Historic Moment: Jokowi takziah ke rumah duka Rachmat Gobel

Kunjungan Hormat Presiden Jokowi ke Rumah Duka Rachmat Gobel

Historic Moment – Jakarta – Kehadiran Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, ke kediaman keluarga anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Rachmat Gobel, menjadi momen penuh makna di Jakarta Selatan. Kunjungan ini dilakukan pada hari Jumat untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian sang politikus ternama. Lokasi rumah duka yang dikunjungi berada di Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan, tempat keluarga dan kerabat berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir.

Saat ditemui oleh media di lokasi, Presiden Jokowi menyampaikan kesan positif mengenai sosok Rachmat Gobel. Beliau menggambarkan almarhum sebagai individu yang memiliki karakter baik dan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas kenegaraan. Pernyataan singkat dari kepala negara tersebut mencerminkan apresiasi terhadap kontribusi yang telah diberikan oleh mendiang selama berkarier di dunia politik Indonesia.

“Pak Rachmat Gobel adalah pribadi yang baik, menteri yang bekerja keras, saya rasa itu,” kata Jokowi singkat ditemui di Rumah Duka Rachmat Gobel di Jakarta, Jumat.

Kedatangan Presiden ke lokasi berlangsung sekitar pukul sepuluh tiga puluh lima WIB, sementara keberangkatannya terjadi kurang dari dua puluh menit kemudian, tepatnya pukul sepuluh lima puluh empat WIB. Meskipun durasi kunjungan relatif singkat, kehadiran beliau menjadi simbol solidaritas nasional atas kehilangan yang dialami keluarga besar bangsa. Saat ditanya mengenai komunikasi terakhir maupun rencana kehadiran dalam upacara pemakaman, Presiden tidak memberikan penjelasan lebih rinci kepada awak media.

Detik-detik Kepulangan Sang Politikus

Kabar duka ini pertama kali dikonfirmasi melalui Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, yang dihubungi oleh kantor berita ANTARA di Jakarta pada hari yang sama. Informasi yang disampaikan oleh Fauzi Amro mengonfirmasi bahwa Rachmat Gobel telah berpulang ke rahmatullah pada hari Jumat, tanggal sepuluh Juli dua ribu dua puluh enam, pukul tiga dua puluh WIB di Jakarta. Pernyataan tersebut disertai dengan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Turut berduka cita, innalillahi wainnailaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah H Rachmat Gobel pada hari Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB, di Jakarta,” kata Fauzi.

Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan. Tempat ini menjadi pusat perhatian bagi keluarga, kerabat, serta rekan-rekan kerja yang ingin mengucapkan selamat tinggal terakhir. Kehadiran Rachmat Gobel dalam kehidupan berbangsa dan bernegara meninggalkan jejak yang tak terlupakan bagi banyak pihak.

Warisan dan Keluarga yang Berduka

Rachmat Gobel meninggalkan istri tercinta, Retno Damayanti, yang telah mendampingi perjalanan hidup dan pengabdiannya selama bertahun-tahun. Istri beliau menjadi bagian integral dalam kehidupan keluarga besar dan selalu ada di sisi mendiang dalam setiap suka dan duka. Selain itu, almarhum juga meninggalkan dua orang anak, yaitu Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel. Kedua anak tersebut kini bersama cucu-cucu serta keluarga besar yang sedang berduka atas kepergian sang ayah dan kakek.

Politisi yang wafat di usia enam puluh tiga tahun ini memiliki latar belakang yang kuat sebagai pengusaha dan tokoh politik. Karier beliau tidak hanya terbatas pada dunia legislatif, tetapi juga mencakup sektor bisnis. Gobel pernah menjabat sebagai Komisaris Utama di berbagai perusahaan PT Panasonic, menunjukkan keahlian beliau dalam mengelola entitas bisnis besar. Pengalaman beliau di dunia usaha menjadi modal penting dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan.

Selain peran sebagai anggota DPR RI, Rachmat Gobel juga pernah memangku jabatan strategis sebagai Menteri Perdagangan pada periode dua ribu empat belas hingga dua ribu lima belas. Beliau menduduki posisi tersebut sebelum digantikan oleh Thomas Trikasih Lembong, yang lebih dikenal dengan nama Tom Lembong. Kontribusi beliau dalam sektor perdagangan nasional menjadi bagian dari sejarah perkembangan ekonomi Indonesia pada masa itu.

Kehilangan Rachmat Gobel merupakan duka yang mendalam bagi keluarga, kolega, serta masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Pengabdian panjang beliau kepada bangsa dan negara akan selalu dikenang sebagai teladan dedikasi dan pelayanan publik yang tulus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *