Meeting Results: RUPST Kimia Farma setujui angkat komisaris baru

RUPST Kimia Farma Setujui Pengangkatan Komisaris Baru

Meeting Results – Jakarta – PT Kimia Farma (Persero) Tbk, perusahaan farmasi milik negara, mengumumkan keputusan strategis dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menyetujui penambahan satu anggota baru dalam dewan komisaris. Nama yang disepakati adalah Bonanza Perwira Taihitu. Dalam kesempatan ini, para pemegang saham juga memutuskan untuk mengakhiri jabatan Jasmine Karsono sebagai Direktur Portofolio, Produk, dan Layanan. Keputusan ini diharapkan dapat memperkuat struktur pengelolaan perusahaan serta mendukung proses transformasi bisnis yang sedang berlangsung.

Pengurus Baru dan Perubahan Struktur

Dalam paparan publik yang dilakukan di Jakarta, Rabu, Direktur Utama KAEF Djagad Prakasa Dwialam menjelaskan bahwa pengangkatan komisaris baru merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan tata kelola perseroan. Menurutnya, tindakan ini bertujuan memastikan keberlanjutan operasional dan memperbaiki kinerja perusahaan secara komprehensif. “Perubahan susunan pengurus dilakukan sebagai langkah untuk memperkuat fondasi bisnis serta mendorong implementasi strategi jangka panjang,” ungkap Djagad. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut juga merupakan respons dari harapan pemegang saham untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja Kimia Farma.

“Berbagai keputusan yang diambil dalam RUPST menjadi bagian dari upaya strategis untuk memperkuat fundamental bisnis dan menjaga keberlanjutan usaha di tengah dinamika industri serta tantangan ekonomi yang semakin kompleks,” jelas Djagad. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin perusahaan.

Sebagai komisaris baru, Bonanza Perwira Taihitu akan membawa pengalaman yang berbeda. Ia sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Politik & Globalisasi Kesehatan di Kementerian Kesehatan sejak 2025. Sebelumnya, Bonanza pernah menangani berbagai tugas penting di Kementerian Kesehatan, seperti Kepala Pusat Kebijakan Kesehatan Global dan Teknologi Kesehatan pada 2022–2024. Di samping itu, ia juga memiliki pengalaman di Kementerian Luar Negeri sebagai Koordinator Fungsi Politik II untuk Kerjasama Kesehatan, HAM, dan Kemanusiaan pada 2019.

Latar Belakang Pendidikan dan Karier

Bonanza memiliki latar belakang pendidikan yang solid. Ia menyelesaikan studi Sarjana Hubungan Internasional di Universitas Airlangga pada 1998. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister Ilmu Politik di Universitas Indonesia, yang selesai pada 2003. Pengalaman akademik ini dipercaya dapat memberikan wawasan mendalam mengenai isu-isu kebijakan dan globalisasi, yang relevan dengan peran komisaris di Kimia Farma.

Kemitraan antara Bonanza dan Kimia Farma diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan serta memperkuat peran komisaris dalam memastikan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Djagad menegaskan bahwa tata kelola perusahaan yang baik merupakan fondasi utama untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan. “Kami yakin dengan penambahan komisaris baru, Kimia Farma dapat terus bergerak maju dalam mencapai target strategis,” tambahnya.

Pertumbuhan Kinerja Kimia Farma di Kuartal Pertama 2026

Di sisi lain, Kimia Farma mencatatkan kemajuan signifikan pada kuartal I–2026. Pertumbuhan laba bersih mencapai 197,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, atau mencapai Rp123,6 miliar. Angka ini menandai akhir dari tren negatif kerugian tahunan yang sebelumnya menghiasi laporan keuangan perusahaan. Djagad menilai kinerja tersebut sebagai bukti bahwa langkah transformasi yang dijalankan mulai menunjukkan hasil.

“Capaian di kuartal I 2026 ini bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa perubahan yang kami lakukan kini mulai berdampak positif. Kami optimis bahwa hasil ini menjadi dasar untuk mencapai target keuntungan penuh tahunan yang lebih baik,” kata Djagad. Ia menambahkan bahwa pertumbuhan laba bersih ini memperkuat keyakinan manajemen dalam memperbaiki kualitas operasional serta menjaga relevansi perusahaan dalam industri kesehatan nasional.

Pertumbuhan laba tersebut terutama didorong oleh peningkatan penjualan produk-produk kunci dan efisiensi dalam operasional. Dengan keberhasilan ini, Kimia Farma berharap dapat menjaga posisi dominannya dalam pasar serta memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan. Djagad juga mengungkapkan bahwa perusahaan akan terus fokus pada inovasi dan penerapan standar GCG untuk memastikan keberlanjutan usaha di masa depan.

Penambahan komisaris baru dan penghapusan jabatan direktur merupakan bagian dari rencana strategis yang lebih luas. Djagad menjelaskan bahwa keputusan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas organisasi dalam menjalankan agenda transformasi, termasuk peningkatan kinerja secara menyeluruh. “Dengan struktur pengurus yang lebih kompeten, kami yakin Kimia Farma dapat terus berkembang serta memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat, pemegang saham, dan seluruh stakeholder,” ujarnya.

Menurut Djagad, keterlibatan Bonanza Perwira Taihitu akan membawa perspektif politik dan global ke dalam pengambilan keputusan perusahaan. Hal ini diharapkan dapat membantu Kimia Farma dalam merespons dinamika pasar yang semakin kompleks serta memperluas jaringan kerja sama internasional. Selain itu, pengangkatan ini juga berdampak pada kemampuan perusahaan dalam merancang strategi jangka panjang yang berkelanjutan.

Langkah strategis ini menegaskan komitmen Kimia Farma untuk menjadi perusahaan farmasi yang lebih profesional dan berorientasi pada keberlanjutan. Djagad berharap perubahan struktur pengurus ini tidak hanya memperkuat tata kelola, tetapi juga membuka peluang baru dalam inovasi produk dan layanan. “Kami percaya bahwa dengan kombinasi pengalaman dan kompetensi, Kimia Farma akan terus menjadi kebanggaan industri kesehatan Indonesia,” pungkas Djagad.

Dengan penambahan Bonanza dan pemberhentian Jasmine Karsono, Kimia Farma menunjukkan komitmen untuk memperbaiki kinerja internal dan eksternal. Hasil dari kuartal pertama 2026 menjadi bukti bahwa perusahaan sedang bergerak ke arah yang lebih baik. Djagad berharap, langkah ini akan terus didukung oleh selur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *