Latest Program: Gojek dorong jelajah destinasi dan kuliner lewat “Jalan Jajan”

Gojek Dorong Eksplorasi Destinasi dan Kuliner Lokal Melalui Program “Jalan Jajan”

Latest Program – Jakarta, Indonesia — Platform layanan Gojek telah meluncurkan inisiatif baru yang bertujuan memperkaya pengalaman liburan pendek, khususnya selama masa libur sekolah. Program bernama “Jalan Jajan” ini disusun untuk memudahkan pengguna dalam menemukan destinasi wisata dan aneka kuliner lokal yang menarik. Head of Marketing Gojek, Marsela Renata, menjelaskan bahwa kebutuhan masyarakat akan perjalanan singkat semakin meningkat, terutama saat akhir pekan yang lebih panjang dan momen berkumpul bersama keluarga. “Kita melihat adanya kebutuhan ini, sehingga Gojek merespons dengan memberikan rekomendasi perjalanan dan makanan yang sederhana, tapi tetap mendatangkan pengalaman baru,” tutur Marsela, dalam acara temu media di Jakarta pada Kamis.

Pemetaan Wisata dan Kuliner yang Terkini

“Jalan Jajan” merupakan kumpulan rekomendasi yang telah diulas secara rapi, serta tersedia dalam aplikasi Gojek. Program ini dirancang agar pengguna dapat menjelajahi tempat-tempat yang menarik secara daring, tanpa harus menghabiskan banyak waktu atau energi. Marsela menyebutkan, kehadiran “Jalan Jajan” berdasarkan observasi bahwa masyarakat Indonesia kini lebih memilih liburan yang tidak terlalu jauh dan singkat. “Rekomendasi ini menyasar tempat-tempat yang dianggap ikonik, seperti lokasi yang ramai atau trending, serta kuliner berdasarkan dua kategori: yang autentik atau yang sedang viral,” jelas Marsela. Dengan menggabungkan layanan GoRide dan GoCar, pengguna bisa dengan mudah menuju destinasi pilihan, sementara GoFood mempermudah pemesanan makanan favorit di area tersebut.

“Rekomendasi jalan itu kita melihat tempat-tempat yang ikonik, misalnya kayak tempat-tempat yang memang komunal, atau tentu saja tempat yang sekarang lagi viral. Kalau yang rekomendasi jajannya itu kita melihat dari wisata kuliner berdasarkan dua kategori, yang autentik atau memang viral. Karena kan kita melihat masyarakat itu punya preferensi yang berbeda-beda,” ujar Marsela.

Kombinasi Layanan Transportasi dan Makanan

Kehadiran “Jalan Jajan” di lima kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Bali, memberikan beragam pilihan untuk pengguna. Selain destinasi ikonik, program ini juga menawarkan kuliner khas yang bisa dipesan melalui GoFood. Marsela menyampaikan, rekomendasi ini didasarkan pada data yang menunjukkan bahwa wisatawan lokal cenderung memilih perjalanan dengan durasi rata-rata tiga malam. “Ini adalah tren yang jelas, dan Gojek berupaya untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan menghadirkan alternatif yang mudah diakses,” lanjutnya.

Pengaruh Infrastruktur Transportasi Terhadap Eksplorasi Lokal

Keberhasilan program ini juga didukung oleh infrastruktur transportasi yang semakin terhubung, memungkinkan masyarakat dengan lebih cepat menjangkau tempat-tempat yang ada di sekitar kota tempat tinggalnya. Abimantra Pradhana, pendiri SANA Kenal Kota, platform eksplorasi urban, menambahkan bahwa aksesibilitas yang meningkat membuka peluang baru dalam cara orang menikmati wisata kota. “Kini, pengguna transportasi atau layanan pesan makanan bisa menggabungkan kegiatan sehari-hari dengan eksplorasi, sehingga mengundang rasa penasaran untuk mencoba hal baru,” papar Abimantra.

“Inovasi dari Gojek yang kita tinggal buka apps mau ke mana aja bisa dianterin, lapar buka GoFood, itu ada titik-titik ini yang udah pasti near me (terdekat) atau 4,9 ratingnya, itu mengundang curiosity kita, sehingga udah berkembang yang tadinya tipis-tipis, orang tuh udah mulai kayak pengen tahu cerita lebih lanjut,” tutur Abimana.

Mendorong Kebiasaan Liburan Pendek

Dengan memperkenalkan “Jalan Jajan”, Gojek ingin menyesuaikan tren liburan pendek yang terjadi. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap perjalanan jarak dekat semakin tinggi, terutama selama libur sekolah. Hal ini dipicu oleh berbagai faktor, seperti biaya yang lebih terjangkau, kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga, dan keinginan untuk menjelajah tanpa kehilangan kenyamanan. Marsela menekankan bahwa program ini tidak hanya memberikan rekomendasi, tetapi juga membangun koneksi antara pengguna dan tempat-tempat yang mungkin belum mereka ketahui sebelumnya.

Peran Teknologi dalam Memperkaya Pengalaman Wisata

“Jalan Jajan” menjadi contoh bagaimana teknologi dapat mempermudah pengalaman eksplorasi lokal. Aplikasi Gojek tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi atau pesan makanan, tetapi juga menjadi pusat informasi tentang destinasi dan kuliner. Marsela mengungkapkan, pemilihan destinasi dan makanan di aplikasi ini dirancang agar sesuai dengan preferensi pengguna, baik yang ingin menjelajah tempat-tempat tradisional maupun yang tertarik pada hal-hal baru. “Dengan begitu, pengguna bisa mendapatkan rekomendasi yang relevan, tanpa harus membuang waktu untuk mencari informasi tambahan,” tambahnya.

Program ini juga memberikan peluang bagi pelaku usaha lokal, seperti restauran dan wisatawan, untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan penggunaan Gojek sebagai platform, tempat-tempat tersebut dapat dikenal oleh lebih banyak orang, terutama yang berada di sekitar kota. Abimantra menyoroti bahwa penggunaan teknologi seperti ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga menciptakan kebiasaan baru dalam berlibur. “Pengguna mungkin sebelumnya hanya berlibur dalam radius yang kecil, tapi kini mereka lebih tertarik untuk mengeksplorasi keunikan di balik setiap tempat,” jelas Abimantra.

Kehadiran “Jalan Jajan” diharapkan mampu menjadi pemicu untuk mendorong pengembangan wisata lokal. Marsela menyatakan, Gojek akan terus menyesuaikan rekomendasi berdasarkan data dan respons pengguna. “Kita akan terus memperbarui konten agar selalu relevan dengan kebutuhan masyarakat,” katanya. Dengan kombinasi layanan transportasi, makanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *