Perang AS-Israel Vs Iran – Dubes RI: Opsi Keluar Qatar Belum Terjamin Keamanannya
Perang AS-Israel Vs Iran, Dubes RI: Opsi Keluar Qatar Belum Terjamin Keamanannya
Jakarta, IDN Times – Duta Besar Indonesia di Doha, Syahda Guruh Langkah Samudera, memberikan pernyataan terkait kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Qatar akibat pembatasan ruang udara yang terjadi seiring perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ia menyebutkan, hingga saat ini, opsi untuk meninggalkan Qatar, termasuk melalui jalur darat, masih memerlukan evaluasi lebih lanjut, meskipun bisa dipertimbangkan.
Menurut Syahda, situasi kawasan tetap tidak stabil karena adanya aktivitas keamanan yang berdampak pada Qatar. “Kami memahami bahwa kekhawatiran bagi WNI di Qatar semakin meningkat akibat kondisi tersebut, namun hal ini adalah hal yang wajar, terutama ketika melibatkan keselamatan diri dan keluarga,” ujarnya dalam video keterangan, Rabu (4/3/2026).
“Beberapa negara atau perusahaan telah menyarankan warga negaranya atau staf untuk melakukan evakuasi mandiri menggunakan transportasi komersial. Namun, karena ruang udara dan layanan penerbangan masih tertutup, opsi ini terbatas,”
Syahda menegaskan, meskipun situasi tidak tenang, infrastruktur seperti listrik, air, dan internet di Qatar tetap beroperasi normal. Kebutuhan sehari-hari juga masih dapat diakses berkat perlindungan yang diberikan oleh pemerintah Qatar melalui instruksi shelter in place.
Lebih lanjut, KBRI Doha melakukan penilaian keadaan secara harian berdasarkan informasi dari otoritas setempat, perkembangan di lapangan, serta koordinasi dengan pihak lain. Tujuannya adalah memberikan alternatif yang terukur kepada WNI guna menghadapi kondisi ini secara bersama.
Dubes RI juga mengimbau warga negara Indonesia di Qatar untuk mematuhi imbauan otoritas lokal, menyiapkan kebutuhan dasar, serta tas darurat berisi dokumen penting, obat-obatan, dan barang esensial. Selain itu, diingatkan agar selalu menjaga komunikasi, mengikuti informasi resmi dari KBRI, dan tidak menyebarkan berita belum terverifikasi.
Sebagai penutup, Syahda meminta WNI tetap tenang, disiplin, serta saling mendukung. “KBRI Doha siap berada di samping bapak, ibu, saudara, dan saudari WNI di Qatar. Silakan hubungi hotline KBRI 24 jam atau media sosial kami apabila dibutuhkan,”