Special Plan: HiFS 2026: Huawei Percepat Transformasi “Agentic Banking”, Hadirkan Empat Solusi Keuangan Digital Utama Versi Terbaru

HiFS 2026: Huawei Percepat Transformasi “Agentic Banking”, Hadirkan Empat Solusi Keuangan Digital Utama Versi Terbaru

Special Plan – Shanghai, (ANTARA/PRNewswire) – Pada tanggal 5 Mei 2026, acara Huawei Intelligent Finance Summit (HiFS) Global Session secara resmi dimulai di kampus Lianqiu Lake milik Huawei, Shanghai. Acara ini memperkenalkan sejumlah inisiatif strategis untuk mendorong penerapan kecerdasan buatan (AI) secara masif di sektor keuangan. Dalam kesempatan ini, perusahaan mengungkapkan enam strategi utama yang bertujuan untuk mempercepat integrasi AI dalam operasional perbankan, sekaligus meluncurkan versi terbaru dari solusi Financial Data Intelligence Solution 6.0 dan Digital CORE Solution 6.0. Selain itu, Huawei juga merilis infrastruktur yang lebih kuat untuk komputasi umum dan komputasi AI, membantu lembaga keuangan mengoptimalkan produktivitas berbasis teknologi sekaligus mendorong transformasi digital dan kecerdasan perbankan secara global.

Strategi Huawei dalam Perkembangan Bisnis Keuangan

Dalam wawancara eksklusif, Jason Cao, CEO Huawei Digital Finance BU, menjelaskan bahwa selama 16 tahun berkiprah di industri keuangan, strategi perusahaan terus berkembang dari penyedia perangkat keras dan perangkat lunak standar menjadi pengembang solusi industri yang holistik. Dengan inovasi berkelanjutan di bidang perangkat keras, perangkat lunak dasar, penguatan kemampuan rekayasa sistem, pengembangan ekosistem, serta layanan lokal, Huawei berhasil membangun fondasi pertumbuhan bisnis yang tangguh. Saat ini, perusahaan fokus pada empat strategi utama yang dirancang untuk memperkuat posisi dalam industri keuangan digital.

“Kami terus mengembangkan kemampuan solusi keuangan yang komprehensif, sekaligus memperluas ekosistem mitra global RONGHAI. Model kemitraan ‘4-Win’ yang melibatkan pelanggan, ISV, SI, dan Huawei dirancang untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan industri keuangan secara kolektif,” ujar Jason Cao.

Seiring kemajuan teknologi Agentic AI menuju fase implementasi skala produksi, Huawei menghadirkan arsitektur AI hibrida yang memanfaatkan model fondasi terbuka. Pendekatan ini memungkinkan lembaga keuangan mengembangkan pemanfaatan AI untuk berbagai skenario bernilai tinggi. Dalam upaya mendorong transisi ke Agentic Banking, perusahaan menyoroti enam fokus utama, meliputi pengembangan skenario penggunaan, desain arsitektur, optimisasi sistem, pengelolaan data, pembangunan infrastruktur AI, serta peningkatan kompetensi tenaga ahli.

Jalur Baru untuk Memaksimalkan Manfaat AI

Dengan semakin berkembangnya model open-source, daya saing berbasis AI kini menjadi prioritas strategis bagi perusahaan keuangan di berbagai negara. Huawei mengusung pendekatan khusus dengan menggabungkan model fondasi terbuka dan arsitektur AI hibrida, memberikan peluang untuk mengoptimalkan penggunaan AI secara lebih luas. Sejumlah inisiatif ini ditujukan untuk mempercepat era Agentic Banking, yang menekankan kolaborasi antara manusia dan sistem cerdas dalam layanan keuangan.

Dalam HiFS 2026, Huawei memperkenalkan solusi Financial Data Intelligence Solution 6.0 yang dirancang untuk memperkuat kapasitas manajemen data. Solusi ini meningkatkan kemampuan di tiga lapisan utama, yaitu platform data, pengelolaan data, serta aplikasi data. Dengan perbaikan pada aspek-aspek ini, Huawei memberikan dasar kuat untuk penerapan AI dalam pengambilan keputusan, analisis risiko, dan layanan pelanggan secara real-time.

