Key Strategy: Transaksi Jakarta Great Sale 2026 ditargetkan capai Rp16 triliun
Key Strategy: Jakarta Great Sale 2026 Target Rp16 Triliun
Key Strategy menjadi inti dalam menggerakkan transaksi ritel selama Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD DKI Jakarta menetapkan target transaksi sebesar Rp16 triliun, yang meningkat dari tahun lalu sekitar Rp15,5 triliun. Acara ini akan berlangsung mulai 10 Juni hingga 22 Juli 2026, dengan kehadiran ribuan outlet ritel dari 104 pusat perbelanjaan anggota APPBI. Plt Ketua FJGS 2026, Ellen Hidayat, menegaskan key strategy yang diusung bertujuan memperkuat daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Tema dan Tujuan Jakarta Great Sale 2026
FJGS 2026 mengusung tema “Jakarta Belanja Penuh Cerita” sebagai bagian dari perayaan 5 abad kota Jakarta. Key strategy ini dirancang untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menciptakan momentum belanja yang dinamis. Selain itu, acara ini juga menjadi platform kolaborasi antara pusat perbelanjaan, UMKM, perbankan, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Thomas Wahyudi, SEVP Digital Business BTN, mengatakan key strategy yang diusung FJGS membantu membangun ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.
“FJGS menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha, pusat perbelanjaan, perbankan, dan pemerintah daerah dalam membangun perputaran ekonomi yang sehat dan berkelanjutan,” kata Thomas Wahyudi.
Program Unggulan untuk Meningkatkan Partisipasi
Dalam key strategy FJGS 2026, berbagai program menarik telah disiapkan untuk memacu minat belanja. Diskon hingga 70 persen, promosi All Day Sale, Midnight Sale, dan hadiah mobil listrik AION V Exclusive melalui aplikasi E-Shoppercard menjadi daya tarik utama. Ellen Hidayat menyebutkan bahwa key strategy ini dirancang agar masyarakat lebih antusias mengikuti acara. Hadiah perhiasan emas dan berlian senilai Rp50 juta, serta voucher belanja total Rp150 juta, juga menjadi insentif tambahan.
FJGS 2026 tidak hanya fokus pada transaksi ritel, tetapi juga memperkuat budaya lokal dengan kegiatan ekonomi dan sosial. Ellen menekankan bahwa key strategy ini melibatkan perayaan 5 abad Jakarta sebagai sarana membangkitkan kebanggaan terhadap warisan Betawi. Kemitraan dengan BTN, sebagai bank partner utama, diharapkan memperkuat partisipasi digital dalam memacu transaksi yang lebih besar.
“FJGS menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha, pusat perbelanjaan, perbankan, dan pemerintah daerah dalam membangun perputaran ekonomi yang sehat dan berkelanjutan,” kata Thomas Wahyudi.
Persiapan FJGS 2026 telah dimulai sebelum pembukaan resmi. Salah satu kegiatan pra-acara adalah Fun Tournament Badminton antar pusat perbelanjaan, diadakan pada 2–3 Juni 2026 di Main Atrium Emporium Pluit Mall. Acara ini tidak hanya mempererat hubungan antar pelaku usaha, tetapi juga mengaktifkan key strategy dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat. Pembukaan FJGS akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Rabu, 10 Juni 2026, di Central Park Mall 2.
Key strategy FJGS 2026 juga mencakup program sosial dan budaya, seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pameran UMKM binaan Pemprov DKI. Kegiatan ini bertujuan memperluas dampak acara secara keseluruhan. Di Bundaran Hotel Indonesia (HI), pawai defile akan diadakan sebagai bagian dari perayaan 5 abad Jakarta, menegaskan peran key strategy dalam mengangkat identitas kota sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).