Main Agenda: Redmi dilaporkan uji tiga ponsel pintar dengan baterai 10.000 mAh
Redmi dilaporkan uji tiga ponsel pintar dengan baterai 10.000 mAh
Jakarta – Perusahaan teknologi Xiaomi dikabarkan sedang melakukan uji coba tiga perangkat ponsel pintar yang dikeluarkan melalui submerek Redmi. Ketiga ponsel tersebut dirumorkan menggunakan baterai berkapasitas besar, yakni 10.000 mAh. Informasi ini diungkapkan oleh sumber pembocor Digital Chat Station (DCS), seperti yang dilansir situs Gizmochina pada Jumat (24/4) waktu setempat.
Dari laporan teknologi, DCS menyebut bahwa pengujian ini menunjukkan keinginan Xiaomi untuk menghadirkan perangkat dengan daya tahan baterai ekstrem.
Sebelumnya, produsen lain seperti Honor dan Realme juga pernah menguji ponsel dengan baterai berkapasitas besar. Contohnya, Honor Power 2 dan Realme P4 Power. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi baterai besar bukan lagi konsep baru di sektor perangkat ponsel.
Salah satu model yang diujicobakan diperkirakan menjadi Redmi Note 17 Pro Max. Namun, ada indikasi bahwa versi global dari perangkat ini mungkin memiliki baterai dengan kapasitas lebih kecil, yaitu 9.210 mAh, demi memenuhi standar keselamatan di Uni Eropa. Kombinasi baterai besar dan fitur pengisian cepat 100W diharapkan mampu memberikan pengalaman pengguna yang optimal.
Beberapa spekulasi menyebutkan bahwa Redmi Note 17 Pro Max akan dilengkapi kamera utama Samsung HP5 beresolusi 200 MP, serta sensor ultra-wide dari OmniVision OV8F10 sebesar 8 MP. Untuk keperluan swafoto, perangkat juga diperkirakan memiliki kamera depan dengan sensor Samsung S5KKDS 32 MP. Perangkat ini juga dianugerahkan bingkai logam, sensor sidik jari optik di layar, dan layar LTPS 1,5K dengan kecepatan refresh tinggi.
Dari sumber yang berbeda, diperkirakan bahwa model-model ini masih dalam tahap pengujian, sehingga belum ada konfirmasi resmi. Meski demikian, jika menggabungkan spekulasi dari merek-merek lain, maka baterai 10.000 mAh sekarang dianggap sebagai standar yang sudah diakui dalam industri ponsel pintar.