Solusi Digital CORE Solution 6.0 juga dirilis untuk mendukung transisi menuju era Agentic Banking. Dalam presentasinya, Huawei menekankan peningkatan di berbagai dimensi, seperti desain skenario bisnis, pengembangan berbasis AI, rekayasa sistem, arsitektur teknis, serta perbaikan platform. Solusi ini mempercepat proses modernisasi aplikasi inti, membantu lebih dari 150 lembaga keuangan di berbagai negara mengubah sistem lama menjadi lebih efisien, sekaligus meningkatkan keandalan layanan secara keseluruhan.

Infrastruktur “4 Zeros” untuk Ketahanan Sistem

Perusahaan juga merilis infrastruktur yang siap AI dengan konsep “4 Zeros” untuk memperkuat ketahanan industri keuangan. Konsep ini mencakup nol kesalahan, nol downtime, nol latency, dan nol kebutuhan akan perangkat tambahan, menjadikannya solusi yang sangat efektif dalam menangani tantangan digital. Huawei menggunakan kerangka R-A-A-S (Resilience, Agility, Accessibility, Scalability) untuk memastikan infrastruktur dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan bisnis yang berubah cepat.

Perusahaan menghadirkan berbagai kemampuan mutakhir, seperti layanan konsultasi disaster recovery (DR), pengaturan lalu lintas data secara cerdas, serta kemampuan untuk menghadapi kerusakan heterogen. Dengan membangun pusat data yang bergerak dari model tradisional ke cloud hingga AI Data Center (AIDC), Huawei berkomitmen untuk mengurangi risiko kegagalan sistem dan meningkatkan efisiensi operasional.

Peran Model Sumber Terbuka dalam Transformasi Digital

Model sumber terbuka menjadi bagian integral dari upaya Huawei untuk mendorong inovasi di sektor keuangan. Melalui penggunaan model fondasi terbuka, perusahaan memungkinkan mitra dan pelanggan memperoleh akses ke teknologi AI secara lebih fleksibel. Hal ini tidak hanya mengurangi biaya pengembangan, tetapi juga mempercepat proses adaptasi terhadap perubahan teknologi. Dengan menyediakan platform yang bisa disesuaikan, Huawei memberikan ruang bagi pengembangan solusi yang lebih personalisasi dan responsif.

Kemajuan dalam arsitektur AI hibrida juga memperkuat kemampuan perusahaan untuk menghadapi dinamika pasar. Solusi yang dihadirkan menawarkan skenario penggunaan yang lebih dinamis, sehingga memudahkan lembaga keuangan dalam mengintegrasikan AI ke dalam berbagai aspek operasional, mulai dari manajemen risiko hingga layanan pelanggan. Dengan membangun fondasi data yang kuat berdasarkan R.A.C.E. (Resilience, Agility, Capability, Efficiency), Huawei memastikan bahwa data menjadi aset utama yang bisa diakses dan dianalisis secara optimal.

Transformasi menuju Agentic Banking memerlukan kolaborasi yang lebih erat antara teknologi dan manusia. Huawei berkomitmen untuk menjadi mitra yang membawa nilai tambah, menyediakan solusi yang tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pendekatan berbasis model sumber terbuka dan arsitektur AI hibrida, perusahaan menawarkan jalur baru bagi industri keuangan untuk mengambil manfaat maksimal dari kemajuan teknologi.

Di tengah semangat transformasi digital yang terus berkembang, Huawei menegaskan bahwa keberhasilan pertumbuhan industri keuangan global bergantung pada inovasi yang berkelanjutan. Dengan enam inisiatif strategis dan empat solusi utama, perusahaan membuka peluang bagi lembaga keuangan untuk menghadapi tantangan pasar dengan lebih tangguh, sekaligus menciptakan nilai ekosistem yang seimbang bagi semua pihak terlibat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *