Berita Penting: Data dan Fakta Terkini Terkait Perang Israel-AS Vs Iran
Data dan Fakta Terkini Terkait Perang Israel-AS Vs Iran
Insiden Serangan Israel dan AS ke Iran
Perang antara Israel dan Amerika Serikat (AS) memasuki tahap baru setelah serangan diluncurkan terhadap Iran pada Sabtu (28/2) waktu Iran. Rudal dari kedua pihak terus menghujam negara tersebut, menyebabkan kenaikan jumlah korban tewas dan kerusakan infrastruktur. Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dikabarkan terlibat dalam serangan di Teheran.
Dalam peristiwa yang terjadi di wilayah selatan Iran, sekolah putri di Minab menjadi korban, dengan 108 orang dilaporkan tewas menurut laporan Kantor Kejaksaan Minab yang dikutip Al Jazeera. Bulan Sabit Merah Iran mengungkapkan setidaknya 201 korban tewas dan 747 orang terluka akibat serangan gabungan Israel dan AS.
Korban di Tel Aviv
Serangan rudal Iran juga mengenai Tel Aviv, Israel, pada hari yang sama. Total 20 orang terluka dan satu korban jiwa tercatat, dengan satu di antaranya dalam kondisi kritis. Menurut Magen David Adom (MDA), layanan darurat Israel, paramedis mengonfirmasi kematian seorang wanita berusia 40-an yang menderita luka parah.
“Paramedis telah mengkonfirmasi kematian seorang wanita berusia 40-an dengan luka parah,” kata MDA.
Dalam pernyataan resmi, MDA juga menyebutkan bahwa mereka berhasil mengevakuasi 20 korban ke rumah sakit, termasuk seorang pria yang kondisinya serius. Perawatan medis langsung diberikan kepada seorang wanita tidak sadarkan diri yang dalam kondisi kritis.
Respon dari Negara-Negara Terkena Serangan
Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan menjadi sasaran serangan balik Iran, terutama Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi. Seorang diplomat mengatakan bahwa puing dari drone Iran sempat membakar hotel mewah di Dubai. Dalam pernyataan, UEA menyebutkan 137 rudal dan 209 drone yang ditembakkan ke wilayahnya telah dihancurkan atau dicegat.
“Kementerian menyatakan bahwa pihaknya berada dalam keadaan siaga tinggi dan siap menghadapi ancaman apa pun,” kata kementerian dalam pernyataan dilansir AFP.
Bandara Dubai juga terkena serangan rudal, dengan 4 anggota staf terluka. Ruang tunggu mengalami kerusakan ringan, tetapi peristiwa itu ditangani cepat. Wilayah Doha, Qatar, juga menjadi sasaran rudal Iran pada malam hari yang sama, dengan 8 orang terluka termasuk satu dalam kondisi kritis.