Topics Covered: Menko Pangan bagikan 1.000 paket sembako untuk umat GBI NTT

Menko Pangan bagikan 1.000 paket sembako untuk umat GBI NTT

Topics Covered – Kota Kupang, Jumat—Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menghadiri acara kunjungan kerja di Kota Kupang sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada 1.000 warga dari Gereja Bethel Indonesia (GBI) Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara tersebut juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan pesan tentang Hari Kenaikan Yesus Kristus kepada umat Kristen yang hadir. Dalam kesempatan ini, Menko Pangan tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi komunitas GBI, tetapi juga memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar.

“Hari ini saya ke Kupang untuk bersilahturahmi dengan Gereja Bethel Indonesia sekaligus membagikan paket sembako kepada umat di sini sebagai bentuk dukungan pemerintah,” ujar Menko Pangan.

Menurut Menko Pangan, pembagian paket sembako ini dilakukan secara simbolis. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut mencakup beras dalam kemasan lima kilogram, serta bahan-bahan kebutuhan pokok lainnya. Dalam proses penyaluran, Gereja Bethel Indonesia berperan aktif sebagai pengantar bantuan kepada jemaat di berbagai gereja di Kota Kupang dan sekitarnya. “Kami berupaya agar bantuan ini sampai tepat sasaran kepada keluarga yang membutuhkan,” tambahnya.

Paket Sembako: Penyediaan Bahan Pokok untuk Kebutuhan Masyarakat

Bantuan sembako yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan harian, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan makanan kaleng. Menko Pangan menekankan bahwa distribusi ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok akibat inflasi. “GBI menjadi mitra yang strategis dalam menyebarkan bantuan ini ke keluarga yang paling terpinggirkan,” kata Pdt. Oder Max Sombu, Ketua Badan Pekerja Daerah (BPD) Gereja Bethel Indonesia Provinsi NTT.

“Selama GBI berdiri, ini pertama kalinya kita bisa mendapatkan bantuan dari seorang menteri. Keberadaan Menko Pangan memberikan semangat baru bagi komunitas kita,” ujar Pdt. Oder Max Sombu.

Dalam rangkaian acara, Menko Pangan juga menyempatkan diri memberikan perhatian khusus kepada generasi muda. Ia menyalurkan sejumlah tablet dan tuber (bahan makanan padat) kepada anak-anak yang dipanggil ke depan untuk berdiskusi. “Kami ingin melibatkan anak-anak sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran akan pentingnya pendidikan dan kesehatan,” terang Menko Pangan.

Partisipasi Tokoh Politik dan Pemimpin Gereja

Kunjungan Menko Pangan ke Kota Kupang didampingi oleh sejumlah tokoh politik, termasuk Wakil Ketua Komisi IV DPR RI dan Ketua DPW PAN NTT, Ahmad Yohan. Dalam rombongan tersebut, juga terdapat anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Sigit Purnomo, yang dikenal sebagai musisi Pasha Ungu. Selain itu, Eko Patrio dan Verrell Bramasta turut hadir sebagai bagian dari tim pendamping. Keberadaan mereka menunjukkan komitmen partai PAN untuk mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di wilayah NTT.

Kelancaran Distribusi Bantuan

Pdt. Oder Max Sombu menambahkan bahwa pembagian sembako berjalan lancar karena koordinasi yang baik antara Gereja Bethel Indonesia dan pemerintah. “Distribusi bantuan ini tidak hanya sekadar pemberian, tetapi juga bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat yang kurang mampu. Kami merasa terbantu karena seluruh paket telah diberikan tepat waktu,” ujar dia.

Menko Pangan menjelaskan bahwa seluruh proses distribusi diawasi untuk memastikan tidak ada kesenjangan. “Kami melakukan evaluasi setiap tahap agar bantuan mencapai masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya. Selain itu, ia menekankan bahwa bantuan ini merupakan langkah awal dari program yang lebih luas untuk mendukung kesejahteraan masyarakat NTT.

Kepuasan Masyarakat dan Dukungan Terhadap Inisiatif Pemerintah

Seorang ibu dari GBI Kabupaten Kupang, Anita, mengungkapkan rasa gembiranya atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih kepada pak Menteri dan timnya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Anita. Ia menambahkan bahwa bantuan sembako membantu mengurangi beban ekonomi keluarga yang sedang mengalami kesulitan.

Kebaktian bersama tersebut juga menjadi momen penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat NTT. Dengan hadir di tengah-tengah umat, Menko Pangan menunjukkan komitmen untuk mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. “Kunjungan ini merupakan bentuk respons pemerintah terhadap permintaan dari masyarakat, khususnya mereka yang terdampak ekonomi,” ujarnya.

Harapan untuk Terus Berkembang

Menko Pangan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di masa depan. “Saya yakin, dengan partisipasi Gereja Bethel Indonesia, program bantuan sosial akan lebih efektif dan mencapai tujuannya,” katanya. Pdt. Oder Max Sombu pun menyampaikan harapannya bahwa GBI akan terus menjadi mitra penting dalam berbagai program sosial dan keagamaan.

Dalam kesimpulannya, Menko Pangan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keagamaan. “Kolaborasi ini akan membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya. Ia berharap bantuan sembako menjadi awal dari kegiatan-kegiatan lain yang dapat mendorong peningkatan kualitas hidup umat Kristen di NTT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *