Polisi tangkap pencuri kabel senilai Rp143 juta di Cikarang

Operasi Penangkapan Pencuri Kabel di Cikarang Berhasil Mengungkap Kasus Senilai Rp143 Juta

Polisi tangkap pencuri kabel senilai Rp143 – Kejadian pencurian kabel yang terjadi di kawasan industri Cikarang telah berhasil diungkap oleh pihak kepolisian. Dua tersangka dengan inisial N dan S berhasil diamankan oleh Kepolisian Sektor Cikarang Selatan yang berada di bawah naungan Polres Metro Bekasi. Kasus ini melibatkan kerugian materiil yang cukup besar, yakni mencapai angka Rp143.760.000 akibat hilangnya dan rusaknya kabel-kabel di area Power House Pollux, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Proses Penangkapan yang Terjadi Dini Hari

Kanit Reskrim, Iptu Luhut B, memberikan keterangan resmi pada hari Sabtu mengenai pengungkapan kasus ini. Menurut informasi yang disampaikan, seluruh proses penangkapan berlangsung pada hari Kamis tanggal 9 Juli dini hari. Kedua tersangka tersebut akhirnya diamankan sekitar pukul dua pagi waktu Indonesia Barat setelah awalnya terdeteksi keberadaannya oleh petugas keamanan yang sedang bertugas di dalam area Power House.

“Kedua pria tersebut diamankan sekitar pukul 02.00 WIB setelah awalnya ditemukan oleh petugas keamanan di dalam area Power House,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Awal mula terungkapnya kasus ini bermula dari aktivitas rutin seorang teknisi yang sedang melakukan pemeriksaan di area kelistrikan gedung. Saat melakukan pengecekan, saksi mata mendengar adanya suara mencurigakan yang berasal dari dalam bangunan. Setelah melakukan investigasi lebih lanjut, ditemukan sejumlah potongan kabel yang telah berada di atas panel listrik.

Jejak Masuk Para Tersangka

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada petugas keamanan yang kemudian melakukan penyisiran menyeluruh di seluruh area. Tim keamanan berhasil menemukan sebuah tangga yang terpasang di dekat dinding pembatas antara kawasan mal dan stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku diduga menyusup masuk ke dalam gedung melalui lubang pendingin mesin generator set atau genset.

Mengetahui adanya penyusupan tersebut, petugas keamanan segera menutup seluruh akses keluar dan melakukan penyisiran ke bagian dalam bangunan. Proses pencarian ini akhirnya berhasil menemukan N dan S yang sedang tertangkap tangan bersama kabel-kabel yang telah dipotong serta sejumlah peralatan yang digunakan untuk melancarkan aksi kejahatan.

“N dan S akhirnya ditemukan tertangkap tangan bersama kabel yang telah dipotong dan sejumlah peralatan, sebelum diserahkan ke Polsek Cikarang Selatan,” jelasnya.

Barang Bukti dan Proses Penyidikan

Dari tempat kejadian perkara, kepolisian berhasil menyita sejumlah barang bukti yang sangat penting. Barang bukti tersebut meliputi kabel FRC sepanjang kurang lebih empat puluh meter yang telah dipotong-potong dan sekitar dua ratus meter kabel yang masih berada pada jalurnya namun sudah dalam kondisi terputus. Selain itu, polisi juga menyita alat-alat yang diduga digunakan untuk melancarkan aksi kejahatan, antara lain sebuah tang, kunci ukuran sepuluh, pisau cutter, obeng, dan tespen.

Pihak pengelola area Power House Pollux memperkirakan kerugian materiil akibat kerusakan dan hilangnya kabel-kabel tersebut mencapai Rp143.760.000. Saat ini, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah berada di Mapolsek Cikarang Selatan untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

“Saat ini, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah berada di Mapolsek Cikarang Selatan untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut,” ucap Luhut.

Iptu Luhut juga menambahkan bahwa pihaknya masih terus mendalami peran masing-masing pelaku dalam kasus ini. Selain itu, pihak kepolisian juga sedang mempelajari modus operandi yang digunakan serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus pencurian kabel ini. Proses penyidikan akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana kerja sama antara petugas keamanan dan kepolisian dapat berhasil mengungkap tindak kejahatan di area industri. Dengan adanya sistem keamanan yang baik dan petugas yang sigap, pencurian kabel yang sering terjadi di berbagai lokasi industri dapat segera diungkap dan para pelakunya dapat ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *