Tim sepak bola muda Indonesia tembus babak 16 besar di Jepang

22 hours ago  ·  3 min read
By Matthew Brown - pemandanganindah.com

Tim Sepak Bola Muda Indonesia Tembus Babak 16 Besar di Jepang

Pemandanganindah.com – Tim sepak bola muda Indonesia berhasil menembus babak 16 besar dalam ajang U12 Junior Soccer World Challenge 2026 yang berlangsung di Chiba, Jepang, pada 21–24 Agustus. Keberhasilan skuat muda Indonesia ini merupakan kelanjutan dari kualifikasi regional, yakni Agung Podomoro Land Cup U12 Junior Soccer World Challenge 2026 South East Asia Qualifier yang telah digelar di Jakarta pada bulan Juni. Sebagai finalis kualifikasi tersebut, Bandung Legend dari Indonesia dan Mazda GB FC dari Laos memperoleh tiket untuk melanjutkan kompetisi di Jepang dan bersaing dengan puluhan tim dari berbagai belahan dunia.

Perjalanan Bandung Legend di Grup A dan Babak 16 Besar

Membawa nama Agung Podomoro Land Indonesia, Bandung Legend tampil impresif di fase grup dengan meraih tiga kemenangan beruntun sebelum melaju ke babak 16 besar. Di Grup A, tim asal Indonesia tersebut bersaing bersama Hokkaido Consadole Sapporo U12 EAST, Ageo Asahi FC, dan Nara Club Junior. Dominasi di fase grup memastikan mereka lolos sebagai salah satu tim terbaik untuk melanjutkan ke babak berikutnya. Namun, langkah mereka terhenti di babak 16 besar setelah menelan kekalahan 0–3 dari Mazda GB FC asal Laos, yang juga merupakan finalis kualifikasi regional.

Format putaran utama menggunakan sistem 11 versus 11 dan mempertemukan 40 tim dari berbagai negara. Selain skuat-skuat Jepang, kompetisi ini juga diikuti akademi dan tim usia muda dari klub-klub ternama dunia, antara lain FC Barcelona Academy Japan Selection, Gamba Osaka Junior, Kashima Antlers Junior, Urawa Red Diamonds Junior, dan Cerezo Osaka U12. Kehadiran akademi-akademi tersebut menjadikan turnamen ini salah satu panggung paling kompetitif bagi pemain berusia 12 tahun di kawasan Asia.

Pesan dari PT Agung Podomoro Land Tbk.

Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Tbk., Bacelius Ruru, menilai pencapaian tim sepak bola muda Indonesia di Jepang sebagai pengalaman kompetitif yang sangat berharga bagi pengembangan karier para pemain. Menurutnya, menembus 16 besar bukan sekadar soal hasil pertandingan, melainkan kesempatan langka bagi anak-anak tersebut untuk merasakan langsung dinamika, tekanan, dan standar kompetisi level dunia.

“Bagi kami, kesempatan bertanding dalam kompetisi yang mempertemukan 40 tim, termasuk sejumlah akademi dan tim usia muda dari klub-klub besar dunia, memberikan pengalaman yang sulit diperoleh hanya melalui latihan di dalam negeri. Para pemain dapat merasakan langsung perbedaan gaya bermain, tempo, intensitas, mentalitas, hingga kultur sepak bola dari berbagai negara,” ujar Ruru dalam keterangan resminya, Jumat.

Ruru menambahkan bahwa perjalanan dari Jakarta hingga Jepang menunjukkan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam membuka akses yang lebih luas bagi talenta muda Indonesia untuk berkompetisi sejak dini di panggung internasional. Ia berharap pengalaman tersebut menumbuhkan kepercayaan diri dan semangat para pemain untuk terus berkembang, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan panjang mereka dalam mengejar mimpi berkarier di dunia sepak bola profesional.

FAQ: U12 Junior Soccer World Challenge 2026

Apakah turnamen ini terbuka untuk semua negara? U12 Junior Soccer World Challenge merupakan ajang bergengsi di Asia yang mempertemukan talenta muda dari berbagai negara, termasuk akademi klub-klub elite dunia. Kualifikasi regional, seperti yang digelar di Jakarta pada Juni, menjadi jalur utama bagi tim-tim dari Asia Tenggara untuk memperoleh tiket ke putaran utama di Jepang.

Siapa saja pemain yang pernah tampil di turnamen ini? Sejumlah pemain yang kini berkarier profesional pernah berkompetisi di ajang tersebut. Di antaranya dua penggawa Barcelona, Lamine Yamal dan Pau Curbarsi, yang baru-baru ini mengantarkan Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026. Turnamen ini juga pernah diikuti akademi dari FC Barcelona, Manchester City, Liverpool, dan Arsenal, sehingga reputasinya sebagai wadah pembinaan usia muda terus menguat dari tahun ke tahun.

Berapa banyak tim yang berpartisipasi di putaran utama? Putaran utama mempertemukan 40 tim dengan format pertandingan 11 versus 11. Peserta mencakup skuat dari Jepang, Asia Tenggara, serta akademi klub-klub besar Eropa dan Asia yang mengirimkan pemain berusia 12 tahun untuk berkompetisi selama empat

More from this category