Jay Singgih dorong HIPMI Jaya bergerak wujudkan pertumbuhan ekonomi
HIPMI Jaya Diminta Aktifkan Peran Pengusaha Muda untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Jay Singgih dorong HIPMI Jaya bergerak – Jakarta – Dalam rangka memperkuat fondasi ekonomi nasional, Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Provinsi DKI Jakarta Raya (BPD HIPMI Jaya) baru saja menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Latihan Daerah atau yang dikenal dengan singkatan DIKLATDA. Acara yang berlangsung pada tanggal 21 Mei 2026 tersebut bertempat di gedung The Tribrata Darmawangsa dengan mengangkat tema strategis mengenai kontribusi para pelaku usaha muda dalam menghadapi transisi ekonomi global yang sedang berlangsung. Jay Singgih dorong HIPMI Jaya untuk lebih aktif dalam mewujudkan visi tersebut melalui berbagai inisiatif konkret.
Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Muhammad Riandy Haroen, menekankan pentingnya bagi para pengusaha muda untuk terus memantau dinamika kondisi global yang saat ini belum stabil. Menurutnya, penyesuaian strategi bisnis menjadi kunci agar perusahaan dapat bertahan dan berkembang di tengah berbagai tekanan ekonomi yang muncul. Jakarta, sebagai jantung perekonomian negara, membutuhkan ekosistem usaha yang tangguh dan mampu menjaga momentum pertumbuhan secara berkelanjutan. Kolaborasi antar anggota menjadi fondasi utama dalam mencapai tujuan bersama.
Riandy Haroen juga menyampaikan harapannya agar kegiatan Diklatda HIPMI Jaya tahun 2026 ini dapat menjadi wadah strategis bagi para anggota dalam memperluas jaringan bisnis serta meningkatkan kapasitas kepemimpinan. Ia meyakini bahwa kolaborasi antar sesama anggota HIPMI Jaya akan menjadi aset berharga dalam menghadapi tantangan ekonomi masa depan sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional. Melalui sinergi ini, para pengusaha muda diharapkan dapat berkontribusi lebih besar bagi kemajuan bangsa.
Visi Jay Singgih: Gerakan Cepat Menuju Target 8 Persen
Sejalan dengan semangat tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang ESDM, Lingkungan Hidup dan Kehutanan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Jay Singgih, secara resmi mendorong seluruh pengusaha muda di Jakarta untuk lebih aktif bergerak. Tujuannya jelas, yaitu mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai angka delapan persen sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia. Jay Singgih menekankan bahwa momentum saat ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh kader organisasi.
“Kami mendorong kader HIPMI dapat mengambil peran dan bergerak cepat mendukung target pemerintah dalam mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen sesuai arahan Presiden Prabowo dan mengentaskan kemiskinan hingga 0 persen,” kata Jay Singgih di Jakarta, Kamis.
Menurut Jay Singgih, momen saat ini menuntut para kader organisasi untuk tidak hanya pasif, tetapi harus proaktif mengambil inisiatif. Gerakan cepat ini diharapkan dapat memberikan warna baru bagi dinamika perekonomian nasional. Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah dengan memajukan masing-masing perusahaan yang dikelola oleh para pengusaha muda tersebut. Dengan demikian, HIPMI Jaya dapat menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan visi ekonomi Indonesia yang lebih maju.
Lebih lanjut, Jay Singgih menjelaskan bahwa posisi geopolitik Indonesia saat ini sangat strategis dan menjadi incaran utama bagi berbagai investor asing. Oleh karena itu, kehadiran perusahaan multinasional di Indonesia seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman atau kompetitor. Sebaliknya, hal ini harus disikapi sebagai peluang emas untuk membangun kemitraan strategis. Skema kerjasama yang dapat diterapkan meliputi keagenan, joint venture, maupun menjadi distributor bagi produk asing. Jay Singgih dorong HIPMI Jaya untuk memanfaatkan peluang ini secara maksimal.
Harmonisasi dengan Kebijakan Pemerintah
Pengusaha nasional yang menggandeng mitra asing memiliki peran ganda. Selain membantu menciptakan iklim investasi yang kondusif, mereka juga memastikan bahwa setiap kolaborasi yang terjalin dilakukan demi kepentingan nasional. Jay Singgih menegaskan bahwa sebagai mitra strategis pemerintah, para pengusaha di HIPMI harus memiliki keselarasan pemahaman dan sejalan dengan arah kebijakan pemerintah. Harmonisasi ini menjadi kunci keberhasilan dalam membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan.
“Arahan pemerintah sangat dibutuhkan oleh HIPMI dalam membangun dan memajukan dunia usaha nasional,” kata dia.
Ia menambahkan bahwa arahan dari pemerintah harus dijalankan dengan baik. Namun demikian, masukan dari dunia usaha tetap dapat disampaikan secara elegan kepada instansi dan lembaga negara terkait. Komunikasi dua arah ini penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang dibuat sesuai dengan kebutuhan riil pelaku usaha di lapangan. Jay Singgih berharap HIPMI Jaya dapat terus menjadi jembatan antara pemerintah dan sektor swasta.
Dengan demikian, kombinasi antara semangat para pengusaha muda Jakarta dan dukungan penuh dari struktur organisasi HIPMI diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan visi ekonomi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera di masa depan. Jay Singgih dorong HIPMI Jaya untuk terus bergerak maju dalam mewujudkan cita-cita bersama.