Main Agenda: Dispusip DKI hadirkan ruang bagi penulis melalui “Jakarta Menulis”

Dispusip DKI Jakarta Luncurkan Jakarta Menulis 2026

Jakarta, Minggu – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta memperkenalkan inisiatif “Jakarta Menulis 2026”, yang bertujuan menciptakan ruang bagi penulis—baik yang baru memulai maupun berpengalaman—untuk berkembang. Program ini memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat dalam mengasah keterampilan menulis.

“Tujuan utamanya adalah membuka akses yang lebih luas. Bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang untuk bertukar pengalaman dan menggali kata-kata, serta membangun hubungan antara penulis dan proses kreatif,” jelas Riska Damastika, kepala Satuan Pelaksana Layanan Perpustakaan Dispusip DKI.

Kolaborasi dengan Berbagai Pihak

Menurut Riska, Jakarta Menulis 2026 merupakan hasil kerjasama antara Perpustakaan Jakarta, PDS H.B. Jassin, serta platform komunitas online Gramedia Writing Project (GWP). Sementara itu, editor komunitas Wienny Siska menambahkan bahwa program ini lebih menekankan proses kreatif dibandingkan hasil akhir berupa buku.

“Pengalaman sehari-hari bisa menjadi inspirasi tulisan yang bernilai. Kuncinya adalah bagaimana penulis mampu menyampaikan cerita ke pembaca,” ujarnya.

Pembukaan dan Tema Diskusi

Acara pembukaan Jakarta Menulis 2026 dilengkapi oleh sesi diskusi dengan tema “Dari Membaca ke Menulis: Cerita yang Tercipta dari Ruang Sehari-hari.” Diskusi ini melibatkan Aghnia Sofyan, penulis buku *How to Kill Your Husband*, serta Anida Nurrahmi, editor dari Kepustakaan Populer Gramedia.

“Kita akan menjelajahi bagaimana membaca mempengaruhi proses menulis, dan sebaliknya,” katanya.

Partisipasi dan Jadwal Kegiatan

Sebanyak 155 peserta menghadiri sesi pertama Jakarta Menulis 2026, yang telah mendaftar sejak awal April 2026. Program ini akan berlangsung hingga 12 Juli 2026, dengan berbagai sesi seperti lokakarya kepenulisan intensif dan analisis naskah. Peserta akan berkesempatan berdiskusi langsung dengan editor berpengalaman tentang karya mereka.

Hasil Akhir dan Koleksi Buku

Sebagai penutup, 20 cerita pendek yang terpilih akan dipublikasikan dalam bentuk buku dan dimasukkan ke koleksi Perpustakaan Jakarta serta PDS H.B. Jassin. Riska menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan ruang untuk memperkaya kreativitas, sekaligus memperkuat komunitas penulis di Ibu Kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *