Official Announcement: KAI Purwokerto batalkan sejumlah perjalanan KA akibat insiden Bekasi
KAI Purwokerto Batalkan Beberapa Rute KA Akibat Gangguan di Bekasi
Official Announcement – Wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 (Daop 5) Purwokerto kembali mengalami perubahan jadwal perjalanan kereta api. Penyesuaian ini dilakukan sebagai respons terhadap insiden yang terjadi di Bekasi Timur, Jawa Barat, yang hingga saat ini masih dalam proses evakuasi. Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengungkapkan bahwa pembatalan beberapa rute kereta api diperlukan untuk memastikan keselamatan penumpang dan mengurangi risiko gangguan operasional. KAI berkomitmen menjaga kualitas pelayanan meski harus melakukan penyesuaian secara sementara.
Pembatalan Perjalanan KA sebagai Upaya Keamanan
Menurut As’ad, keputusan pembatalan diperlukan karena kejadian di Bekasi mengganggu jalur yang berdampak pada perjalanan KA di wilayahnya. “Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, terutama kepada penumpang yang terkena dampak,” ujarnya. Selain itu, ia menyebutkan bahwa pihak KAI telah mengirimkan pemberitahuan secara langsung melalui SMS dan WhatsApp kepada pelanggan yang terkena pembatalan. Proses evakuasi insiden tersebut dimulai sejak Senin (27/4) hingga Selasa (28/4), dengan upaya terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan jalur. Selama dua hari tersebut, pihak KAI memantau situasi dan mengkoordinasikan respons dengan tim terkait.
“KAI memastikan pelanggan yang terdampak akan mendapatkan layanan sesuai aturan yang berlaku, termasuk pengembalian biaya tiket sebesar 100 persen di luar biaya pesan untuk perjalanan yang dibatalkan oleh KAI,”
Menurut As’ad, pengembalian dana tiket bisa dilakukan melalui beberapa saluran. Pelanggan dapat mengajukan refund di loket stasiun Purwokerto, Kroya, Cilacap, dan Kutoarjo. Selain itu, layanan ini juga tersedia di Contact Center KAI121 yang dapat dihubungi melalui nomor 021-121. Aplikasi Access by KAI juga menjadi alternatif, terutama melalui fitur VoIP yang mendukung proses pembatalan secara digital. Batas waktu untuk pengajuan pengembalian dana maksimal tujuh hari sejak tanggal keberangkatan yang tertera pada tiket.
Rincian Pembatalan KA di Daop 5 Purwokerto
Berdasarkan data yang dihimpun hingga pukul 08.00 WIB, beberapa rute kereta api yang melintasi wilayah Daop 5 Purwokerto dibatalkan pada 27 April 2026. Rute yang terkena antara lain KA Mataram dengan relasi Pasarsenen-Solo Balapan, KA Singasari dari Pasarsenen ke Blitar, KA Manahan dari Gambir ke Solo Balapan, serta KA Progo dari Pasarsenen ke Lempuyangan. Pada hari berikutnya, Selasa (28/4), pembatalan meliputi KA Purwojaya relasi Cilacap-Gambir dan sebaliknya, KA Madiun Jaya dari Madiun ke Pasarsenen, KA Mataram relasi Solo Balapan-Pasarsenen, KA Singasari relasi Blitar-Pasarsenen, KA Manahan relasi Solo Balapan-Gambir, dan KA Progo relasi Lempuyangan-Pasarsenen.
As’ad menambahkan bahwa kejadian di Bekasi mengganggu perjalanan KA yang melintasi daerah operasional Purwokerto. Meski begitu, pihak KAI berupaya meminimalkan dampak melalui pengaturan jadwal yang lebih fleksibel. Ia juga menjelaskan bahwa pemulihan operasional terus dijalan, dengan target jalur kembali normal dalam waktu dekat. “Kami akan terus memberikan pembaruan terkait progres penanganan insiden dan ketersediaan perjalanan KA,” tegasnya.
Penyesuaian Jadwal dan Keselamatan Penumpang
Insiden di Bekasi berdampak signifikan pada beberapa KA yang melewati jalur tersebut. Dalam pernyataannya, As’ad menyebutkan bahwa KAI memprioritaskan keamanan penumpang dan menghindari risiko kecelakaan tambahan. Dengan menunda beberapa rute, operasional KA dapat diatur lebih baik sambil menunggu perbaikan pada jalur yang rusak. Menurutnya, proses evakuasi membutuhkan waktu untuk memastikan tidak ada bagian rangkaian kereta yang tersisa terjebak di lokasi kejadian.
As’ad menegaskan bahwa kejadian ini menunjukkan komitmen KAI untuk menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan. Ia menyampaikan bahwa tim teknis terus berupaya memperbaiki infrastruktur dan mengkoordinasikan operasional dengan pihak terkait, termasuk pihak kepolisian dan pemerintah setempat. “Kami berharap keselamatan semua penumpang bisa dipastikan sebelum operasional kembali normal,” katanya.
Langkah KAI untuk Mengurangi Dampak Insiden
Sebagai bagian dari penyesuaian, KAI juga membuka saluran komunikasi tambahan untuk memberikan informasi terkini. Selain Contact Center 121, penumpang dapat mengakses data melalui media sosial resmi KAI. “Layanan ini dirancang agar pelanggan bisa memantau perubahan jadwal secara real-time,” jelas As’ad. Ia menekankan bahwa KAI berusaha menyeimbangkan kebutuhan operasional dan kenyamanan pelanggan. Dengan membatalkan beberapa perjalanan, penumpang diberi waktu untuk mengubah rencana perjalanan atau mengambil keputusan berdasarkan informasi yang akurat.
Menurut data yang diungkapkan, total jumlah penumpang yang terdampak mencapai ratusan. Pihak KAI mengimbau para pelanggan untuk segera memeriksa tiket mereka dan mengajukan refund melalui saluran yang telah ditentukan. “Saat ini, layanan pembatalan sedang berjalan di semua stasiun yang terhubung,” ujarnya. As’ad juga mengingatkan bahwa pengembalian biaya tiket dilakukan secara penuh, kecuali biaya pesan yang tercantum dalam tiket. Hal ini berlaku untuk semua jenis KA yang dibatalkan akibat insiden tersebut.
Proses Evakuasi dan Pemulihan Operasional
Evakuasi di Bekasi Timur membutuhkan kolaborasi antara KAI dan instansi terkait. Tim penyelamatan yang diterjunkan melakukan pengecekan terhadap keadaan jalur dan rangkaian kereta. Selama dua hari terakhir, seluruh personel KAI bekerja ekstra untuk memastikan tidak ada penumpang yang terlantar. “Setiap KA yang terkena pembatalan akan diinformasikan secara detail melalui saluran komunikasi yang terpercaya,” tambah As’ad.
KAI juga mengapresiasi respons cepat dari masyarakat yang mengakses informasi melalui media sosial dan Contact Center 121. Dengan adanya update yang terus diberikan, penumpang dapat menyesuaikan rencana perjalanan mereka. As’ad menegaskan bahwa tim operasional KAI telah melakukan evaluasi terhadap jalur yang terkena dampak, serta menyiapkan rencana aksi untuk memulihkan layanan dalam waktu dekat.
Perusahaan juga mengingatkan bahwa penump