Gubernur NTB bangga putra daerah jadi komisaris MGPA Mandalika

Gubernur NTB Tampil Bangga atas Pengangkatan Putra Lokal sebagai Komisaris MGPA Mandalika

Gubernur NTB bangga putra daerah jadi – Mataram, Minggu – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan rasa bangganya terhadap salah satu warga daerah, Sabolah Al Kalamby, yang dipilih sebagai anggota komisaris PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Iqbal menyoroti penunjukan ini sebagai bentuk pengakuan terhadap potensi pemuda Lombok Tengah dalam berkontribusi pada pengembangan infrastruktur dan ekonomi kawasan. Sabolah, yang tinggal di wilayah Mandalika, menjadi bagian dari tim manajemen yang mengelola Pertamina Sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Pengangkatan sebagai Komisaris Menjadi Langkah Strategis

Penetapan Sabolah sebagai komisaris MGPA dianggap sebagai langkah penting dalam memastikan keberlanjutan proyek sirkuit tersebut. Gubernur Iqbal menegaskan bahwa individu lokal diharapkan mampu menjadi jembatan antara pengelola sirkuit dengan masyarakat sekitar. “Putra daerah seperti Sabolah adalah representasi kekuatan lokal yang bisa menjadi penghubung antara pihak pengelola dan warga setempat,” katanya.

“Saya mengucapkan selamat dan ikut bangga salah satu anak muda terbaik di Lombok Tengah diberi kepercayaan duduk di manajemen pengelola Sirkuit Mandalika,” ujar Iqbal kepada media di Mataram, Minggu.

Pengangkatan Sabolah dianggap sebagai penghargaan atas keterlibatannya dalam berbagai program pembangunan daerah. Sebagai pemuda yang tumbuh besar di kawasan Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Iqbal yakin Sabolah mampu memberikan wawasan lokal yang mendalam. “Sabolah memiliki kepedulian terhadap kehidupan masyarakat sekitar, sehingga bisa memperkuat hubungan antara MGPA dan warga,” tambahnya.

Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika telah menjadi fokus pengembangan industri pariwisata dan olahraga sejak dibangun beberapa tahun lalu. Sirkuit Pertamina Mandalika, sebagai bagian dari proyek ini, diharapkan menjadi pusat aktivitas internasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar. Sabolah dianggap memiliki kemampuan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam menjalankan manajemen sirkuit tersebut.

Iqbal juga menyoroti peran kecil dan besar yang dimainkan oleh komisaris lokal dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kesejahteraan warga. “Putra daerah seperti Sabolah bukan hanya menjadi bagian dari tim manajemen, tapi juga menjadi teladan bagi generasi muda lainnya,” katanya. Ia menekankan pentingnya partisipasi warga dalam proyek-proyek besar yang berdampak langsung pada wilayah mereka.

Pengalaman dan Kontribusi Sabolah Al Kalamby

Sabolah Al Kalamby, yang tercatat sebagai warga Kecamatan Mandalika, dikenal memiliki latar belakang yang kuat di bidang sosial dan ekonomi lokal. Sebelum menjabat sebagai komisaris MGPA, ia pernah aktif dalam berbagai kegiatan kependudukan dan pendidikan di daerahnya. Menurut sumber di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sabolah dianggap mampu menyatukan kepentingan pengelola sirkuit dengan kebutuhan masyarakat sekitar.

Iqbal menambahkan bahwa keberadaan Sabolah di MGPA bukan hanya memperkuat kredibilitas proyek, tapi juga memberikan harapan bagi pemuda Lombok Tengah yang ingin berkontribusi dalam sektor ekonomi kreatif. “Sirkuit Mandalika adalah salah satu dari banyak proyek yang diharapkan mendorong perekonomian daerah. Dengan adanya warga lokal di posisi strategis, kita bisa memastikan keberlanjutan proyek ini,” jelasnya.

Kebanggaan gubernur juga terkait dengan kontribusi Sabolah dalam membangun citra KEK Mandalika sebagai destinasi yang ramah dan berkembang. Ia berharap keberadaan Sabolah bisa meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap proyek tersebut. “Dengan memiliki komisaris lokal, masyarakat lebih mudah merasakan bahwa proyek ini bukan hanya milik pemerintah atau investor, tapi juga milik mereka,” ujar Iqbal.

Menurut informasi dari ITDC, perusahaan yang mengangkat Sabolah sebagai komisaris, penunjukan ini bertujuan untuk memperkaya dinamika pengelolaan proyek. Sabolah diharapkan bisa menjadi penghubung antara MGPA dengan masyarakat sekitar, terutama dalam hal komunikasi dan partisipasi aktif. “Kita membutuhkan seseorang yang paham kondisi lokal, termasuk tantangan dan peluang yang ada,” kata seorang perwakilan ITDC.

Kehadiran Sabolah juga dianggap sebagai tanda keberhasilan program pemerintah daerah dalam membangun kader pemuda yang kompeten. Iqbal menyoroti bahwa penunjukan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan proyek. “Kita ingin masyarakat merasa terlibat langsung dalam pengelolaan KEK Mandalika. Dengan adanya warga lokal di posisi strategis, kita bisa menciptakan ruang dialog yang lebih terbuka,” ujarnya.

Pembangunan KEK Mandalika dianggap sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah NTB. Sirkuit Pertamina Mandalika, dengan luas mencapai 188 hektare, diharapkan menjadi salah satu ikon kawasan tersebut. Iqbal menyatakan bahwa penunjukan Sabolah sebagai komisaris adalah langkah nyata dalam menjadikan Mandalika sebagai pusat pariwisata dan olahraga yang mampu memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penulis: …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *