Putra Tri Ramadani puncaki kualifikasi lead di Series Praha 2026
Putra Tri Ramadani Berada di Puncak Kualifikasi Lead pada Praha 2026
Putra Tri Ramadani puncaki kualifikasi lead – Pada ajang World Climbing Series Praha 2026 di Republik Ceko, Rabu (6/6), atlet panjat tebing Indonesia Putra Tri Ramadani berhasil mencetak catatan sejarah dengan meraih peringkat pertama dalam babak kualifikasi disiplin lead. Prestasi ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam olahraga yang selama ini dominan dihuni atlet dari Jepang, Korea Selatan, dan Eropa. Putra, yang sering disebut dengan nama panggilan Srondeng, tampil gemilang dengan skor 1,73, yang membawanya melangkah ke babak semifinal bersama 23 atlet terpilih dari berbagai negara.
Manajer Timnas: Ini Tanda Kematangan Kehadiran Atlet Putra Indonesia
Wahyu Pristiawan Buntoro, manajer Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia, menyampaikan apresiasi atas hasil yang diraih Putra. “Kemunculan Srondeng di puncak kualifikasi merupakan sinyal positif bahwa panjat tebing Indonesia semakin berkembang, terutama di sektor lead,” ujarnya setelah mendampingi tim di Praha. Ia menegaskan, prestasi ini bukan hanya kebanggaan untuk Putra, tapi juga Alma Ariella Tsany, atlet putri yang juga melangkah ke semifinal, serta seluruh tim nasional.
“Ini menjadi penanda bahwa kita tidak lagi kalah jauh dari para pemain papan atas dunia,” kata Wahyu. “Putra dan Alma telah menunjukkan kemampuan yang matang, sementara timnas perlu terus meningkatkan performa di ajang internasional seperti Asian Games 2026.”
Kemampuan Putra: Melampaui Eksperimen Pemanjat Internasional
Srondeng tampil konsisten sepanjang babak kualifikasi, dengan skor akhir yang mengungguli sejumlah atlet berpengalaman. Meski tidak semua partisipan mencapai puncak, Putra membuktikan bahwa Indonesia punya potensi untuk bersaing di tingkat global. Dalam klasemen akhir, ia duduk di posisi ke-11 dunia disiplin lead, menurut data International Federation of Sport Climbing (IFSC).
Menariknya, Putra mampu menyalip atlet-atlet top dunia seperti Alberto Gines Lopez dari Spanyol, yang berada di peringkat pertama, Satone Yoshida dari Jepang (peringkat kedua), dan Dohyun Lee dari Korea Selatan (peringkat ketiga). Dua atlet Jepang lainnya, Neo Suzuki (peringkat keempat) dan Sorato Anraku (peringkat kelima), juga terjebak dalam persaingan ketat. Namun, Putra tetap berada di posisi teratas dengan skor 1,73, yang menempatkan dirinya di semifinal.
Peringkat Kualifikasi: Siapa yang Berhasil Melangkah?
Besides Putra, beberapa atlet lain dari negara-negara besar juga menunjukkan performa membanggakan. Alberto Gines Lopez menempati posisi ketiga dengan skor 3,46, sementara Sorato Anraku mencatatkan skor 1,87. Neo Suzuki dan Satone Yoshida berada di peringkat keempat dan kelima dengan skor masing-masing 4,58 dan 6,24. Meski berada di posisi teratas, Putra menekankan bahwa ajang ini menjadi ajang untuk terus berusaha membanggakan bangsa.
Di sisi lain, dua wakil Indonesia di disiplin putra, Ravianto Ramadhan dan Raviandi Ramadhan, gagal memperoleh tiket ke semifinal. Ravianto tercatat di peringkat 36 dengan skor 34,21, sedangkan Raviandi berada di posisi 42 dengan skor 36,77. Meski tidak mencapai babak akhir, keduanya tetap berusaha memberikan kontribusi terbaik mereka selama kompetisi berlangsung.
Kategori Putri: Alma Tsany Jadi Harapan Indonesia
Dalam kualifikasi putri, Alma Ariella Tsany sukses melengkapi kemenangan Indonesia dengan meraih peringkat ke-11. Skor yang ia kumpulkan, 13,16, cukup memadai untuk mengantarkan dirinya ke semifinal. Namun, Lintang Cahyani Sukma harus berhenti di babak kualifikasi setelah menempati posisi ke-64 dengan skor 59,95. Meski demikian, keberhasilan Alma menjadi penanda bahwa Indonesia juga punya daya saing di disiplin putri.
Prestasi Putra dan Alma memperlihatkan keberagaman kekuatan timnas panjat tebing. Para atlet ini tidak hanya fokus pada kualifikasi, tetapi juga belajar menghadapi tekanan dan mengasah teknik dalam lingkungan kompetitif. Dengan latar belakang keunggulan dari negara-negara maju, hasil ini menunjukkan perjalanan panjang untuk mengejar kualitas internasional.
Babak Semifinal: Kapan dan Bagaimana Putra Berjuang?
Babak semifinal disiplin lead akan berlangsung pada Minggu (7/6) mendatang, dengan Putra menjadi salah satu atlet yang paling diharapkan. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia terus mengisi kejutan di ajang-ajang internasional, dan kemunculan Srondeng di Praha 2026 dianggap sebagai langkah penting menuju prestasi lebih baik.
Sebagai salah satu atlet yang terpilih, Putra diberikan peluang untuk menunjukkan kemampuannya di tahap berikutnya. Ia dikenal sebagai penjuru yang tekun, tidak hanya dalam latihan, tapi juga dalam mengejar ambisi di level global. Sementara itu, Alma Ariella Tsany akan berusaha memperkuat posisi Indonesia di sektor putri, setelah berhasil melangkah ke babak semifinal.
Dengan skor yang tergolong baik, Putra dan Alma telah menorehkan nama Indonesia di papan atas. Ini menjadi pembuktian bahwa kompetisi panjat tebing tidak hanya tentang teknik, tet