KPK panggil lima saksi kasus Bea Cukai di Bali

1 day ago  ·  4 min read
By Jennifer Moore - pemandanganindah.com
khrisna-edit-1787901276-bd20a4fbcd

Penyelidikan Korupsi Bea Cukai Meluas: KPK Periksa Lima Saksi Swasta di Bali

Pemandanganindah.com – Langkah-langkah penegakan hukum terhadap dugaan praktik suap di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus diperluas. Setelah menetapkan delapan tersangka dan menahan sejumlah pejabat serta pelaku usaha, Komisi Pemberantasan Korupsi kini memindahkan fokus pemeriksaan ke Pulau Dewata. Lima orang dari kalangan swasta dijadwalkan memberikan keterangan di lokasi yang dipilih secara strategis: Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Pemilihan tempat ini mempertimbangkan aksesibilitas para saksi yang berkegiatan di kawasan pelabuhan udara utama Bali.

“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi di Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat.

Lima Nama dari Sektor Swasta

Para saksi yang dipanggil kali ini seluruhnya berasal dari pihak swasta. Mereka diidentifikasi dengan inisial ANS, SRP, KTS, WYS, dan EKW. Keterlibatan mereka dalam perkara ini berkaitan dengan alur penerimaan uang yang diduga dilakukan oleh oknum di lingkungan Bea Cukai dari perusahaan pelayaran kargo, PT Blueray Cargo. Pemeriksaan terhadap pihak swasta ini menjadi bagian penting dari upaya KPK mengurai jaringan transaksi yang menghubungkan pejabat negara dengan pelaku usaha di sektor logistik impor.

Bea dan Cukai merupakan otoritas yang mengelola pemungutan bea masuk, cukai, serta pajak perdagangan luar negeri di seluruh pelabuhan Indonesia. Posisi strategis ini menjadikan lembaga tersebut rawan terhadap praktik pemerasan atau penerimaan fee tidak resmi dari importir dan ekspedisi kargo. Kasus yang sedang ditangani KPK ini menyentuh inti persoalan tersebut: bagaimana uang dari perusahaan kargo mengalir ke tangan pejabat yang seharusnya mengawasi proses kepabeanan.

Kronologi Pemeriksaan Terbaru

Sebelum pemanggilan lima saksi di Bali, KPK telah melakukan serangkaian pemeriksaan intensif dalam kurun waktu singkat. Pada Senin, 24 Agustus 2026, dua aparatur sipil negara Bea Cukai berinisial HDC dan HLD diperiksa sebagai saksi. Keduanya diminta menjelaskan pengetahuan mereka mengenai dugaan penerimaan uang oleh pihak di Bea Cukai dari PT Blueray Cargo. Keterangan mereka menjadi bahan untuk memetakan siapa saja yang mengetahui atau terlibat dalam transaksi tersebut.

Dua hari kemudian, Rabu, 26 Agustus 2026, KPK memeriksa Gatot Heroe Hernanda, Kepala Kantor Bea Cukai Kediri, yang telah berstatus tersangka. Setelah pemeriksaan selesai, KPK langsung melakukan penahanan terhadap pejabat yang menjabat Kepala Subdirektorat Penindakan Bea Cukai untuk periode Juni 2023 hingga Februari 2026 itu. Penahanan ini menandai eskalasi proses hukum dari tahap penyidikan menuju persiapan persidangan.

Keesokan harinya, Kamis, 27 Agustus 2026, KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap dua terpidana dalam perkara Bea Cukai, yakni John Field dan Andri. Keduanya merupakan pemilik dan ketua tim dokumentasi impor di PT Blueray Cargo. Pemeriksaan terhadap pihak yang telah divonis dalam perkara terkait menunjukkan bahwa KPK sedang membangun narasi hukum yang lebih luas dari sekadar satu transaksi suap.

Akar Kasus: Operasi Tangkap Tangan Februari 2026

Perkara ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di lingkungan Bea Cukai pada Februari 2026. OTT adalah mekanisme penangkapan langsung terhadap pelaku yang sedang melakukan atau menerima suap, sehingga bukti permulaan diperoleh secara langsung di lokasi kejadian. Dari operasi tersebut, KPK menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka dan membuka pintu penyidikan yang lebih dalam.

Pada 21 Juli 2026, KPK mengumumkan pengembangan perkara melalui penerbitan dua surat perintah penyidikan baru. Langkah ini berarti bahwa penyidik menemukan fakta-fakta tambahan yang memerlukan ruang hukum lebih luas untuk ditelusuri, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak-pihak di luar lingkaran awal OTT. Hingga 26 Agustus 2026, total delapan orang telah resmi berstatus tersangka dalam perkara tersebut.

Daftar Tersangka

Berikut nama-nama yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi Bea Cukai:

1. Rizal — Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat 2. Sisprian Subiaksono — Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai 3. Orlando Hamonangan — Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai 4. John Field — Pemilik Blueray Cargo 5. Dedy Kurniawan — Manajer Operasional Blueray Cargo 6. Andri — Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo 7. Budiman Bayu Prasojo — Kepala Seksi Intelijen Cukai Bea Cukai 8. Gatot Heroe Hernanda — Kepala Kantor Bea Cukai Kediri

Implikasi dan Arah Selanjutnya

Komposisi tersangka yang mencakup pejabat dari berbagai tingkatan struktural Bea Cukai — mulai dari kepala kantor wilayah hingga kepala seksi — mengindikasikan bahwa praktik yang diselidiki bukan sekadar tindakan individual, melainkan berpotensi merupakan pola sistemik di dalam lembaga. Keterlibatan pihak swasta dari PT Blueray Cargo di sisi lain menunjukkan adanya hubungan bisnis yang menjadi medium aliran dana.

Pemanggilan lima saksi swasta di Bali pada tahap ini menjadi sinyal bahwa penyidik sedang melengkapi rantai bukti dari sisi penerima maupun pemberi. Keterangan mereka berpotensi mengonfirmasi atau membantah narasi yang telah dibangun dari keterangan para tersangka dan saksi aparatur negara. Dengan demikian, fase pemeriksaan di Bali ini merupakan titik krusial sebelum KPK menyusun dakwaan dan menyerahkan berkas ke pengadilan. Proses hukum yang sedang berjalan ini diharapkan memberikan efek jera sekaligus mendorong reformasi tata kelola di sektor kepabeanan agar celah penerimaan fee tidak resmi dapat ditutup secara struktural.

Frequently Asked Questions

What is KPK panggil lima saksi kasus Bea Cukai?

KPK panggil lima saksi kasus Bea Cukai is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does KPK panggil lima saksi kasus Bea Cukai matter?

KPK panggil lima saksi kasus Bea Cukai matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category