Kroasia petik kemenangan pertama – Panama gugur
Kroasia petik kemenangan pertama, Panama gugur
Kroasia petik kemenangan pertama – Rabu, 28 Juni 2026, Kroasia berhasil meraih kemenangan pertama mereka di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Panama dengan skor 1-0. Gol penentu dicetak oleh Ante Budimir, yang menjadi penampilan pertama pemain tersebut di level internasional sejak debut pada Oktober 2020. Pertandingan berlangsung di Stadion Toronto, Kanada, dengan atmosfer ketegangan tinggi sejak awal. Meski Panama mencoba menekan sepanjang pertandingan, Kroasia mampu menjaga gawangnya tanpa kebobolan.
Kemenangan ini memberi Kroasia tiga poin, yang memperkuat peluang mereka untuk lolos ke babak 32 besar. Sementara itu, kekalahan ini mengantar Panama menjadi tim kelima yang gugur dari kompetisi, setelah Yordania, Tunisia, Turki, dan Haiti. Dalam laga ini, Panama tampil agresif, terutama pada menit ke-16 dan 20, ketika mereka menciptakan dua peluang melalui umpan silang. Namun, Dominik Livakovic, kiper Kroasia, mampu mengamankan gawang dengan tampilan kuat.
Di menit ke-22, Panama kembali mencoba menggandakan tekanan dengan mengirim umpan ke area kotak penalti. Jose Luis Rodriguez berhasil menanduk bola tersebut, tapi Livakovic kembali menghalau dengan tangkisan cemerlang. Meski begitu, Kroasia tidak mengendur. Mereka membalas serangan Panama di akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-45+1. Tendangan dari luar kotak penalti Martin Baturina membuat Mosquera, kiper Panama, terjatuh, tapi bola masih menerobos gawang. Skor 1-0 untuk Kroasia tercipta, memperlihatkan dominasi mereka di fase awal.
Di babak kedua, pelatih Kroasia Zlatko Dalic melakukan perubahan strategi dengan memasukkan dua pemain, Andrej Kamaric dan Ante Budimir, untuk menggantikan Josko Gvardiol dan Petar Musa. Perubahan ini menghasilkan dampak signifikan, karena Kamaric dan Budimir dikenal sebagai pemain yang lebih ofensif. Pada menit ke-54, keunggulan Kroasia semakin nyata. Umpan silang Josip Stanisic dari sisi kanan memasuki kotak penalti, dan Budimir dengan sigap menyambar bola, membuat timnya unggul 1-0. Ini adalah gol pertama Budimir dalam dua edisi Piala Dunia yang ia ikuti, serta gol ketujuhnya dalam 39 penampilan untuk Kroasia.
Sementara itu, Panama terus berusaha meraih kesetaraan. Pada menit ke-57, Marco Pasalic melihat peluang emas dari situasi serangan balik, tapi penyelesaian akhirnya kurang tepat, sehingga Mosquera mampu menepis bola. Di menit ke-67, Panama kembali mengancam lewat dua aksi Amri Murillo, tapi Livakovic kembali menunjukkan keandalannya dengan menghalau kedua peluang tersebut. Hingga menit ke-77, Panama belum mampu merusak pertahanan Kroasia.
Di tengah pertandingan, pelatih Panama Thomas Christiansen melakukan empat pergantian pemain. Upaya ini memperkuat serangan mereka, tapi hasilnya tidak memuaskan. Skor 1-0 tetap bertahan hingga menit ke-90, memberi Kroasia kemenangan berharga. Kemenangan ini juga membawa mereka mengamankan posisi di papan atas Grup L, dengan satu kemenangan dan satu imbang dalam dua laga.
Persiapan untuk Laga Berikutnya
Pertandingan kedua Kroasia di Grup L akan berlangsung di Stadion Philadelphia pada Minggu (28/6), di mana mereka akan menghadapi Ghana, tim peringkat kedua grup. Hasil pertandingan ini akan menjadi penentu bagi peluang Kroasia mengikuti babak 32 besar. Di sisi lain, Inggris akan meladeni laga terakhir Panama di Stadion New York New Jersey, yang sama akan menjadi pertandingan penentu bagi kans tim Latin Amerika tersebut.
