Program Terbaru: Menteri LH tekan pemilahan sampah dari hulu dukung PSEL di Kota Jambi
Menteri LH Tekankan Pemilahan Sampah dari Sumber untuk Dukung PSEL di Kota Jambi
Dalam kunjungan kerjanya ke TPA Talang Gulo, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Sabtu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menggarisbawahi pentingnya pengelolaan sampah yang dimulai dari sumber. Ia menegaskan bahwa pendekatan ini menjadi kunci sukses proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang sedang dikembangkan di kota tersebut. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Hanif didampingi oleh Wali Kota Jambi Maulana dan Gubernur Jambi Al Haris.
Sebagai bagian dari inspeksinya, Hanif mengunjungi berbagai fasilitas pengelolaan sampah di TPA Talang Gulo. Ia memberikan apresiasi atas desain dan operasional yang dinilai sebagai salah satu terbaik di Indonesia. Menurutnya, kondisi ini menjadi dasar kuat bagi Pemerintah Kota Jambi dalam menangani masalah sampah, meski tantangan utama tetap terletak pada proses pemilahan dari sumber.
“Proses pemilahan sampah menjadi fondasi utama dalam pengelolaan yang efektif. Jika dilakukan secara baik, sampah bisa bernilai ekonomi, namun ketidaktepatan dalam pemilahan akan memicu masalah dari hulu hingga hilir,” ujarnya.
Menurut Hanif, sistem pengelolaan sampah dari sumber harus diperkuat agar bisa menyelesaikan permasalahan limbah dengan volume sekitar 600 ton per hari. Kota Jambi masuk dalam 33 wilayah prioritas nasional untuk pengembangan PSEL sesuai arahan Presiden. Ia menilai kesiapan lahan di TPA Talang Gulo sudah sangat memadai, sehingga proses lelang proyek dapat segera dimulai.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menjelaskan bahwa Pemkot Jambi melalui program Kampung Bahagia menekankan penguatan pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Masyarakat di tingkat RT turut terlibat untuk memastikan pengelolaan yang lebih baik. Ia juga menargetkan penertiban pembuangan sampah liar, dengan rencana penerapan sanksi tegas sesuai peraturan daerah.
“Kami ingin mengakhiri praktik pembuangan terbuka sebelum 2026. Pembangunan dan operasional PSEL diperkirakan memakan waktu tiga tahun, sehingga perlu percepatan pengelolaan sampah dari sumber,” tambah Maulana.
Gubernur Jambi Al Haris menyambut baik kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan menyatakan Pemprov Jambi siap mendukung peningkatan penanganan sampah, termasuk pembangunan fasilitas PSEL atau Waste to Energy di kawasan Talang Gulo. Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mempercepat proses ini.