Visit Agenda: Instagram kembangkan fitur yang beri pengguna kendali atas algoritma

Instagram Menghadirkan Fitur ‘Your Algorithm’ untuk Memberi Pengguna Kontrol Lebih Banyak atas Rekomendasi Konten

Visit Agenda – Jakarta, 27 Juni 2025 – Platform media sosial Instagram tengah melakukan pengujian terhadap fitur baru yang memberikan pengguna kemampuan untuk mengatur lebih secara langsung pengalaman berinteraksi dengan algoritma rekomendasi konten. Laman Tech Crunch melaporkan bahwa selama beberapa waktu terakhir, Instagram aktif mengembangkan opsi pengaturan yang memungkinkan pengguna menentukan jenis konten yang ingin lebih sering atau lebih sedikit muncul di beranda mereka. Perubahan ini menjadi bagian dari upaya platform untuk meningkatkan keterlibatan pengguna sekaligus memperkaya pengalaman pengguna secara personal.

Pengguna Bisa ‘Mengajar’ Algoritma Melalui Pilihan Konten

Menurut keterangan dari Adam Mosseri, kepala Instagram, fitur yang disebut “Your Algorithm” sebelumnya telah diperkenalkan tahun lalu, tetapi kini sedang direvisi agar lebih intuitif dan efektif. Dalam penjelasannya, Mosseri menyatakan bahwa mereka berharap fitur ini tidak hanya menjadi opsi pengaturan, tetapi menjadi bagian integral dari pengalaman menggunakan Instagram. “Kami ingin memastikan fitur ini terasa seperti alat yang memberi pengguna kekuasaan untuk mengarahkan alur konten yang mereka lihat,” ujarnya.

Kami ingin memastikan fitur ini terasa seperti alat yang memberi pengguna kekuasaan untuk mengarahkan alur konten yang mereka lihat.

Fitur ini memungkinkan pengguna menyoroti topik atau kategori konten tertentu, sehingga algoritma dapat menyesuaikan rekomendasi berdasarkan preferensi mereka. Contohnya, pengguna bisa memilih untuk melihat lebih banyak postingan tentang teknologi, fashion, atau kehidupan sehari-hari, sekaligus mengurangi munculnya konten yang kurang relevan. Mosseri menjelaskan bahwa selain mengakses fitur melalui menu, pengguna juga bisa menggunakannya melalui interaksi sederhana, seperti menarik layar ke bawah di bagian feed atau menggeser layar ke atas dari sebuah Reel.

Dalam demonstrasi yang diberikan Mosseri, fitur “Your Algorithm” bisa diakses langsung dari beranda Instagram. Pengguna hanya perlu menarik layar ke bawah untuk membuka opsi pengaturan, sementara Reel yang diunggah akan memiliki ikon baru di bawahnya. Ikon tersebut berfungsi sebagai indikator untuk memberi sinyal kepada sistem apakah pengguna ingin melihat lebih banyak atau lebih sedikit konten serupa. Algoritma kemudian menggunakan informasi ini untuk mengubah prioritas rekomendasi secara dinamis.

Langkah Kunci dalam Membentuk Pengalaman Pengguna yang Lebih Personal

Fitur ini menandai pengembangan signifikan dalam dunia media sosial, di mana algoritma seringkali dianggap sebagai ‘penguasa’ konten yang muncul di feed pengguna. Dengan “Your Algorithm,” Instagram berusaha menghadirkan keseimbangan antara otomatisasi dan kontrol manual. Mosseri menekankan bahwa algoritma bukan hanya berjalan secara otomatis, tetapi bisa diperbaiki berdasarkan tindakan pengguna. “Pengguna tidak lagi pasif menerima rekomendasi. Mereka bisa aktif mengarahkan arah konten yang ingin dilihat,” tambahnya.

Pengguna tidak lagi pasif menerima rekomendasi. Mereka bisa aktif mengarahkan arah konten yang ingin dilihat.

Untuk memastikan fitur ini berjalan lancar, Instagram sedang menguji sejumlah elemen dalam berbagai tahap. Sebagian besar opsi pengaturan masih dalam pengujian kecil, sementara beberapa sudah dirilis secara eksperimental. Mosseri menjelaskan bahwa hasil uji coba ini akan menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut. “Ada fitur yang sedang diuji, ada yang akan segera diluncurkan, dan beberapa mungkin tidak berhasil mencapai tahap akhir,” katanya.

Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran strategis Instagram dalam menangani masalah kecanduan dan kurangnya kejelasan algoritma. Sebelumnya, banyak pengguna mengeluh bahwa rekomendasi konten terkadang tidak sesuai dengan minat mereka, terutama saat mengalami kelelahan atau ingin fokus pada jenis posting tertentu. Dengan “Your Algorithm,” Instagram berharap bisa mengatasi keluhan tersebut sambil tetap mempertahankan kecepatan dan relevansi rekomendasi.

Fitur yang Menyesuaikan Dengan Perilaku Pengguna

Dalam contoh nyata, pengguna bisa mengatur preferensi mereka dengan memilih opsi seperti “Tampilkan lebih banyak video pendek” atau “Prioritaskan konten pendidikan.” Selain itu, ikon baru di bawah setiap Reel akan berubah warna atau bentuk berdasarkan interaksi pengguna. Misalnya, jika seorang pengguna secara konsisten menonton Reel tentang memasak, ikon tersebut akan memberi sinyal kepada sistem untuk meningkatkan kehadiran konten serupa di beranda mereka.

Fitur ini juga memungkinkan pengguna menyusun rencana penggunaan aplikasi. Dengan mengetahui bagaimana algoritma memilih konten, mereka bisa lebih sadar tentang cara membuat pilihan yang optimal. Mosseri menambahkan bahwa Instagram sedang memperluas kemampuan ini ke berbagai fitur lain, seperti Story dan IGTV. “Kami ingin membuat pengalaman pengguna lebih fleksibel dan konsisten di seluruh platform,” ujarnya.

Kami ingin membuat pengalaman pengguna lebih fleksibel dan konsisten di seluruh platform.

Proses pengembangan “Your Algorithm” telah memakan waktu sekitar setahun, dengan iterasi terus dilakukan berdasarkan umpan balik pengguna. Sejumlah fitur telah ditambahkan, seperti opsi menampilkan konten secara teratur atau mengubah frekuensi postingan tertentu. Namun, Mosseri mengakui bahwa tidak semua fitur akan dirilis secara permanen. “Beberapa mungkin tidak cukup efektif, sementara yang lain perlu penyesuaian lebih lanjut,” jelasnya.

Keterlibatan pengguna dalam pengaturan algoritma diharapkan meningkatkan kepuasan dan kepercayaan terhadap platform. Dengan fitur ini, Instagram menawarkan solusi yang lebih tepat kepada pengguna yang ingin menghindari kejenuhan atau menginginkan keberagaman. Selain itu, pihak Instagram juga ingin memastikan bahwa algoritma tetap bisa menyeimbangkan antara konten trending dan konten yang memiliki nilai personal.

Dalam waktu dekat, fitur “Your Algorithm” akan terus diperluas. Mos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *