New Policy: Wali Kota : pembangunan Sekolah Rakat di Medan capai 87 persen
Wali Kota Medan Beri Perkembangan Pembangunan Sekolah Rakat
New Policy – Di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, Kota Medan menjadi salah satu destinasi yang turut berkontribusi melalui proyek Sekolah Rakat. Kota ini telah mencapai kemajuan signifikan dalam pengerjaan infrastruktur pendidikan, terutama di lokasi Sekolah Rakat yang sedang dibangun. Menurut informasi terbaru, progres pembangunan Sekolah Rakat di Medan telah mencapai 87 persen, menurut Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas. Angka tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan akses pendidikan yang lebih merata dan berkualitas.
Pembangunan Sekolah Rakat yang berlokasi di Jalan Flamboyan Raya III, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, dinilai sebagai proyek strategis nasional yang berjalan sangat cepat. Dalam kunjungan kerja yang dilakukan Senin lalu, Wali Kota Rico Waas menyampaikan bahwa progres konstruksi tidak hanya sesuai rencana tetapi juga memenuhi target yang telah ditetapkan. Ia menekankan bahwa proyek ini menjadi salah satu contoh keberhasilan dalam percepatan pembangunan pendidikan di Indonesia.
“Pembangunan Sekolah Rakat di Medan telah mencapai di atas 50 persen, yaitu sekitar 87 persen,” kata Rico Waas usai mendampingi Menteri Sosial Saifulah Yusuf melakukan inspeksi ke lokasi sekolah. Ia mengungkapkan bahwa progres konstruksi ini menjadi salah satu yang tercepat di seluruh negeri.
Sekolah Rakat yang dibangun di atas lahan seluas sekitar enam hektare, menjadi fokus utama pembangunan wilayah tersebut. Menurut Rico Waas, lahan yang digunakan merupakan aset pemerintah kota setempat, sehingga pengerjaannya dapat berjalan tanpa hambatan. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya berupaya maksimal untuk memastikan ketersediaan infrastruktur di sekitar area Sekolah Rakat, agar masyarakat sekitar dapat memanfaatkan fasilitas pendidikan tersebut secara optimal.
Proyek Sekolah Rakat di Kota Medan merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Wali Kota Rico Waas berharap kehadiran sekolah ini dapat menciptakan keadilan pendidikan, terutama untuk masyarakat yang kurang mampu. “Saya yakin, Sekolah Rakat ini akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi emas Indonesia 2045,” ujarnya.
Sebagai proyek yang baru dimulai pada akhir Desember 2025, pembangunan Sekolah Rakat di Medan menunjukkan kecepatan yang luar biasa. Dalam waktu 10 bulan, proses konstruksi telah mencapai titik 87 persen, yang menjadi bukti komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan berkualitas. Rico Waas juga menyoroti peran Sekolah Rakat sebagai pusat pembelajaran yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat, terutama di daerah yang belum memiliki fasilitas pendidikan memadai.
Dalam kunjungannya ke Medan, Menteri Sosial Saifulah Yusuf menyoroti kinerja pemerintah kota yang telah mendorong pembangunan Sekolah Rakat. Menurutnya, proyek ini menjadi bagian dari upaya nasional yang dilakukan di 93 lokasi. “Dalam waktu dekat, penggunaan Sekolah Rakat akan diperluas hingga 104 titik di seluruh Indonesia,” tambahnya. Ia menambahkan bahwa target ini akan tercapai menjelang bulan Juli, sesuai dengan tahun ajaran baru yang dimulai.
Sekolah Rakat sendiri dirancang untuk menjadi lembaga pendidikan yang mampu menampung kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang lebih luas. Proyek ini tidak hanya menawarkan akses ke pendidikan formal, tetapi juga menyediakan fasilitas yang dirancang secara khusus untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan luas lahan yang cukup besar, Sekolah Rakat di Medan diperkirakan dapat menampung ribuan siswa, terutama dari keluarga yang membutuhkan bantuan ekstra untuk pendidikan mereka.
Wali Kota Medan juga menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas pembelajaran di dalam sekolah. “Kami memberikan perhatian penuh terhadap peningkatan infrastruktur pendidikan, termasuk peningkatan fasilitas yang memadai,” tuturnya. Proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh keberhasilan pembangunan pendidikan yang berkelanjutan, serta menjadi dasar bagi pembangunan sekolah-sekolah serupa di daerah lain.
Dalam wawancara terpisah, Menteri Saifulah Yusuf juga menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakat dilakukan secara bertahap, sesuai dengan kebutuhan nasional. “Pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan untuk memastikan proyek ini terselesaikan tepat waktu,” kata dia. Ia menekankan bahwa Sekolah Rakat adalah bagian dari visi pemerintah untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berdaya saing di tingkat nasional.