertemuan sebelumnya melawan Bologna sebagai bahan evaluasi. Kedua kali pertandingan berlangsung di Stadion Villa Park, Birmingham, dimana Villa berhasil menang dengan skor 1-0 dan 2-0. Ini menjadi pedoman bagi tim yang kini bersiap menghadapi lawan yang sama di Italia.

Pelatih Emery: Bologna Tim yang Konsisten dan Kompetitif

“Dari dua laga di Villa Park itu, kami tahu Bologna tetaplah tim yang sama. Kami pun demikian, tidak terlalu banyak berubah,” ungkap pelatih Aston Villa, Unai Emery, dikutip dari situs resmi klub, Kamis.

Emery menilai Bologna merupakan tim yang bermain kolektif dengan intensitas tinggi. Mereka juga agresif dan tidak takut berduel. Menurut pandangan mantan pelatih Paris Saint-Germain tersebut, Bologna layak dihormati karena memiliki kompetensi taktik yang baik.

Dalam sambungan wawancara, Emery menyoroti jejak gemilang Vincenzo Italiano, pelatih Bologna. Ia pernah membawa Fiorentina ke final Liga Conference dua musim beruntun pada 2022/2023 dan 2023/2024. Selain itu, dengan Bologna yang dibantunya sejak Juni 2024, Italiano meraih gelar juara Coppa Italia 2024/2025 setelah mengalahkan AC Milan 1-0 di babak final.

“Dia mencapai tiga final dalam tiga tahun terakhir. Dia sangat kompetitif,” tambah Emery.

Untuk meredam Bologna, Emery menekankan bahwa Aston Villa harus siap beradaptasi di lapangan. Tim Italia tersebut disiplin dan tidak akan membiarkan lawan mereka nyaman. Pelatih asal Spanyol itu juga mengingatkan bahwa susunan taktik dan posisi akan sulit dibentuk saat menghadapi lawan seperti Bologna.

“Jadi kami mesti menyesuaikan dengan lawan. Apa yang mereka inginkan dari kami. Kami harus bekerja keras untuk pertandingan itu, mengingat kembali bagaimana kami bermain melawan mereka, melihat rekaman lalu mempraktikannya di latihan,” kata Emery.

Emery menegaskan bahwa target utama klub saat ini adalah mengulang keberhasilan prestasi yang pernah dicapai di Eropa pada 1982, ketika Aston Villa memenangkan Piala Eropa (sekarang Liga Champions) 1981/1982. Kali ini, Villa belum pernah menjuarai Liga Europa. Jika mampu meraih gelar musim ini, maka ini akan menjadi pertama sepanjang sejarah klub.

Sebagai pelatih, Emery juga memiliki peluang untuk mengukir sejarah. Ia adalah satu-satunya orang yang berhasil meraih empat trofi Liga Europa, yakni bersama Sevilla (tiga kali) dan Villareal. Namun, ia menegaskan bahwa keinginan utamanya adalah membawa Aston Villa mencapai kesuksesan di Eropa, bukan sekadar mencari rekor pribadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *