Haddan raih perak disiplin speed dalam kejuaraan remaja di Italia

15 hours ago  ·  3 min read
By Karen Martinez - pemandanganindah.com
khrisna-edit-1784696390-3adc6ae254

Haddan Malik Baqmuhyibar Raih Medali Perak di Kejuaraan Remaja Dunia Italia

Pemandanganindah.com – Jakarta – Pencapaian membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet panjat tebing Indonesia di kancah internasional. Haddan Malik Baqmuhyibar, perwakilan Indonesia dalam disiplin speed putra, berhasil meraih medali perak pada ajang World Climbing Youth Championship Arco yang diselenggarakan di Italia pada hari Rabu. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa atlet-atlet muda Indonesia mampu bersaing di level dunia. Haddan raih perak disiplin speed dalam kejuaraan remaja di Italia, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi oleh seluruh masyarakat olahraga nasional.

Prestasi Haddan ini semakin bermakna karena ia harus menghadapi persaingan ketat dari atlet-atlet terbaik dunia. Dalam babak final nomor speed under 19 putra, Haddan tampil memukau dengan mencatatkan waktu 6,21 detik. Sayangnya, waktu tersebut belum cukup untuk mengalahkan wakil dari Tiongkok, Yanze Shi, yang berhasil mencatatkan pencapaian lebih cepat sebesar 6,07 detik. Perbedaan tipis hanya 0,14 detik ini membuat pertandingan menjadi sangat menegangkan dan menunjukkan kualitas atlet Indonesia yang setara dengan atlet dunia.

Peran Penting Pelatih dalam Pencapaian Atlet

Amri, pelatih timnas panjat tebing disiplin lead Indonesia yang turut mendampingi perjalanan Haddan di Italia, memberikan apresiasi tinggi atas usaha maksimal yang dilakukan oleh atlet mudanya. Menurut Amri, meskipun belum berhasil meraih emas, pencapaian perak ini merupakan fondasi yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut. Pelatih ini juga menjelaskan bahwa proses pembinaan akan terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan Haddan. Dengan pengalaman internasional yang telah diraih, Haddan diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi atlet yang lebih kompetitif di masa depan.

“Haddan sudah berusaha maksimal, ke depannya masih cukup waktu bagi kami tim pelatih untuk menggemblengnya,” ujar Amri dengan penuh optimisme.

Detail Pertandingan dan Pemenang Lainnya

Selain perebutan medali emas dan perak, pertandingan juga memperebutkan medali perunggu antara dua atlet berprestasi. Gilles Meili dari Swiss berhasil meraih medali perunggu dengan catatan waktu 4,90 detik. Sementara itu, Ruifeng Wang dari Tiongkok yang juga bersaing untuk medali perunggu mengalami kejatuhan (fall) saat proses memanjat, sehingga tidak berhasil menyelesaikan pendakian dengan sempurna. Pertandingan speed climbing merupakan salah satu disiplin paling menarik dalam panjat tebing. Atlet harus mendaki dinding setinggi 15 meter dengan secepat mungkin menggunakan jalur yang sama persis. Kecepatan dan konsistensi menjadi kunci utama dalam meraih kemenangan di nomor ini.

Persiapan dan Ekspektasi FPTI

Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) telah mengirimkan dua atlet muda untuk berkompetisi dalam World Climbing Youth Championship Arco yang berlangsung dari tanggal 18 hingga 25 Juli 2026. Kehadiran kedua atlet ini menunjukkan komitmen federasi dalam mengembangkan potensi atlet muda Indonesia. Dua atlet yang diturunkan adalah Ardana Cikal Damarwulan dan Haddan Malik Baqmuhyibar. Ardana Cikal Damarwulan turun di dua disiplin sekaligus, yaitu lead under 17 putra dan boulder under 17 putra. Sementara Haddan fokus pada nomor speed individual under 19 putra. Kehadiran atlet di berbagai disiplin menunjukkan fleksibilitas dan kemampuan adaptasi yang baik.

FPTI berharap dengan dikirimnya atlet muda ke ajang internasional mampu menambah pengalaman berharga bagi para atlet.

Selain itu, federasi juga menekankan pentingnya kompetisi internasional dalam meningkatkan jam terbang atlet. Dengan mengikuti berbagai turnamen di luar negeri, atlet Indonesia akan mendapatkan pengalaman berharga yang sulit diperoleh di dalam negeri. Pengalaman ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat mental atlet dalam menghadapi tekanan kompetisi. Prestasi Haddan raih perak disiplin speed ini menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda panjat tebing di seluruh Indonesia. Dengan dukungan yang tepat dan pembinaan yang berkelanjutan, Indonesia memiliki potensi besar untuk terus menghasilkan atlet-atlet berprestasi di kancah internasional. Ke depan, diharapkan lebih banyak atlet muda Indonesia yang dapat tampil di ajang-ajang bergengsi dunia dan membawa nama harum bangsa.

MORE FROM THIS CATEGORY