Gubernur Sumut dukung enam BUMD meningkatkan kinerja dan kontribusi

2 hours ago  ·  3 min read
By Jennifer Moore - pemandanganindah.com

Pemandanganindah.com – Gubernur Sumut dukung enam BUMD milik pemerintah provinsi agar mampu meningkatkan kinerja operasional, kualitas pelayanan publik, serta kontribusi ekonomi bagi masyarakat Sumatera Utara. Arahan tersebut disampaikan Bobby Nasution dalam acara Semarak Fun Walk bertajuk “Satu Langkah, Satu Kolaborasi” yang diikuti sekitar 4.000 peserta gabungan dari enam badan usaha milik daerah, di halaman Kantor PT Bank Sumut, Sabtu (22/8). Bobby menekankan bahwa setiap entitas daerah memiliki tanggung jawab yang jauh lebih luas dibandingkan unit pelaksana teknis, karena dituntut menjalankan fungsi pelayanan sekaligus orientasi korporasi yang menghasilkan nilai tambah.

Arah Kebijakan dan Target Kinerja BUMD Sumut

Bobby menegaskan bahwa peran BUMD berbeda secara fundamental dari unit pelaksana teknis. Jika UPT hanya menjalankan tugas teknis sesuai tupoksi, maka BUMD dituntut memiliki orientasi korporasi yang lebih luas, termasuk kemampuan menghasilkan nilai tambah ekonomi dan kontribusi fiskal bagi daerah.

“BUMD itu lebih dari UPT. Kalau UPT, pengembangannya sesuai tugas. Kalau BUMD, selain menjalankan tugas pelayanan, juga harus mengarah kepada korporasi,” ujar Bobby.

Dalam konteks tersebut, Gubernur Sumut dukung enam BUMD dengan memberikan arahan konkret: setiap entitas harus memperbaiki kondisi internal, memperkuat tata kelola, dan meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Bobby secara khusus menyoroti PT Bank Sumut (Perseroda) dan menargetkan lembaga keuangan daerah itu naik kelas pada akhir 2027. Ia meminta agar jenjang karier, target bisnis, dan indikator kinerja Bank Sumut terus ditingkatkan secara bertahap.

“Target kita, pada akhir 2027 Bank Sumut bisa naik kelas. Jenjang karier, target, dan kinerja harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Di sisi lain, Bobby juga menyinggung sejumlah BUMD yang dinilai belum optimal dalam menjalankan fungsi maupun memberikan pelayanan bagi masyarakat. Ia mencontohkan Dirga Surya yang hanya memiliki sekitar lima pegawai, serta Aneka Industri dan Jasa (AIJ) yang menghadapi keterbatasan serupa. Sebaliknya, ada entitas dengan aset besar namun minim kemampuan finansial, dan sebaliknya. Jika hingga 2027 perbaikan tidak tercapai, Pemprov Sumut akan menggabungkan BUMD-BUMD tersebut ke dalam satu holding agar sumber daya dan aset dapat dikelola secara terpadu, efisien, dan akuntabel.

“Kalau sampai 2027, pelayanan kepada masyarakat tidak bisa dioptimalkan, tentu harus ada peningkatan. Kalau tidak bisa, kita akan satukan, kita gabungkan dalam holding,” kata Bobby.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Aneka Industri dan Jasa, Swangro Lumban Batu, menjelaskan bahwa fun walk tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini berawal dari komunikasi informal antarpimpinan BUMD yang kemudian berkembang menjadi aksi bersama lintas entitas daerah.

“Ini lahir dari kopi santai. Dari situ lahirlah fun walk kurang lebih 4.000 peserta gabungan enam BUMD di Sumut. Ini bukan seremonial, tetapi kekeluargaan kami sebagai BUMD,” ujar Swangro mewakili enam direktur BUMD Pemprov Sumut.

FAQ: Gubernur Sumut dukung enam BUMD

Apa tujuan utama dukungan Gubernur terhadap enam BUMD? Dukungan tersebut bertujuan mendorong setiap BUMD memperbaiki kinerja, memperkuat tata kelola korporasi, dan meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah serta pelayanan publik. Target utama perbaikan ditetapkan hingga akhir tahun 2027.

Apa yang terjadi jika BUMD tidak mencapai target perbaikan? Pemprov Sumut akan menggabungkan BUMD-BUMD yang belum optimal ke dalam satu holding agar sumber daya, aset, dan kapasitas manajerial dapat dikelola secara terpadu dan efisien, sehingga pelayanan masyarakat tetap terjaga.

Apa latar belakang acara Semarak Fun Walk BUMD Sumut? Kegiatan itu merupakan rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dan berawal dari inisiatif informal antarpimpinan BUMD untuk memperkuat solidaritas internal serta membangun kolaborasi lintas entitas daerah.

Bagaimana posisi PT Bank Sumut dalam kebijakan ini? Bank Sumut menjadi fokus utama arahan Gubernur dengan target naik kelas pada akhir 2027, mencakup peningkatan jenjang karier pegawai, target bisnis, dan indikator kinerja secara menyeluruh.

More from this category