Rheza Danica tuntas di podium kedua ARRC 2026 kelas AP250
Rheza Danica tuntas di podium kedua ARRC 2026 kelas AP250
Rheza Danica tuntas di podium kedua – Jakarta, Antara News – Rheza Danica Ahrens, pembalap muda dari Indonesia yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team, mencatatkan hasil yang cukup memuaskan di ajang FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Dalam seri kedua balapan GP Thailand, yang digelar di Sirkuit Buriram, Thailand, pada hari Sabtu, Rheza berhasil meraih posisi kedua di kelas AP250. Ia hanya kalah dari pembalap Jepang Hiroki Ono dengan selisih waktu 0,114 detik, yang memperlihatkan keberagaman kompetisi dalam seri ini.
Persaingan ketat di lintasan Buriram
Balapan yang berlangsung dalam sepuluh putaran ini menjadi momen berat bagi Rheza, yang berjuang untuk mempertahankan posisi di papan atas. Meski terkait oleh tiga puluh detik dari pemenang, pembalap berusia 22 tahun tersebut tetap menunjukkan performa konsisten. “Saya sangat senang bisa finis di podium kedua. Hasil ini bagus, tetapi saya masih ingin lebih baik lagi,” ujarnya dalam pernyataan tertulis setelah lomba. Ia menekankan bahwa setiap lap harus dijalani dengan fokus penuh dan teknik optimal.
“Balapan hari ini sangat berat, terutama di awal. Namun, saya berusaha semaksimal mungkin mengendalikan motor dan mempertahankan konsistensi,” tambah Rheza.
Menurut informasi yang diberikan, Rheza telah mencoba melakukan manuver untuk menyalip Hiroki Ono di lap terakhir. Namun, pembalap asal Jepang tersebut mampu menjaga keunggulan selama sepuluh putaran. “Ini adalah lomba yang sangat kompetitif, dan saya bersyukur bisa mengakhiri di posisi kedua,” kata Rheza, yang menyadari bahwa pengalaman dan keterampilan berbeda menjadi faktor utama dalam perbedaan hasil.
Penilaian atas hasil dan persiapan untuk balapan berikutnya
Rheza juga menyebutkan bahwa keberhasilan di podium kedua menjadi buah dari usaha yang telah dilakukan sepanjang musim ini. Ia berharap hasil yang lebih baik bisa diraih di seri berikutnya, terutama dalam balapan kedua GP Thailand pada hari Minggu. “Kami akan mengevaluasi semua aspek dari balapan hari ini, mulai dari strategi hingga performa motor, dan mempersiapkan diri untuk tampil lebih kuat besok,” jelasnya.
“Meski tidak bisa menyalip Hiroki Ono di lap terakhir, hasil ini memberi saya motivasi untuk terus berkembang. Saya yakin dengan persiapan yang lebih matang, kita bisa meraih posisi lebih baik,” lanjut Rheza.
Sementara itu, pembalap lain dari Astra Honda Racing Team, Irfan Ardiansyah, harus berpuas hati dengan posisi ke-14 di seri yang sama. Irfan mengakui bahwa kompetisi di kelas AP250 sangat ketat, dan dirinya masih perlu meningkatkan konsistensi untuk mengejar target podium. “Saya puas dengan performa di lap pertama, tapi di lap kedua hingga sepuluh, saya kurang stabil. Saya akan lebih berusaha keras besok agar bisa mengejar posisi yang lebih baik,” ujarnya.
Analisis kinerja tim dan persiapan untuk balapan kedua
Di balik hasil individual, tim Astra Honda Racing tetap optimis dengan kemajuan pembalap mereka. Pemimpin tim berharap kedua anggotanya bisa memperbaiki strategi dan teknik untuk menghadapi balapan kedua GP Thailand. Pemimpin tim juga menyebutkan bahwa persaingan di kelas AP250 semakin sengit, dengan para pesaing dari berbagai negara yang menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Sirkuit Buriram, yang merupakan salah satu lintasan utama di Asia, memiliki karakteristik berlubang dan berundun. Ini membutuhkan pengemudi untuk menyeimbangkan kecepatan dan kestabilan, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak selalu mendukung. Rheza menilai bahwa kinerjanya di seri ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kecepatan di lap-lap awal, yang merupakan kunci utama dalam mengejar juara.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian Rheza hari ini. Meski ada tantangan, ia tetap menunjukkan ketahanan dan mental yang kuat. Ini adalah langkah awal yang baik, tapi kami ingin lebih dari itu,” ungkap perwakilan tim dalam siaran pers.
Sebagai pembalap muda, Rheza mengakui bahwa pengalaman di ajang internasional seperti ARRC 2026 sangat berharga. Ia berharap bisa terus belajar dari setiap lomba, termasuk di Balapan 2 GP Thailand yang akan berlangsung hari Minggu mendatang. “Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik, dan saya ingin memperbaiki hasil ini dalam seri selanjutnya,” katanya.
Kemajuan berkelanjutan dan target baru
Dalam beberapa bulan terakhir, Rheza Danica telah menunjukkan peningkatan signifikan. Dari sebelumnya hanya bisa menempati posisi ke-5 di kelas AP250, ia kini mampu mencapai podium kedua. Hal ini menunjukkan komitmen tim dalam mengasah kemampuan pembalap dan penyesuaian strategi yang tepat. Irfan Ardiansyah, meski terpaut jauh dari posisi podium, tetap berkomitmen untuk mencapai level yang lebih baik.
Ketua Astra Honda Racing Team juga menyampaikan apresiasi atas hasil Rheza. “Pencapaian ini menunjukkan bahwa pembalap muda kita mampu bersaing di tingkat Asia. Kami akan terus mendukung mereka untuk mengejar target juara,” katanya. Selain itu, tim menilai bahwa persiapan untuk Balapan 2 GP Thailand perlu diperkuat, termasuk dalam aspek fisik dan mental pembalap.
“Kami menilai bahwa keberhasilan Rheza hari ini adalah hasil dari kerja keras dan pengalaman yang terus bertambah. Saya yakin dengan kemampuan tim, kita bisa melangkah lebih jauh di ARRC 2026,” tutur ketua tim.
Di sisi lain, Irfan Ardiansyah juga menekankan bahwa dirinya tidak akan menyerah meski posisi tidak sebaik Rheza. “Saya akan berusaha keras untuk mengejar posisi lebih baik, dan mungkin bisa menyalip beberapa pembalap di lap-lap awal balapan besok,” kata Irfan. Ia mengungkapkan bahwa fokus utamanya adalah meningkatkan kecepatan saat meniti lintasan dan mengurangi kesalahan di setiap putaran.
Dengan adanya dua seri GP Thailand, ARRC 2026 menawarkan peluang besar bagi pembalap dari berbagai negara untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Rheza Danica dan Irfan Ardiansyah menjadi dua wajah yang mewakili Indonesia di kelas AP250, dan hasil mereka menjadi b