Latest Program: Dirut PNM tegaskan perkuat UMKM berbasis pemberdayaan ekonomi
Dirut PNM Tegaskan Perkuat UMKM Berbasis Pemberdayaan Ekonomi
Latest Program – Jakarta, Selasa – Dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-27 Permodalan Nasional Madani (PNM), Direktur Utama perusahaan tersebut, Kindaris, memberikan pernyataan penting terkait komitmen pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menekankan bahwa PNM akan terus berupaya memperkuat sektor UMKM melalui pendekatan pemberdayaan ekonomi, dengan tujuan memberikan akses pembiayaan dan pendampingan yang lebih luas kepada masyarakat. “Tantangan ke depan bagi PNM jelas semakin kompleks, namun dengan tekad yang kuat dan kolaborasi yang berkelanjutan, kita yakin mampu menciptakan solusi yang memberikan manfaat lebih besar,” jelas Kindaris dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.
Peringatan HUT ke-27 PNM dengan Tema Pancasila
Perayaan tahunan ini diadakan secara serentak di berbagai lokasi, diawali dengan upacara yang dihadiri lebih dari 2.700 karyawan PNM. Acara berlangsung di GOR Soemantri, Jakarta, dan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Kindaris menyoroti bahwa momen ini menjadi pengingat bagi seluruh tim PNM untuk terus menjalankan peran perusahaan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi rakyat. “Perusahaan tidak pernah lepas dari nilai-nilai kebangsaan yang menjadi dasar dalam memberikan layanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Komitmen PNM dalam Menjaga Keberlanjutan
Sebagai wujud dari komitmen tersebut, PNM menekankan pentingnya menerapkan prinsip keadilan sosial dalam setiap program yang dijalankan. Langkah ini bertujuan memastikan semua kelompok masyarakat memiliki kesempatan yang sama, termasuk yang berada di pelosok negeri. “Kita harus menjaga agar tidak ada lapisan masyarakat yang merasa tertinggal dalam proses pembangunan,” papar Kindaris. Ia juga mengingatkan bahwa pemberdayaan ekonomi bukan sekadar kegiatan jangka pendek, tetapi merupakan proses yang membutuhkan keberlanjutan dan kesabaran agar hasilnya bisa dirasakan secara menyeluruh.
“Dari akar yang kuat akan tumbuh manfaat yang luas. Dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama akan lahir perubahan besar bagi masyarakat, lingkungan, dan masa depan Indonesia,” ujar Kindaris.
Dalam rangka memperkuat komitmen ini, PNM telah mengadakan berbagai inisiatif serentak di 58 wilayah di seluruh Indonesia. Salah satu tindakan nyata adalah menanam 27.000 pohon untuk menghijaukan lingkungan dan menjaga keseimbangan alam. Langkah tersebut tidak hanya menunjukkan perhatian terhadap keberlanjutan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari filosofi perusahaan dalam menumbuhkan kesejahteraan bersama. “Kita ingin menanamkan kesadaran bahwa setiap usaha harus diiringi kepedulian terhadap masa depan,” kata Kindaris.
Transformasi PNM dengan Perubahan Kepemilikan Saham
Komitmen PNM untuk pemberdayaan ekonomi semakin diperkuat setelah terjadi perubahan kepemilikan Saham Seri A Dwiwarna. Perubahan ini mengembalikan status PNM sebagai perusahaan persero, memberikan energi baru untuk melanjutkan transformasi yang lebih berdampak. “Kepemilikan saham ini adalah bagian dari upaya untuk menjaga keberlanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas,” lanjutnya. PNM meyakini bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui pemberdayaan ekonomi, tetapi juga melalui tanggung jawab terhadap lingkungan dan keadilan sosial.
Momen HUT sebagai Kesempatan Berkelanjutan
Kindaris menegaskan bahwa momentum ulang tahun ke-27 menjadi kesempatan untuk merenungkan bagaimana PNM dapat menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan. “Rasa syukur atas perjalanan perusahaan diwujudkan dalam bentuk aksi nyata yang memberikan manfaat kepada generasi saat ini dan mendatang,” katanya. PNM juga ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan tidak hanya menghasilkan manfaat jangka pendek, tetapi juga berdampak pada penguatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan.
“Semangat tersebut sejalan dengan tugas dan peran PNM dalam mendampingi jutaan masyarakat prasejahtera,” ujar Kindaris.
PNM memandang bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah proses yang memerlukan kesabaran dan komitmen jangka panjang. “Kita tidak bisa mengharapkan hasil instan, tetapi harus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam setiap tindakan,” imbuhnya. Perusahaan ini juga menekankan pentingnya menjaga persatuan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengembangkan usaha mereka. Dengan filosofi “bersama di setiap langkah, menemani di setiap perjalanan,” PNM berupaya memastikan bahwa kegiatan usaha selalu berorientasi pada manfaat yang mengakar dan berkelanjutan.
Peran Pancasila dalam Transformasi PNM
Kindaris mengajak seluruh insan PNM untuk menghidupkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap aktivitas. “Nilai-nilai ini adalah fondasi dalam mewujudkan perdamaian dunia dan persatuan bangsa,” katanya. Ia juga menyoroti bahwa perusahaan tidak hanya berperan dalam perekonomian, tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai sosial dan budaya. “PNM adalah bagian dari kehidupan masyarakat, dan setiap langkah kami harus menjunjung prinsip keadilan dan kebersamaan,” tambahnya.
Dalam konteks ini, PNM berkomitmen untuk melibatkan masyarakat prasejahtera dalam setiap tahap pengembangan. “Kami percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama,” ujar Kindaris. Momen HUT ke-27 menjadi penegasan bahwa PNM akan terus bergerak maju, baik melalui pendanaan maupun pendampingan yang menyeluruh. “Kita harus menjaga agar setiap aksi memiliki dampak yang berkelanjutan,” lanjutnya.
Komitmen untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Kebijakan pemberdayaan ekonomi yang dijalankan PNM berupaya menciptakan kesempatan yang setara, sehingga tidak ada masyarakat yang terabaikan. “Kami ingin memberikan kekuatan bagi usaha kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia,” kata Kindaris. Dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, PNM berharap dapat menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam perjalanan pengembangan ekonomi masyarakat. “Setiap langkah yang kami ambil adalah ikhtiar untuk menumbuhkan harapan,” tambahnya.
Dalam perayaan ini, Kindaris juga menyampaikan bahwa PNM akan terus berupaya memperluas akses pembiayaan dan pendampingan. “Kami ingin memastikan bahwa usaha kecil dan menengah memiliki peluang yang sama untuk berkembang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa nilai-nilai kebangsaan harus terus dijaga dalam setiap kegiatan, baik itu dalam hal kebijakan maupun pelayanan kepada masyarakat.
Peluang Baru untuk Pemberdayaan Ekonomi
Dengan adanya perubahan kepemilikan saham, PNM memiliki kekuatan lebih untuk berinovasi dalam pendekatan pemberdayaan. “Kita bisa bergerak lebih cepat dan lebih efektif dalam menciptakan solusi yang berdampak,” kata Kindaris. Perusahaan ini berharap bahwa filosofi yang diusung akan menjadi panduan dalam menjalankan tugas utamanya, yaitu mendukung ekonomi masyarakat. “Dengan kepedulian terhadap lingkungan dan keadilan sosial, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa pemberdayaan bukan sekadar meningkatkan keuntungan, tetapi juga keberlanjutan,” pungkasnya.