Croatia walk away with +3 points ???? #FIFAWorldCup
Dalam pertandingan sebelumnya, Kroasia hanya imbang 1-1 melawan Yordania, sementara Panama kalah 0-1 dari Tunisia. Kemenangan atas Panama kini memperkuat posisi mereka di papan atas. Selain itu, performa Livakovic menjadi sorotan, karena keandalannya di dua pertandingan terakhir membantu tim nasional mencatatkan hasil positif. Pemain asal Slovenia ini juga mendapat dukungan dari para penggemar, yang memandang penampilannya sebagai keberhasilan besar.
Di sisi Panama, kekalahan ini menunjukkan kesulitan mereka menghadapi tim-tim kuat di Grup L. Meski mereka memperlihatkan permainan menyerang, defensif yang tidak stabil membuat mereka terus tertinggal. Para pemain seperti Amri Murillo dan Jose Luis Rodriguez masih berusaha memberi perlawanan, tapi hasilnya tidak memadai. Kekalahan ini menambah kekecewaan setelah kegagalan di babak pertama, yang berujung pada tiga poin bagi Kroasia.
Kroasia sendiri memperlihatkan progres yang baik di laga kedua. Dengan memasukkan Kamaric dan Budimir, mereka mampu meningkatkan intensitas serangan. Strategi ini terbukti efektif, karena dua pemain ini menambah kecepatan dan kedalaman serangan. Baturina, yang mencetak gol, juga tampil konsisten sepanjang pertandingan, sementara Pasalic dan Kovacic menjadi elemen penting dalam mengatur permainan.
Hasil ini juga memperlihatkan kemampuan manajemen Zlatko Dalic. Perubahan di babak kedua berhasil meningkatkan keunggulan Kroasia, meski mereka sempat kesulitan membangun dominasi. Pertandingan di Stadion Toronto menjadi babak uji coba sebelum menghadapi Ghana, yang dianggap sebagai tantangan lebih besar. Para penggemar Kroasia berharap tim mereka dapat mempertahankan performa dan mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Kemenangan atas Panama berdampak signifikan bagi grup ini. Kekalahan Panama memperkecil peluang mereka untuk lolos, sementara Kroasia semakin mendekati target. Pertandingan terakhir Grup L akan menjadi penentu bagi nasib kedua tim, dengan pertemuan antara Kroasia dan Ghana serta Inggris melawan Panama. Dengan poin yang cukup, Kroasia berada di posisi yang menguntungkan untuk melangkah ke babak 32 besar.
Daftar Pemain di Lapangan
Di bawah ini adalah susunan pemain yang tampil dalam laga Kroasia vs Panama:
Kroasia: Dominik Livakovic (GK); Josip Stanisic, Josip Sutalo, Marin Pongracic, Josko Gvardiol; Luka Modric (C), Mateo Kovacic; Mario Pasalic, Martin Baturina, Ivan Perisic; Petar Musa.
Panama: Orlando Mosquera (GK); Cesar Blackman, Jiovany Ramos, Jose Cordoba; Michael Amir Murillo, Carlos Harvey, Cristian Martinez, Andres Andrade; Yoel Barcenas (C), Jose Fajardo, Jose Luis Rodriguez.
Kedua tim menampilkan formasi yang berbeda, dengan Kroasia memprioritaskan kestabilan pertahanan dan counter-attack, sementara Panama bermain lebih menyerang. Namun, keunggulan Kroasia dalam beberapa aspek seperti pengalaman pemain dan konsistensi kiper membuat mereka mampu menang di pertandingan krusial ini.
Pertandingan ini menegaskan bahwa Kroasia adalah tim yang mampu beradaptasi dengan din