Special Plan: Aliansi Masyarakat Lampung minta Program MBG tetap dilanjutkan
Aliansi Masyarakat Lampung Minta Program MBG Tetap Berjalan dalam Special Plan
Special Plan – Dalam upaya memperkuat keberlanjutan pembangunan, warga Bandarlampung yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung (AMAL) mengajukan tuntutan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dijalankan sebagai bagian dari Special Plan. Aksi damai mereka menyoroti manfaat nyata MBG yang secara langsung membantu keluarga miskin dan anak-anak sekolah. “Special Plan ini jadi peluang besar untuk mengubah kondisi masyarakat. MBG tidak boleh dihentikan, karena telah menjadi jembatan bagi banyak orang yang butuh pangan sehat,” kata Perwakilan AMAL Yunanda, Senin.
Manfaat Special Plan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Yunanda menegaskan bahwa MBG bukan hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal. “Special Plan yang dimulai pada 2022 ini membuka peluang kerja bagi ribuan warga, terutama di SPPG. Banyak dari kami bekerja di dapur-dapur tersebut, dan ini menjadi penghasilan tetap,” katanya. Ia menambahkan bahwa aksi turun ke jalan dilakukan untuk memastikan kebijakan pro-rakyat ini tetap berjalan, meski ada tantangan dalam pengelolaannya. “Dengan Special Plan ini, masyarakat bisa merasakan perubahan, terutama di daerah terpencil seperti Panjang,” lanjut Yunanda.
“Special Plan MBG harus terus dijalankan, karena memenuhi kebutuhan dasar dan menciptakan kemandirian ekonomi. Jika dihentikan, banyak orang akan kehilangan penghasilan, termasuk anak-anak yang kini bisa makan teratur,” ujar anggota AMAL.
Pendukung MBG Sebagai Motor Pengentasan Kemiskinan
Relawan MBG, Safri, mengakui bahwa program ini menjadi penyelamat bagi keluarganya. “Saya bekerja di SPPG Lampung Tengah selama tujuh bulan. Special Plan ini memberikan stabilitas ekonomi yang sebelumnya tidak pernah saya bayangkan,” katanya. Safri menekankan bahwa MBG harus menjadi prioritas nasional, karena memberikan akses nutrisi dan penghasilan yang terjangkau. “Kebijakan ini membuktikan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan, dan harus dipertahankan,” tambahnya.
“Special Plan MBG adalah kebijakan yang layak dijaga. Selain memenuhi kebutuhan pangan, program ini juga membuka peluang kerja bagi warga. Kami berharap pemerintah terus mengoptimalkan mekanismenya, meski ada kelemahan,” ujar Safri.
Yunita, Relawan MBG dari Lampung Timur, menyatakan bahwa MBG menjadi penyeimbang ekonomi keluarganya. “Sebelumnya hanya buruh tani, tetapi kini ada penghasilan tetap melalui Special Plan. Anak-anak pun bisa makan sehat, yang sebelumnya sulit diakses,” katanya. Ia menilai penghentian program ini akan berdampak buruk terutama pada keluarga yang bergantung pada bantuan pangan. “Special Plan MBG jadi bukti bahwa pemerintah bisa menghadirkan solusi bagi masyarakat kecil,” tegas Yunita.
Tuntutan untuk Konsistensi dan Transparansi Program
Aliansi Masyarakat Lampung (AMAL) menyoroti lima tuntutan utama dalam upaya memperkuat keberlanjutan Special Plan MBG. Pertama, memastikan program ini tidak dihentikan hingga ada solusi untuk masalah administratif. “Special Plan adalah langkah penting, jadi pemerintah harus konsisten dalam menjalankannya,” kata Yunanda. Kedua, melakukan evaluasi transparansi pengelolaan anggaran. “Kami harap audit menyeluruh dilakukan agar tidak ada kesenjangan dalam distribusi,” tambahnya.
Ketiga, menangkap pelaku korupsi dalam pengelolaan MBG. “Special Plan ini harus menjadi contoh keberhasilan, bukan justru sarana penyalahgunaan dana,” ujarnya. Keempat, memperluas cakupan program ke daerah lain yang belum terjangkau. “Special Plan MBG bisa menjadi model untuk wilayah lain, jika dikelola secara baik,” jelas Yunanda. Kelima, melibatkan masyarakat dalam pengawasan. “Partisipasi warga sangat penting untuk memastikan Special Plan ini berjalan maksimal,” pungkasnya.
“Special Plan MBG adalah wujud kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat. Kami berharap pemerintah tidak mengubah arah kebijakan ini, karena telah memberikan dampak positif yang nyata,” ujar perwakilan AMAL.
Manfaat Ekonomi dan Kesehatan yang Berkelanjutan
MBG tidak hanya mendorong keberlanjutan pangan, tetapi juga menjadi penggerak perekonomian. “Special Plan ini membuka peluang kerja, terutama bagi warga yang membutuhkan. Kami menilai ini sebagai kebijakan yang berkelanjutan,” kata Safri. Ia menambahkan bahwa program ini memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi yang semakin berat. “Special Plan MBG jadi pelindung bagi keluarga yang tak mampu,” katanya.
“Dengan Special Plan MBG, masyarakat kecil bisa mendapatkan manfaat langsung. Ini bukan hanya bantuan, tetapi juga investasi dalam kesejahteraan jangka panjang,” ujar Yunita.