Latest Program: Khofifah ajak kolaborasi wujudkan industri maju dan pekerja sejahtera
Khofifah Minta Sinergi Lintas Sektor untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Pekerja
Latest Program – Surabaya menjadi lokasi perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun ini, yang berlangsung Jumat lalu. Dalam acara tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mewujudkan industri yang berkembang dan kesejahteraan bagi para pekerja. Menurut Khofifah, May Day tidak hanya menjadi momen untuk memperingati keberadaan buruh, tetapi juga kesempatan untuk merefleksikan kembali upaya bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik.
Kolaborasi sebagai Pilar Utama Pembangunan
Dalam pidatonya, Khofifah menekankan bahwa kerja sama antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah adalah kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. “Sinergi yang kuat antara ketiga pihak akan membawa dampak positif pada industri Jawa Timur, sekaligus memastikan bahwa semua pekerja mendapatkan manfaat yang adil,” ujarnya. Ia mengungkapkan, dengan kolaborasi yang terpadu, tidak hanya sektor industri yang berkembang, tetapi juga kualitas hidup para pekerja bisa meningkat secara signifikan.
“May Day menjadi ruang untuk meninjau kembali komitmen bersama dalam membangun ekonomi yang berkelanjutan dan memperkuat hubungan industrial yang harmonis,” kata Khofifah.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, menurut Khofifah, siap memberikan dukungan penuh melalui kebijakan yang terbuka bagi kebutuhan pekerja dan usaha. “Kita ingin memastikan pertumbuhan industri Jawa Timur berjalan seiring peningkatan kesejahteraan pekerja, tanpa ada pihak yang terabaikan,” tambahnya. Ia menegaskan, Jawa Timur bertekad untuk menghadirkan kebijakan yang menyeluruh, sehingga setiap lapisan masyarakat bisa turut merasakan manfaat dari perkembangan ekonomi.
Perlindungan Sosial sebagai Hak Dasar Pekerja
Khofifah juga menyoroti pentingnya memperkuat perlindungan sosial bagi tenaga kerja. Ia mengatakan, kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan adalah hal yang fundamental dan harus diprioritaskan. “Perlindungan sosial tidak bisa dipersoalkan, karena ini menjadi bagian dari upaya kita menjamin pekerja bisa bekerja dengan aman, produktif, dan memiliki kepastian masa depan,” ujarnya.
Menurut Khofifah, kebijakan yang berpihak pada pekerja bukan hanya wewenang pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama antara pemilik usaha dan masyarakat. “Kita perlu menciptakan sistem yang mengedepankan keadilan, karena pekerja adalah pilar utama dari dinamika ekonomi,” lanjutnya. Ia menegaskan, dengan perlindungan sosial yang memadai, pekerja akan lebih bersemangat dalam menorehkan prestasi di dunia kerja.
“Pekerja harus selalu diberdayakan agar mampu menjawab tantangan industri masa depan,” ujar Khofifah.
Peran Peningkatan Kompetensi dalam Pertumbuhan Ekonomi
Khofifah menambahkan bahwa produktivitas pekerja menjadi faktor kritis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. “Peningkatan keterampilan, disiplin kerja, dan kemampuan adaptasi teknologi harus terus diperkuat,” ujarnya. Ia menjelaskan, dengan memperbaiki kompetensi sumber daya manusia, para pekerja akan lebih siap menghadapi perubahan di bidang industri dan digital.
Untuk mencapai hal tersebut, Khofifah menyebut bahwa pelatihan vokasi, upskilling, dan reskilling harus menjadi prioritas. “Kita perlu membangun sistem pelatihan yang terintegrasi, agar para pekerja bisa beradaptasi dengan era yang semakin dinamis,” katanya. Ia mengakui bahwa transisi ke industri modern memerlukan peran aktif dari seluruh lini, termasuk pemerintah dalam menyediakan fasilitas pelatihan yang efektif.
“Kolaborasi menjadi sangat penting karena hanya dengan sinergi yang baik, kita bisa memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan seiring kesejahteraan pekerja,” tegas Khofifah.
Dukungan untuk Pekerja dalam Masa Pandemi dan Era Digital
Khofifah menyoroti peran penting pekerja dalam pembangunan Jawa Timur, terlebih dalam masa pandemi dan transformasi digital. “Pekerja yang berdedikasi dan berkontribusi nyata telah menjadi aset terbesar dalam mempercepat pemulihan ekonomi,” ujarnya. Ia menyampaikan apresiasi atas upaya para pekerja yang tetap tekun dalam menjalankan tugas, meskipun menghadapi berbagai tantangan.
Menurut Khofifah, pemerintah berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan tenaga kerja. “Kita ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh sebagian kelompok, tetapi juga berkelanjutan untuk semua lapisan masyarakat,” katanya. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas kerja, baik melalui pengembangan infrastruktur maupun pelatihan keahlian yang relevan.
“Saya menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pekerja Jawa Timur, karena mereka adalah pendorong utama pembangunan daerah,” ujar Khofifah.
Harapan untuk Momentum May Day 2026
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga berharap May Day 2026 menjadi momentum untuk mempererat hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkeadilan. “Dengan kesatuan tujuan dan komitmen yang sama, kita optimis bahwa Jawa Timur bisa menjadi provinsi yang lebih maju dan kompetitif,” katanya. Ia menegaskan bahwa kolaborasi yang solid akan menjadi penentu utama dalam mencapai visi tersebut.
Khofifah mengajak semua pihak untuk terus berinovasi dalam menghadapi tantangan global. “Pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan tidak bisa tercapai tanpa kerja sama yang penuh semangat,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa peran pengusaha dan pemerintah dalam memberikan peluang kerja serta melindungi hak-hak pekerja harus tetap terjaga. “Ini adalah langkah penting dalam menciptakan ekosistem industri yang sehat dan berkembang,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah yang diambil, Khofifah yakin bahwa Jawa Timur akan terus menjadi provinsi yang berkiprah dalam bidang ekonomi dan sosial. “Kita berharap May Day 2026 menjadi pengingat bahwa keberhasilan ekonomi hanya mungkin jika semua pihak saling mendukung dan bekerja sama,” tutupnya. Ia menegaskan, Jawa Timur akan terus berupaya membangun kesejahteraan bersama, sekaligus menghadirkan kemajuan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.