UNIFIL: Konflik Israel-Hizbullah bahayakan pasukan penjaga perdamaian

UNIFIL: Konflik Israel-Hizbullah Mengancam Keselamatan Pasukan Perdamaian

Istanbul menjadi tempat pernyataan resmi dari pasukan PBB sementara Lebanon, UNIFIL, yang mengingatkan bahwa pertempuran antara Israel dan Hizbullah berpotensi membahayakan operasi pasukan penjaga perdamaian di wilayah selatan Lebanon. Situasi ini semakin kritis karena terjadi secara terus-menerus, menurut juru bicara UNIFIL, Kandice Ardiel.

Ardiel menyampaikan kekhawatiran terhadap serangan yang dilakukan oleh tentara Israel dan pejuang Hizbullah, yang terus-menerus menembakkan proyektil serta peluru ke atau di dekat posisi misi PBB. Pernyataan ini disampaikan Minggu (5/4), di mana ia menyoroti adanya korban dan cedera yang terjadi akibat insiden tersebut.

“Aksi-aksi ini membahayakan pasukan penjaga perdamaian,” ujar Ardiel, yang menambahkan bahwa kedua belah pihak juga melakukan serangan dari dekat area tempat pasukan PBB berada, berpotensi memicu tembakan balasan.

Menurut Ardiel, ancaman terhadap posisi UNIFIL terjadi karena adanya kombatan yang berada di dekat wilayah kerja dan tinggal pasukan penjaga perdamaian. Ia menegaskan bahwa semua negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan keamanan personel PBB serta menghormati kekebalan wilayah mereka.

UNIFIL mengajak semua pihak untuk “meletakkan senjata dan bekerja menuju gencatan senjata,” karena militer tidak bisa menyelesaikan konflik ini. Misi tersebut memperingatkan bahwa pertempuran yang terus berlangsung hanya akan meningkatkan jumlah korban jiwa dan kerusakan.

Perang di Lebanon selatan dimulai setelah serangan lintas batas oleh Hizbullah pada 2 Maret, meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak November 2024. Sejak awal Maret, pejuang Hizbullah meluncurkan serangkaian roket ke Israel sebagai reaksi terhadap serangan terus-menerus dari Israel, serta pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam operasi udara gabungan AS-Israel pada 28 Februari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *