PSIM Yogyakarta resmi berpisah dengan Rahmatsho Rahmatzoda

3 days ago  ·  3 min read
By Jennifer Moore - pemandanganindah.com
khrisna-edit-1784336203-e3d89da2ee

PSIM Yogyakarta Resmi Berpisah dengan Rahmatsho Rahmatzoda Setelah Satu Musim

Pemandanganindah.com – PSIM Yogyakarta resmi berpisah dengan gelandang asal Tajikistan, Rahmatsho Rahmatzoda. Klub yang dikenal dengan julukan Laskar Mataram ini telah mengumumkan keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan pemain tersebut setelah masa kontrak keduanya berakhir pada akhir musim kompetisi 2025/2026. Pengumuman resmi melalui laman media sosial klub pada hari Sabtu menjadi konfirmasi bahwa perpisahan ini telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Iksan Mahar, Manajer PSIM Yogyakarta, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Rahmatsho selama satu musim penuh bersama tim. Dalam pernyataannya, sang manajer menekankan betapa besar kontribusi yang diberikan oleh pemain berusia 21 tahun tersebut bagi perkembangan performa tim di lapangan hijau.

Kami mengapresiasi kontribusi Rakhmatsho Rakhmatzoda untuk PSIM selama musim lalu. Dia memberikan kontribusi cukup baik dalam 24 laga dengan catatan rerata 82 menit penampilan per laga,

Ungkapan tersebut mencerminkan rasa terima kasih yang tulus dari seluruh jajaran manajemen klub. Data statistik yang dirilis menunjukkan konsistensi tinggi dari pemain asal Tajikistan ini sepanjang musim berlaga. Dengan rata-rata waktu bermain mencapai 82 menit setiap kali turun ke lapangan, ia membuktikan diri sebagai salah satu elemen penting dalam susunan pemain PSIM Yogyakarta.

Proses Evaluasi Menuju Keputusan Akhir

Setelah melalui proses evaluasi yang cermat dan melibatkan seluruh jajaran manajemen serta tim pelatih, PSIM Yogyakarta memutuskan untuk tidak melanjutkan masa bakti sang pemain. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil penilaian menyeluruh yang mempertimbangkan berbagai aspek performa dan kebutuhan tim untuk musim berikutnya.

Tetapi, hasil penilaian dan pertimbangan manajemen berserta tim pelatih, kerja sama dengan pemain asal Tajikistan itu tidak berlanjut di musim 2026/2027,

Penjelasan ini disampaikan oleh Iksan Mahar untuk memberikan kejelasan kepada publik mengenai alasan di balik keputusan tersebut. Tim pelatih dan manajemen telah melakukan analisis mendalam terhadap berbagai aspek performa pemain sebelum mengambil langkah final. Meskipun Rahmatsho telah menunjukkan performa yang memuaskan, faktor-faktor tertentu membuat klub memilih jalan berbeda untuk musim berikutnya.

Seluruh keluarga besar tim, mulai dari pemain, staf kepelatihan, hingga manajemen, berharap agar yang terbaik akan terus menyertai kelanjutan karier sepak bola sang pemain. Doa dan mendoakan pun dilimpahkan agar Rahmatsho mendapatkan kesuksesan bersama klub baru yang akan ia masuki di masa depan.

Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan karier Rakhmatsho di masa depan,

Perkataannya ini mencerminkan kehangatan hubungan yang terjalin antara klub dan pemain selama satu musim berlaga. Perpisahan ini bukan berarti akhir dari segalanya, melainkan awal dari babak baru bagi kedua belah pihak.

Statistik dan Kontribusi Rahmatsho untuk PSIM

Rahmatsho Rahmatzoda, yang lahir pada tanggal 6 April 2004, telah memberikan kontribusi yang cukup berarti bagi tim selama berseragam Laskar Mataram. Berdasarkan data performa yang tercatat, sang gelandang muda berhasil mengemas total 24 penampilan dari keseluruhan 34 laga kompetisi resmi yang diikuti oleh PSIM Yogyakarta.

Selain konsistensi dalam penampilan, distribusi bola milik gelandang ini tergolong sangat efektif dalam mengalirkan serangan tim. Ia tercatat melepaskan total 931 umpan sukses dari keseluruhan 1050 percobaan operan sepanjang musim. Angka ini menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi dalam setiap operan yang dilakukan ke rekan-rekan setimnya.

Selain handal mengatur tempo permainan, ia juga aktif melepaskan 18 percobaan tembakan ke arah pertahanan musuh. Dari jumlah tersebut, dilengkapi dengan torehan lima tembakan tepat sasaran yang berhasil mengancam gawang lawan. Kombinasi antara kemampuan mengoper dan mencetak gol menjadikan Rahmatsho sebagai pemain serbaguna yang berharga bagi PSIM Yogyakarta.

Perpisahan ini menandai berakhirnya satu bab baru dalam sejarah klub. Namun, jejak yang ditinggalkan oleh sang pemain akan terus dikenang oleh para suporter dan seluruh elemen klub. PSIM Yogyakarta kini bersiap menghadapi tantangan baru di musim 2026/2027 dengan lineup yang telah disesuaikan sesuai kebutuhan tim.

MORE FROM THIS CATEGORY